PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Tuesday, 14 January 2014

Harga Emas Ditutup Melemah ke Bawah 1250 Dollar Seiring Kenaikan Bursa Saham

BESTPROFIT FUTURES (15/01) - Pada akhir perdagangan harga emas dini hari tadi terjadi penurunan (15/01). Harga emas ditutup di bawah level 1250 dollar per troy ons seiring dengan kenaikan bursa saham. Ketidakpastian mengenai outlook pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat juga menjadi salah satu penyebab mundurnya harga emas setelah minggu lalu data dari sektor tenaga kerja tidak terlalu mengesankan.
Pasar berspekulasi bahwa setelah data NFP Jumat lalu yang tidak sebaik dugaan, Fed akan kembali mengurangi kemungkinan tapering tahap kedua. Bursa saham Amerika Serikat tadi malam mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan bursa saham tersebut mengakibatkan para pelaku pasar menggeser dana ke bursa saham dari portofolio emas mereka.
Dini hari tadi harga emas spot berakhir pada posisi 1245.00 dollar per troy ons. Harga emas ini mengalami penurunan sebesar 8.05 dollar dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami penurunan sebesar 5.7 dollar dan ditutup pada posisi 1245.40 dollar per troy ons.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa hari ini harga emas berjangka maupun LLG akan melanjutkan kenaikan meskipun terbatas. Untuk hari ini harga komoditas tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1220 – 1260 dollar per troy ons.

Monday, 13 January 2014

4TH YEAR ANNIVERSARY BPF MALANG, BESTPROFITERS NIGHT

Acara Bestprofiters Night diadakan untuk memperingati berdirinya kantor PT.Bestprofit Futures Cabang Malang yang berusia 4 tahun. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan diantara para karyawan PT.Bestprofit Futures Malang. Acara ini dihadiri oleh seluruh karyawan PT.Bestprofit Futures Malang beserta keluarga dan berlangsung di Hotel Santika pada tanggal 20 Desember 2013.
















Sunday, 12 January 2014

Prospek Mingguan Minyak Mentah: 13 -17 Januari

BESTPROFIT FUTURES (13/01) - Minyak WTI naik dari delapan bulan terendah untuk berakhir lebih dari 1 % pada hari Jumat , setelah lebih lemahnya dari perkiraan data pekerjaan AS menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda menurunkan program pembelian obligasi tersebut dari yang telah diantisipasi sebelumnya .

Program stimulus The Fed dipandang oleh banyak investor sebagai pendorong utama dalam meningkatkan harga komoditas karena cenderung menekan nilai dolar .

Di New York Mercantile Exchange , minyak mentah untuk pengiriman Februari naik 1,16 % pada hari Jumat untuk menyelesaikan mingguannya di USD92.72 per barel pada penutupan perdagangan .

Kontrak Februari jatuh ke USD91.24 per barel pada hari Kamis , terendah sejak 2 Mei , sebelum pemangkasan kerugian berakhir pada USD91.66 per barel, turun 0,73% . Minyak mentah WTI kemungkinan akan mencari support di USD91.24 per barel , terendah dari 9 Januari dan resistance pada USD94.18 per barel , tertinggi dari 8 Januari. Pada minggu lalu, minyak mentah WTI , kehilangan 1,55 % , penurunan mingguan kedua berturut turut .

Ekonomi AS menambahkan 74.000 pekerjaan pada Januari , Departemen Tenaga Kerja mengatakan , kenaikan terkecil sejak Januari 2011 dan jauh di bawah ekspektasi untuk 196.000 pekerjaan baru .

Tingkat pengangguran turun ke level terendah dalam lima tahun sebesar 6,7 % dari 7 % pada bulan November , tapi ini bukan karena sebagian orang kehilangan pekerjaan . Tetapi karena tingkat partisipasi tenaga kerja yang jatuh ke level terendah hampir 35 tahun dari 62,8 % .

Indeks dolar , yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama lainnya , turun 0,41 % pada hari Jumat menjadi berakhir pada 80,74 , terendah sejak 2 Januari .

Kontrak minyak mentah dalam mata uang dolar cenderung naik ketika dolar jatuh , karena hal ini membuat minyak lebih murah bagi pembeli dalam mata uang lainnya .

