PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Sunday, 30 June 2019

Best Profit | Harga Emas Naik Menuju Akhir Minggu Yang Tidak Ada Kepastian

Best Profit (01/07) - Harga emas naik moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Jumat minggu lalu, karena sebagian permintaan “safe-haven” yang baru menuju ke akhir minggu yang kemungkinan bisa menghasilkan kesepakatan perdagangan AS-Cina, atau sebaliknya kedua negara memperkuat kuda-kuda untuk perang dagang yang sangat panjang. Dan selain itu para trader mengetahui bahwa ketegangan AS dengan Iran di Teluk Persia masih tetap tinggi.

Emas berjangka bulan Agustus terakhir naik $5.10 per ons pada $1,417.00. Harga perak Comex bulan Juli terakhir naik $0.02 pada $15.225 per ons. best profit

Pasar saham Asia kebanyakan melemah semalam, sementara indeks saham Eropa kebanyakan menguat. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Kebanyakan pasar menjadi lebih tenang dan beristirahat ditengah-tengah konferensi dari Group 20 yang berlangsung di Jepang yang akan menghasilkan pertemuan antara Presiden AS Trump dengan Presiden Cina Xi pada akhir minggu. Cina telah meletakkan beberapa kondisi kepada Amerika Serikat untuk membuat kesepakatan perdagangan, namun Trump kemungkinan tidak mau menerimanya, termasuk menghapuskan sanksi untuk perusahaan raksasa telekomunikasi Cina Huawei. Hasil dari pertemuan tingkat tinggi Amerika Serikat dengan Cina ini masih sangat tidak pasti dan bisa memiliki implikasi yang besar terhadap banyak pasar yang akan buka kembali pada hari Senin pagi. best profit

Dari data ekonomi, Consumer Price Index (CPI) zona Euro muncul naik 1.2%, YoY, yang adalah sesuai dengan ekspektasi pasar namun masih terlalu rendah dibandingkan dengan target dari European Central Bank. Laporan inflasi ini adalah satu kejatuhan lagi yang memperkuat kubu kebijakan moneter yang “dovish” untuk zona Euro yang menginginkan ECB menyuntik lebih banyak stimulus kedalam ekonomi.

Hal kunci lainnya diluar pasar adalah harga minyak mentah Nymex yang mendekati stabil dan diperdagangkan disekitar $59.50 per barel. Sementara itu, indeks dolar AS turun sedikit pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. best profit

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,442.90 setelah melewati $1,427.80 dan kemudian $1,430.00. Sebaliknya penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,400.00 setelah melewati $1,411.30 dan kemudian $1,401.40. best profit

Sumber : Vibiznews

Thursday, 27 June 2019

Best Profit | Harga Minyak Naik Jelang Pertemuan G-20

Best Profit (28/6) - Harga minyak naik tipis di tengah ekspektasi bahwa OPEC akan memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi. Sementara investor menunggu pertemuan antara Amerika Serikat dan China yang dapat menghasilkan terobosan tentang pembicaraan perdagangan.

Melansir laman Reuters, Jumat  (28/6/2019), harga minyak mentah berjangka Brent naik 6 sen menjadi USD 66,55 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 5 sen menjadi USD 59,43 per barel.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) diperkirakan akan menggulirkan kesepakatan untuk mengurangi pasokan pada pertemuan minggu depan dan membahas pendalaman pembatasan, menurut menteri perminyakan Irak. best profit

Sumber mengatakan kepada Reuters bulan ini bahwa Aljazair telah melontarkan gagasan untuk memperdalam pengurangan sekitar 600.000 barel per hari.

Kesepakatan antara OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia untuk mengekang produksi sebesar 1,2 juta barel per hari, berakhir pada akhir Juni. Pertemuan pada 1-2 Juli di Wina akan membahas langkah selanjutnya. best profit

Pertemuan OPEC juga akan mengikuti KTT G20 akhir pekan ini. "Jika kita tidak melihat OPEC memperpanjang perjanjian produksinya dan AS dan China meninggalkan G20 dengan lebih banyak masalah, reli hingga tertinggi satu bulan ini bisa berhenti," kata Gene McGillian, Wakil Presiden Riset Pasar di Tradition Energy di Stamford , Connecticut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu kemungkinan kesepakatan kesepakatan perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping dilakukan akhir pekan ini. Namun dia siap untuk mengenakan tarif kembali terhadap sebagian besar impor Tiongkok yang tersisa jika kedua negara tidak menemukan persetujuan. best profit

