PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Thursday, 16 December 2021

Best Profit | Harga Emas Menguat Dipicu Kekecewaan Laporan Data PMI

 


Best Profit (17/12) – Pasar emas melihat beberapa momentum pembelian baru dipicu rilis laporan data ekonomi AS yang terus menunjukkan mengecewakan dan bisa mempengaruhi harga emas dunia. Seperti aktivitas yang melambat di sektor manufaktur dan jasa.

Melansir laman Kitco, Jumat (17/12/2021), harga emas dunia diperdagangkan mendekati sesi tertinggi menyusul data ekonomi terbaru. Emas berjangka Februari terakhir diperdagangkan pada posisi USD 1.793,10 per ounce, naik 1,61 persen.

IHS Markit melaporkan jika Indeks Manajer Pembelian manufaktur AS untuk Desember turun ke 57,8, dari November di 58,3. best profit

Ekonom sejatinya mengharapkan untuk melihat peningkatan aktivitas dengan indeks naik ke 58,6.

Laporan tersebut menyebutkan jika aktivitas di sektor manufaktur berada pada level terendah dalam satu tahun.

Kepala Ekonom Bisnis IHS Markit Chris Williamson, mengatakan jika meskipun angka utama mengecewakan, data masih menunjukkan ekonomi yang tangguh menghadapi ancaman baru dari pandemi COIVD-19.

“Pertumbuhan bisnis hanya sedikit tergelincir selama sebulan dan bertahan dengan baik di sektor jasa yang rentan,” jelas dia. best profit

Pertumbuhan output manufaktur dikatakan sedikit meningkat di tengah berkurangnya jumlah penundaan rantai pasokan, yang juga membantu mengurangi tekanan harga bahan mentah.

“Kecuali penurunan harga awal yang terlihat pada awal pandemi, Desember melihat penurunan paling tajam dalam inflasi harga input pabrik selama hampir satu dekade,”katanya.

Sementara itu, momentum di sektor jasa juga tampak melambat. Laporan tersebut mengatakan bahwa Flash PMI untuk sektor jasa turun ke pembacaan 57,5, turun dari pembacaan November di 58,0. Ekonom mengharapkan aktivitas meningkat ke 58,9. best profit

Laporan tersebut mengatakan bahwa sentimen di sektor jasa berada pada level terendah tiga bulan.

Meskipun tekanan harga di sektor manufaktur telah mereda, Williamson mengatakan bahwa sektor jasa masih menjadi perhatian yang berkembang.

“Kekhawatirannya adalah bahwa kenaikan pertumbuhan upah, biaya transportasi yang lebih besar, dan harga energi yang lebih tinggi telah mendorong inflasi biaya sektor jasa ke level tertinggi baru, dan bahwa setiap gangguan baru pada jalur pasokan global yang dihasilkan dari gelombang Omicron dapat menyebabkan tekanan kenaikan baru pada harga barang,” tambahnya. best profit

Sumber : Liputan6