CFTC dalam laporan untuk pekan yang berakhir 7 Januari menunjukkan bahwa spekulan meningkat tajam net short eksposur mereka ke NYMEX crude futures . Para spekulan mendorong posisi net short minyak mereka sebanyak 18.115 kontrak ke 52.674 kontrak, sementara mengurangi posisi net long sebanyak 3.576 kontrak ke 293.342 kontrak.

Pada pekan ini , investor akan mengamati dengan seksama data AS pada penjualan ritel , inflasi dan sentimen konsumen , serta pidato oleh dua pejabat Federal Reserve pada hari Selasa .

Di Bursa ICE Futures di London , kontrak minyak Brent untuk pengiriman Februari naik 0,81 % pada hari Jumat untuk menyelesaikan mingguannya di USD107.25 per barel . Diawal sesi , minyak Brent jatuh ke USD106.03 per barel , terendah sejak 13 November.

Minyak Brent untuk pengiriman Februari naik tipis 0,22 % pada pekan ini . Sementara itu, selisih antara Brent dan WTI sebesar USD14.53 per barel pada penutupan perdagangan pada hari Jumat .

Emas Batangan Diperdagangkan Lebih Mahal Dari Pekan Lalu

BESTPROFIT FUTURES (13/01) - Mengawali perdagangan emas batangan pekan ini Antam mahalkan harga jual emasnya dari perdagangan pekan lalu. Kenaikan harga jual ini dikarenakan meningkatnya harga emas di pasar spot emas dan pasar berjangka akhir pekan lalu yang kini terus menanjak.  Selain menaikkan harga jual emas batangan hingga Rp.5000 juga Antam menaikkan Rp.4000 harga buybacknya.
Untuk perdagangan emas batangan hari Senin (13/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.535.000 dengan harga buybacknya menjadi  Rp. 479.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.496.500 per gramnya menjadi Rp.247.800.000.   
Harga emas spot yang terpantau bergerak rally, dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah ditutup pada posisi 1246.75 dollar per troy ons Sabtu dini hari lalu. Harga emas tersebut juga berada pada posisi paling tinggi sejak tanggal 6 Januari lalu. Dan kinipun sedang bergerak positif ke 1251 USD/toz.
Demikian juga dengan Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami kenaikan sebesar 1.4 persen dan ditutup pada posisi 1246.90 dollar akhir pekan lalu. Peningkatan harian emas berjangka ini merupakan yang paling besar sejak tanggal 2 Januari.
Analis Vibiz Research memperkirakan harga emas batangan keesokan harinya akan kembali menguat setelah adanya reaksi positif investor dari penguatan data pekerjaan AS dan juga permintaan Asia yang terus meningkat

Harga Emas Naik Signifikan Di Akhir Pekan; Fed Diperkirakan Akan Perlambat Tapering

BESTPROFIT FUTURES (13/01) - Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu harga emas mengalami kenaikan tajam, baik di pasar spot maupun berjangka (13/01). Harga komoditas logam mulia tersebut mengalami kenaikan terbesar dalam satu minggu setelah data NFP di AS mengalami kenaikan yang tidak sebanyak ekspektasi. Ini meningkatkan spekulasi bahwa Fed akan memperlambat program tapering-nya.
NFP mengalami kenaikan sebesar 74,000 saja di bulan Desember lalu. Kenaikan ini lebih kecil bahkan dibandingkan dengan proyeksi yang paling pesimis. Sebelumnya proyeksi median berada pada level 241,000.
Harga emas spot LLG ditutup pada posisi 1246.75 dollar per troy ons Sabtu dini hari lalu. Harga komoditas tersebut membukukan kenaikan tajam sebesar 19.55 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga emas tersebut juga berada pada posisi paling tinggi sejak tanggal 6 Januari lalu.
Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami kenaikan sebesar 1.4 persen dan ditutup pada posisi 1246.90 dollar akhir pekan lalu. Peningkatan harian emas berjangka ini merupakan yang paling besar sejak tanggal 2 Januari. Harga emas sempat melemah sebesar 0.2 persen pada sesi perdagangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan emas baik spot maupun berjangka akan cenderung mengalami kenaikan lanjutan. Harga komoditas ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1230 – 1260 dollar per troy ons.