"Sudah jelas bahwa investor sedikit berhati-hati ketika datang ke pertemuan ini, mengingat bagaimana pembicaraan gagal sebelumnya dan pembicaraan pertempuran kami sejak dilihat dari kedua belah pihak," kata Craig Erlam, Analis di OANDA.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran juga membuat pasar gelisah. Iran berada di jalur untuk melanggar ambang batas dalam perjanjian nuklirnya dalam beberapa hari, dengan mengakumulasi lebih banyak uranium yang diperkaya daripada yang diizinkan, meskipun Iran belum melakukannya dengan tenggat waktu yang ditentukan pada Kamis. best profit

Ketika ditanya tentang Iran yang mungkin melanggar pembatasan itu, Perwakilan Khusus AS untuk Iran Brian Hook mengatakan sudah jelas akan ada konsekuensinya.

Di tempat lain, pemerintah provinsi penghasil minyak mentah utama Kanada, Alberta, mengurangi pembatasan produksi minyak mentah untuk Agustus pada Kamis.

Dengan menetapkan batas 3,74 juta barel per hari, dibandingkan dengan 3,71 juta barel per hari pada Juli. best profit

Sumber : Liputan6

best profit

Wednesday, 26 June 2019

Best Profit | Harga Emas Melemah Usai Harapan The Fed Pangkas Suku Bunga Memudar

Best Profit (27/6) - Harga emas turun lebih dari satu persen dan merosot dari level tertinggi dalam enam tahun pada sesi perdagangan sebelumnya.
Hal ini dipicu sinyal bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) tidak akan memangkas suku bunga pada Juli.

Harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD 1.411,50 per ounce usai turun 1,5 persen menjadi USD 1.401,98. Harga emas juga mengakhiri kenaikan beruntun selama enam sesi yang mengangkatnya ke posisi USD 1.438,63 pada perdagangan Selasa waktu setempat. best profit

Sementara itu, harga emas berjangka AS turun 0,3 persen menjadi USD 1.414,10. Pimpinan bank sentral AS atau the Federal Reserve Jerome Powell menekankan independensi bank sentral AS dari Presiden AS Donald Trump. Presiden AS Donald Trump mendorong penurunan suku bunga.

Presiden the Fed St Louis, James Bullard mengejutkan investor lantaran pernyataannya mengenai pemotongan suku bunga 50 basis poin "akan berlebihan".

"Kami memiliki pergerakan yang cukup tinggi dalam emas. Ada elemen pengambilan keuntungan dan katalis untuk itu dari komentar the Fed kemarin," tutur Analis ING, Warren Patterson, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (27/6/2019). best profit

"Mungkin pasar menguat dengan sendirinya atas prospek penurunan suku bunga 2019, yang telah mendorong emas lebih tinggi. Kesadaran bahwa kita tidak akan melihat pemotongan sebanyak yang kita perkirakan membebani harga emas saat ini," ujar dia.

Selain itu, indeks dolar AS naik 0,2 persen sehingga membenai daya tarik emas. Pelaku pasar mengharapkan penurunan suku bunga acuan the Fed. Bahkan ketika the Fed mengecilkan penurunan suku bunga besar, investor masih berharap setidaknya penurunan 25 basis poin. best profit

Suku bunga rendah lebih mengurangi biaya peluang memegang aset emas. Meski turun dari posisi tertinggi dalam enam tahun, harga emas sudah naik delapan persen sepanjang Juni 2019.

"Akan ada volatilitas jangka pendek, tetapi keyakinan positif kami pada emas tidak berubah. Emas akan mencapai posisi USD 1.500 pada pertengahan 2020,” ujar Head of Markets United Overseas Bank, Heng Koon How.

"Emas telah menguat selama sebulan terakhir, jadi diharapkan ada aksi ambil untung dalam jangka pendek," ujar dia. best profit

Selanjutnya pergerakan harga emas akan ditentukan dari hasil pembicaraan perdagangan antara AS dan Cina selama KTT G20 di Jepang pada Sabtu pekan ini.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak turun 0,2 persen menjadi USD 15,34 per ounce. Harga palladium naik 0,5 persen menjadi USD 1.535 dan harga platinum naik 0,3 persen menjadi USD 808,13 per ounce.
Sebelumnya, harga emas melonjak dekati level tertinggi dalam enam tahun pada perdagangan Selasa karena investor memborong logam mulia di tengah prospek rendahnya suku bunga. Selain itu ketegangan politik AS-Iran juga ikut mendorong investor berburu emas.