Thursday, 9 January 2014

Surplus Perdagangan Cina Meleset dari Perkiraan, Hang Seng Naik 0,4%

BESTPROFIT FUTURES (10/01) - Ekspor China dan surplus perdagangan untuk bulan Desember meleset dari perkiraan Jumat .

Ekspor naik 4,3 % dari tahun sebelumnya , menurut data yang dilaporkan , setelah melonjak 12,7 % pada bulan November , dengan hasil dibawah perkiraan konsensus untuk peningkatan 4,5 % dari survei Wall Street Journal . 
Impor sebesar 8,3 % lebih tinggi dari bulan yang sama tahun lalu , percepatan dari pertumbuhan 5,3 % pada bulan November dan di atas 5 % proyeksi ekonom . Surplus perdagangan yang dihasilkan adalah $ 25,6 Milyar , penyempitan dari bulan sebelumnya $ 33,8 Milyar, dengan perkiraan sebesar $ 32,2 Milyar. 
 

Saham bergerak hanya sedikit lebih tinggi setelah data , dengan indeks Hang Seng naik 0,4 % , dibandingkan dengan kenaikan 0,2 % menjelang laporan.

Indeks Shanghai Composite terhapus kerugian 0,4 % untuk perdagangan datar , sedangkan dolar Australia sering sensitif terhadap data China , tetap stabil sekitar 89 sen AS . " 

Rumor bahwa data akan lemah menyebabkan ketakutan pasar kemarin sehingga laporan ini sejalan dengan rumor , dan setelah kemarin dijual ada kemungkinan akan terjadi penjualan tambahan , " tulis Andrew Sullivan dari Kim Eng Securities setelah rilis data .

Harga Emas Batangan Tidak Berubah Waspadai Tertekannya Rupiah

BESTPROFIT FUTURES (10/01) - Harga emas batangan yang diperdagangakan Antam hari ini tidak mengalami perubahan dari harga jualnya namun untuk harga buybacknya dinaikkan hingga Rp.2000. Antam berhati-hati untuk menaikkan harga emasnya dikarenakan kurs Rupiah terhadap dolar masih terjatuh, sehingga harga jual tidak berubah dari perdagangan hari sebelumnya meskipun harga spot emas rebound.  
Untuk perdagangan emas batangan hari Jumat (10/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.530.000 dengan harga buybacknya menjadi  Rp. 475.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.490600 per gramnya menjadi Rp.245.300.000.   
Harga emas spot yang terpantau bergerak naik tipis , dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah dibuka di 1225 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah naik sekitar 2.20 USD/oz t atau sekitar 0.17 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1227.2 USD/oz t.
Demikian juga dengan harga emas berjangka untuk kontrak bulan Februari di Comex mengalami kenaikan  sebesar 0.3 persen dan ditutup pada posisi 1229.40 dollar per troy ons. Meningkatnya harga emas ini dikarenakan permintaan fisik yang diprediksi akan meningkat.
Analis Vibiz Research memperkirakan harga emas batangan awal pekan depan akan kembali stabil  dikarenakan pasar menunggu data tenaga kerja AS malam ini. Jika data tersebut positif dolar akan semakin terangkat sehingga menekan harga emas batangan antam.

Emas Spot Bergerak Mix

BESTPROFIT FUTURES (10/01) - Emas yang ditransaksikan di pasar spot dini hari ini (10 Januari) terpantau bergerak naik tipis , dan harga emas tersebut terpantau menguat setelah dibuka di 1225 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emast elah naik sekitar 2.20 USD/oz t atau sekitar 0.17 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1227.2 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa terhadap Euro emas spot terpantau bergerak turun. Emas di pasar spot tersebut dibuka di kisaran 902.05 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah turun sekitar -0.59 EUR /oz t atau sekitar -0.06 %. Pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 901.45 EUR /oz t.
Demikian juga menghadapi Sterling emas spot terpantau turun setelah dibuka pada kisaran 744.1 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah melemah sekitar -0.14 GBP /oz t atau sekitar -0.02 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 743.95 GBP /oz t.
Sementara itu Department of Labor (AS) melaporkan bahwa jumlah penduduk AS yang mengajukan klaim tenaga kerja, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Indikator Unemployment Claims dilaporkan turun ke angka 330K dari nilai periode sebelumnya yaitu 345K. Perkembangan yang menggembirakan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 337K.

Wednesday, 8 January 2014

Laporan Harga Grains: Jagung dan Gandum Anjlok Luar Biasa Akibat Naiknya Pasokan

BESTPROFIT FUTURES (09/01) - Harga komoditas jagung berjangka di penutupan perdagangan bursa CBOT dini hari tadi mengalami penurunan yang signifikan (09/01). Tadi malam harga komoditas ini sempat anjlok ke level paling rendah dalam 40 bulan belakangan. Harga gandum ikutan turun ke level paling rendah sejak tahun 2011 di tengah spekulasi bahwa pasokan global mengalami peningkatan yang tajam.
Pasokan jagung pada musim tanam yang berakhir tanggal 1 Oktober diperkirakan akan mengalami kenaikan menjadi 163.08 juta metric ton, tertinggi sejak tahun 2001. Penanaman gandum musim dingin di Amerika Serikat mengalami kenaikan hingga ke level tertinggi dalam enam tahun.
Harga pangan di seluruh dunia mulai melambat kenaikannya seiring dengan rekor panen dari India hingga Amerika Serikat dan Brazil. Pasokan yang tinggi mengakibatkan harga jagung, kedelai dan gandum masuk ke dalam trend bearish. Pada tahun 2013 lalu indeks S&P GSCI Agriculture mengalami penurunan tajam sebesar 22 persen, terbesar sejak 1981.
Harga jagung berjangka kontrak Maret mengalami penurunan sebesar 2.1 persen dan ditutup pada posisi 4.17 dollar per bushel dini hari tadi. Penurunan harian ini merupakan yang terbesar sejak 18 November 2013. Harga komoditas sempat menyentuh 4.14 dollar, paling rendah sejak 12 Agustus 2010.
Harga gandum berjangka kontrak Maret anjlok 2.3 persen dan ditutup pada posisi 5.8875 dollar per bushel. Harga sempat melorot ke level 5.8675 dollar, terendah sejak 19 Desember 2011.
Harga kedelai tampak juga mengalami penurunan mengikuti anjloknya harga jagung dan gandum. Terpantau komoditas ini membukukan penurunan sebesar 0.5 persen dan ditutup di level 12.6925 dollar per bushel.

Harga Emas Ditutup Melemah Setelah Rilis Catatan Rapat Fed

BESTPROFIT FUTURES (09/01) - Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan (09/01). Harga emas kembali mengalami penurunan untuk dua hari berturut-turut setelah pada sesi perdagangan Senin lalu sempat menyentuh posisi paling tinggi dalam 3 minggu belakangan. Melemahnya harga emas didorong oleh rilis catatan rapat Fed yang menunjukkan keinginan bank sentral untuk kembali menurunkan program pembelian obligasi bulanannya.
Tadi malam Fed merilis catatan rapatnya yang berlangsung pada tanggal 17 – 18 Desember 2013 yang lalu. Dalam rapat tersebut bank sentral memutuskan untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi bulanannya dari 85 miliar dollar menjadi 75 miliar dollar per bulan.
Rilis catatan rapat juga menunjukkan bahwa Fed melihat adanya risiko stabilitas keuangan di masa depan apabila program stimulus tidak dikurangi. Hal ini memicu aksi jual di pasar emas karena investor memandang hal tersebut sebagai sebuah sinyal bahwa tahun ini stimulus akan sama sekali dihapuskan.
Harga emas spot LLG pada akhir perdagangan terpantau ditutup pada posisi 1225.70 dollar per troy ons. Harga komoditas ini membukukan penurunan sebesar 6.10 dollar dibandingkan dengan posisi penutupannya pada perdagangan kemarin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan penurunannya. Untuk hari ini harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1215 – 1235 dollar per troy ons.

Tuesday, 7 January 2014

Harga Minyak WTI Ditutup Naik, Hentikan Penurunan 5 Hari Berturut-turut

BESTPROFIT FUTURES (08/01) - Harga minyak mentah jenis WTI berjangka di bursa Nymex dini hari tadi membukukan peningkatan yang lumayan (08/01). Harga komoditas tersebut menghentikan penurunan terpanjang sejak bulan September yang sempat terjadi pada perdagangan sebelumnya menyusul rally di bursa saham. Data ekonomi dari Amerika Serikat dan Jerman membaik.
Selama lima hari berturut-turut sebelumnya harga minyak mentah mengalami pelemahan. Akan tetapi kemarin data pengangguran di Jerman mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam lima bulan belakangan. Data yang berbeda juga menunjukkan bahwa keyakinan bisnis di negara dengan ekonomi terbesar di kawasan euro tersebut membaik.
Naiknya WTI juga terjadi karena cuaca yang amat dinging di Amerika Serikat. Dilaporkan bahwa negara tersebut akan mengalami musim dingin paling dingin dalam 20 tahun belakangan.
Harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 24 sen dan ditutup pada posisi 93.67 dollar per barel di Nymex dini hari tadi. Harga minyak Brent mengalami kenaikan sebesar 62 sen atau 0.6 persen dan ditutup pada posisi 107.35 dollar per barel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah berjangka Nymex pada perdagangan hari ini akan cenderung masih berupaya untuk mempertahankan rebound. Untuk hari ini harga minyak mentah diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 92.00 – 97.00 dollar per barel.

Emas Spot Turun Terhadap Major Currencies

BESTPROFIT FUTURES (08/01) - Emas spot dini hari ini ( 08 Januari ) nampak bergerak melemah setelah dibuka di 1237.55 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah turun sekitar -6.25 USD/oz t atau sekitar -0.50 %. Nilai bergulir tampak berada pada 1231.3 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menyampaikan bahwa naiknya sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS memberikan dampak tekanan terhadap harga emas spot. Sentimen positif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah Bureau of Economic Analysis (AS) melaporkan kepada publik bahwa defisit perdagangan mengalami penyempitan pada periode bulan November .
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental Trade Balance yang menguat ke angka -34.3B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -39.3B. Laporan yang menguntungkan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan memburuk ke angka -40.2B.
Menghadapai Sterling pada XAUGBP emas spot telah melemah sekitar -3.35 GBP/oz t atau sekitar -0.44 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 750.05 GBP /oz t.
Sedangka dalam perdagangannya dengan kurs Euro, emas dibuka pada 907.35 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah turun sekitar -3.39 EUR /oz t atau sekitar -0.37 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 903.95 EUR /oz t.

Monday, 6 January 2014

Bursa Hong Kong Menguat Sambut Janet Yellen

BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Pada perdagangan di bursa Hong Kong pagi ini terjadi kenaikan yang lumayan (07/01). Bursa saham menguat terbatas setelah keluarnya keputusan terpilihnya Janet Yellen sebagai Gubernur Fed yang akan menggantikan Ben Bernanke. Keputusan ini tampak melegakan pasar Asia dan membuat bursa di kawasan Asia cenderung menguat.
Indeks spot hang seng tampak mengalami kenaikan yang cukup baik, meskipun tidak terlalu tajam. Indeks spot ini menguat sebesar 49.57 poin atau 0.22 persen dan berada pada posisi 22733.72 poin.
Indeks berjangka hang seng terpantau dibuka pada posisi 22651, turun sebesar 64 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka hang seng tampak mengalami pergerakan yang menguat dan berada pada posisi 22728 poin.
Saham-saham unggulan tampak mengalami pergerakan yang menguat. Cheung Kong naik 0.9 hkd menjadi 121.2 hkd. HSBC mengalami kenaikan sebesar 0.9 hkd ke level 84.05 hkd. Hang Seng Bank mengalami kenaikan 0.1 hkd ke posisi 123.6 hkd.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks saham di bursa Hong Kong pada perdagangan hari ini akan cenderung bertahan di teritori positif. Untuk hari ini indeks berjangka hang seng ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 22600 – 22800 poin.

Emas Spot Bergerak Positif Namun Antam Turunkan Emas Batangannya

BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Harga emas batangan yang diperdagangkan Antam hari ini diturunkan lagi ke posisi perdagangan akhir pekan lalu, dimana turun hingga Rp.3000. Perdagangan spot emas hari Senin kemarin sempat mengalami goncangan setelah dirilis memburuknya kinerja manufaktur AS. Namun untuk harga buybacknya Antam hanya menurunkan Rp.1000.
Sehingga untuk perdagangan emas batangan hari Selasa (07/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.532.000 dengan harga buybacknya menjadi  Rp. 474.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 100gr, Antam menjualnya di Rp.493.500, per gramnya menjadi Rp.49.350.000, untuk ukuran ini hari ini diperdagangkan kembali setelah kemarin tidak diperdagangkan karena keterbatasan stok.
Harga emas spot yang terpantau sebelum berita ini disampaikan mengalami peningkatan setelah sempat jatuh ke posisi 1236,60 USD/toz, dimana sekarang spot emas bergerak di 1241,50 USD/toz. Namun untuk emas berjangka Comex untuk kontrak Februari mengalami kenaikan sebesar 0,23 persen dan ditutup pada posisi 1240,90 USD/toz dini hari tadi.
Analis Vibiz Research memperkirakan pergerakan spot emas masih akan kembali bergerakan positif sehingga diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 1225 USD/toz- 1240 USD/toz.

Terhadap Major Currencies Emas Di Pasar Spot Bergerak Mix

BESTPROFIT FUTURES (07/01) - Harga emas spot pada dini hari ini ( 07 Januari ) menunjukkan adanya kenaikan dari harga pembukaan yang berada pada 1235.2 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah naik sekitar 2.25 USD/oz t atau sekitar 0.18 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1237.45 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa melemahnya sentimen positif terhadap Dollar AS memberikan dorongan naik terhadap XAUUSD terkait dengan perkembangan kurang menggembirakan yang terjadi pada perdagangan saham di bursa AS . Indeks saham unggulan Dow Jones Industrial Average pada hari ini terpantau ditutup melemah sekitar -0.27 % pada 16425.1, dan indeks S&P 500 Index yang juga ditutup melemah sekitar -0.25 % pada 1826.77.
Hal ini terkait dengan laporan dari Institute for Supply Management bahwa indikator ISM Non-Manufacturing PMI mengalami penurunan ke angka 53.0 dari 53.9, menunjukkan adanya pelemahan kinerja pada sektor manufaktur di Amerika Serikat.
Sementara itu emas spot dengan perdagangannya menghadapi Sterling juga nampak naik setelah dibuka di 751.9 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah naik sekitar 1.55 GBP /oz t atau sekitar 0.20 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 753.45 GBP /oz t.
Namun menghadapi Euro pada XAUEUR secara umum terpantau menunjukkan pergerakan turun. Perdagangan pasangan emas di pasar spot ini setelah dibuka pada kisaran 908.15 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) telah turun sekitar -0.75 EUR /oz t atau sekitar -0.08 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 907.4 EUR /oz t.

Sunday, 5 January 2014

Outlook Emas Minggu Ini

BESTPROFIT FUTURES (06/01) - Harga emas memulai 2014 dengan nada yang kuat dan kenaikan bisa berlanjut paling tidak pada sebagian dari minggu ini dengan para trader yang mengikuti indeks komoditi melanjutkan merelokasi asset mereka.
Emas berjangka Februari naik pada hari Jumat, di settled di $1,238.60 per ons pada divisi Comex dari New York Mercantile Exchange, naik 2% pada minggu lalu.
Perak bulan Maret juga naik pada hari Jumat, di settled di $20.128 per ons, naik 0.39% minggu lalu.
Di Survey Emas Kitco News, dari 34 partisipan, 17 melakukan respons. Ini adalah kurang dari normal dengan masih banyaknya yang tidak masuk kerja karena memperpanjang liburan Tahun Baru mereka. Sepuluh melihat harga naik, sementara enam melihat harga turun dan satu netral. Partisipan pasar yang disurvey termasuk bullion dealers, investment bank, trader berjangka, dan analis grafik tehnikal.
Minggu lalu, partisipan survey umumnya bullish. Per 11:30 a.m. EST, Comex Februari, emas telah mengalami kenaikan $21 per ons selama seminggu.
Mereka yang melihat harga naik lebih tinggi berkata emas bergerak bagus setelah testing kerendahan tahun lalu di $1.180 area dan mengalami rebound.
Frank Lesh, broker dan analis berjangka di FuturePath Trading mengatakan pada Kitco News, “pembelian fisik tetap kuat…….dan seharusnya berlanjut untuk mensupport pasar ini secara mendalam, tetapi volume kurang dan kita masih perlu melihat lebih banyak partisipan untuk melanjutkan pergerakan ini. Saya percaya emas akan melanjutkan kenaikanya minggu ini”. (ms/JA/vbn)

Thursday, 2 January 2014

Emas Melonjak ke Tertinggi Tiga Minggu Atas Meningkatnya Permintaan di Asia

BESTPROFIT FUTURES (03/01) - Emas berjangka melonjak ke tertinggi dalam tiga minggu di tengah spekulasi bahwa permintaan untuk emas batangan dan perhiasan akan meningkat di Asia . Platina membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua bulan .

Premi untuk pengiriman segera emas di Cina $ 23 per ounce hari ini , dibandingkan dengan rata-rata $ 16,21 pada bulan Desember dan $ 18,72 untuk rata rata pada tahun lalu , data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan . The Reserve Bank of India pada 31 Desember meloggarkan pembatasan aturan import emas . Dua hari yang lalu , emas anjlok dan menyentuh $ 1,181.40 , terendah sejak akhir Juni .

" Kami melihat permintaan fisik dari Asia terus muncul , dan India melakukan pelonggaran pembatasan import emas yang akan meningkatkan permintaan , " kata Steve Scacalossi , wakil presiden di TD Securities Inc yang berbasis di New York , mengatakan dalam sebuah laporan . " Pasar sedang mencari pembeli di harga murah sekarang . "

Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 1,9 persen untuk menetap di $ 1,225.20 pada 1:35 di New York , kenaikan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 10 Desember.

Pada 2013 , emas jatuh 28 persen , terbesar sejak 1981 dan penurunan pertama sejak tahun 2000 . Beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam sebagai alternatif investasi di tengah relinya ekuitas AS ke rekor tertingginya dan meredamnya inflasi .

Dalam tiga kuartal pertama tahun 2013 , permintaan di China , konsumen terbesar , mencapai 797,8 metrik ton , diikuti oleh India di 715,7 ton , menurut World Gold Council yang berbasis di London .

Di New York Mercantile Exchange , platina berjangka untuk pengiriman April naik 2,2 persen menjadi $ 1,404.60 per ounce , kenaikan terbesar sejak 17 Oktober.

Perak berjangka untuk pengiriman Maret melonjak 3,9 persen menjadi $ 20,128 per ounce di Comex , dan paladium untuk pengiriman Maret naik 1,7 persen menjadi $ 730,25 per ounce di Nymex , peningkatan terbesar sejak 4 Desember .

Pada 2013 , perak anjlok 36 persen , platina turun 11 persen dan paladium naik 2,1 persen .

Harga Emas Spot LLG dan Berjangka Ditutup Naik Terbesar dalam 3 Minggu

BESTPROFIT FUTURES (03/01) - Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga emas berjangka dan LLG ditutup dengan membukukan penurunan paling besar dalam tiga minggu belakangan (03/01). Harga logam mulia ditutup menguat di tengah spekulasi bahwa permintaan untuk emas batangan dan perhiasan akan meningkat di Asia. Harga platinum membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua bulan belakangan.
Permintaan emas dalam bentuk fisik dari Asia masih kuat, terutama karena India telah menurunkan hambatan impor emas dari negara lain. Para pembeli tampak mulai melakukan bargain hunting setelah harga emas mengalami penurunan tajam pada tahun 2013 lalu.
Harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 1.9 persen dan ditutup pada posisi 1225.20 dollar per troy ons dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex tersebut mengalami peningkatan terbesar sejak tanggal 10 Desember lalu.
Harga emas spot juga ditutup dengan membukukan kenaikan signifikan. Tercatat dini hari tadi harga emas spot berakhir pada posisi 1224.35 dollar per troy ons, mengalami peningkatan sebesar 20.35 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG maupun harga emas berjangka Comex pada perdagangan hari ini akan cenderung sideways. Kenaikan harga emas masih belum menemukan kesinambungan, sehingga ada kemungkinan terjadi aksi ambil untung sementara. Untuk hari ini harga emas diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1220 – 1230 dollar per troy ons.

Wednesday, 1 January 2014

Memulai 2014 Harga Emas Batangan Tidak Berubah

BESTPROFIT FUTURES (02/01) - Membuka perdagangan emas batangan tahun 2014, Antam tidak mengubah harga jual dan harga buybacknya emasnya dari harga penutupan perdagangan akhir tahun 2013 yang telah diturunkan Antam pasca semakin melemahnya harga spot emas dan juga berjangka. Akhir tahun lalu spot emas jatuh ke posisi yang terendah yang jatuh 0,85% dari perdagangan sebelumnya.
Harga emas semakin terpuruk dikarenakan reboundnya dolar AS dimalam tahun baru setelah menerima sentimen positif dari investor setelah baru Standard & Poor’s (AS) menyampaikan kepada publik bahwa terdapat sinyal positif pada sektor perumahan di negara ini .
Sehingga perdagangan hari ini (02/01/14) harga emas batangan untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.524.000 dengan harga buybacknya menjadi  Rp. 464.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500gr, Antam menjualnya di Rp.484.600, per gramnya menjadi Rp.242.300.000. Minted bars ukuran 50gr dijual Rp.486.000, per gramnya menjadi Rp. 24.300.000. Dan untuk ukuran 5gr dijual Rp.495.000, per gramnya menjadi Rp.2.475.000.
Perdagangan emas spot pada malam tahun baru lalu kembali melemah setelah emas dibuka pada 1197.1 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) lalu turun sekitar -10.19 USD/toz atau sekitar -0.85 % dan pada saat berita ini diturunkan emas naik kembali ke posisi 1212,30 USD/toz.
Demikian juga dengan emas berjangka Comex untuk kontrak Februari mengalami kenaikan  sebesar 0.43 persen dan ditutup pada posisi 1202.30 dollar per troy ons.
Analis Vibiz Research memperkirakan pergerakan spot emas akan positif mengawali perdagangan 2014 dan diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 1201,50 USD/toz- 1235,25 USD/toz.

Bursa Sydney Naik ke 5 Minggu Tertinggi; Volume Masih Tipis

BESTPROFIT FUTURES (02/01) - Bursa saham Australia pada sesi perdagangan di awal tahun 2014 hari ini tampak mengalami kenaikan yang cukup baik (02/01). Bursa saham Australia merupakan satu-satunya bursa di Asia yang sudah dibuka pagi ini. Bursa Jepang masih libur sedangkan bursa saham Korea Selatan akan dibuka lebih lambat dari biasanya. Bursa saham China juga sudah akan kembali buka hari ini.
Indeks ASX 200 di bursa Sydney mengalami kenaikan hingga mencapai level paling tinggi dalam lima minggu belakangan. Akan tetapi perdagangan hari ini volumenya memang masih tipis karena masih banyak investor yang memilih libur hingga Senin minggu depan.
Terpantau indeks ASX 200 mengalami kenaikan sebesar 23.09 poin atau 0.43 persen hari ini dan berada pada posisi 5357.30 poin. Indeks saham ini berada pada level paling tinggi sejak akhir bulan November lalu seiring dengan kenaikan saham-saham di sektor pertambangan.
Harga tembaga tampak masih berada di kisaran tertinggi dalam empat bulan belakangan. Kenaikan harga tembaga tersebut mendorong kenaikan sebesar 2 persen saham Atlas Iron. BC Iron juga mengalami peningkatan sebesar 0.7 persen.
Sementara itu dollar Australia terpantau mengalami pergerakan yang kembali melemah. Mata uang ini masih berada di bawah level 0.87 dollar setelah PMI China melambat di bulan Desember lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham Australia pada perdagangan hari ini akan cenderung menguat terbatas. Untuk hari ini indeks benchmark di bursa saham tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 5320 – 5390 poin.