Mengutip CNBC, Rabu (26/6/2019), harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus mencapai tertinggi USD 1.442,90 per ounce semalam. Level tertinggi yang pernah di dicetak harga emas adalah USD 1.444,90 per ounce yang dibukukan pada pada 14 Mei 2013. best profit

Sedangkan harga emas di pasar spor menetap sedikit lebih tinggi di USD 1.418,70 per ounce.
Sebelumnya, harga emas sempat terjatuh karena berbagai prospek positif di dunia. Namun kemudian sepanjang kuartal ini mengalami reli hingga lebih dari 9 persen. Hasil ini menempatkan harga emas sebagai komoditas dengan kinerja bulanan dan kuartalan terbaik sejak 2016.

Menurut FedWatch CME Group, ekspektasi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga telah meningkat tajam. Pedagang saat ini berharap kemungkinan penurunan suku bunga 100 persen pada bulan Juli. best profit

The Fed mengatakan pekan lalu akan bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi ekonomi saat ini. Pengumuman tersebut mengirim suku bunga surat utang AS bersama dengan dolar AS ke level yang lebih rendah.

Sedangkan harga emas langsung melambung karena emas dipandang sebagai instrumen penyimpan nilai di saat dolar AS melemah,

"Keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah sesuai dengan ekspektasi konsensus di antara ekonom, tetapi peluang pemotongan suku bunga tercermin dalam pasar menjelang pertemuan," kata James Steel, kepala analis logam mulia di HSBC. best profit

Sumber : Liputan6

best profit

Tuesday, 25 June 2019

Best Profit | Wall Street Tenggelam karena Harapan Penurunan Suku Bunga Memudar

Best Profit (26/6) - Wall Street terjatuh pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) dipimpin oleh aksi jual saham-saham teknologi. Pendorong pelemahan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini karena kekhawatiran perang dagang belum memudar dan juga data-data ekonomi yang mengecewakan.

Ketiga indeks utama di AS mengakhiri perdagangan di zona meraqh setelah Gubernur Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell masih bergulat dengan rencana pemotongan suku bunga.
Mengutip Reuters, Rabu (26/6/2019), Dow Jones Industrial Average turun 179,32 poin atau 0,67 persen menjadi 26.548,22. Untuk S&P 500 kehilangan 27,97 poin atau 0,95 persen menjadi 2.917,38. Sedangkan Nasdaq Composite turun 120,98 poin atau 1,51 persen menjadi 7.884,72. best profit

Berbicara di Dewan Hubungan Luar Negeri, Powell menegaskan kembali mengenai independensi the Fed. Pidato Powell tersebut sehari setelah Presiden AS Trump menulis di twitter pernyataan bahwa the Fed tidak tahu apa yang dilakukannya.

Sebelumnya, Gubernur the Fed St Louis James Bullard dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg mengatakan bahwa ia tidak berpikir bahwa The Fed perlu menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya akhir Juli nanti. best profit

"Powell dan Bullard keduanya membuat komentar yang mengindikasikan bahwa kita mungkin tidak melihat penurunan suku bunga pada bulan Juli," kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

"Setelah pertemuan minggu lalu, harapan suku bunga bisa turun itu mungkin tidak akan terealisasikan di bulan depan." lanjut dia. best profit

"Demikian juga, minggu lalu mengenai harapan yang lebih tinggi bahwa sesuatu yang positif akan keluar dari pertemuan G20," tambah Tuz.

Dari 11 sektor utama pembentuk indeks S&P 500, sepuluh berada di zona merah, dengan sektor teknologi dan komunikasi mengalami penurunan persentase terbesar. best profit

Saham bank yang peka terhadap kurs turun 0,6 persen, karena yield benchmark Treasury AS turun di bawah level 2 persen.

AbbVie Inc mengatakan akan membeli Allergan Plc dengan harga sekitar USD 63 miliar, mengirimkan saham pembuat Botox sebesar 25,4 persen. Saham AbbVie turun 16,3 persen.

Tyson Foods Inc dan Pilgrims Pride Corp masing-masing turun 1,1 persen dan 1,3 persen, setelah Departemen Kehakiman AS membuka penyelidikan kriminal atas kemungkinan penetapan harga unggas. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, 24 June 2019

Best Profit | Harga Emas Naik Dekati Posisi Puncak dalam 6 Tahun

Best Profit (25/6) - Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen mendekati puncak posisi puncak dalam enam tahun dipicu melemahnya Dolar Amerika Serikat (AS). Penyebab lain, didorong langkah Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran.

Melansir laman Reuters, Selasa (25/6/2019), harga emas di pasar spot 1,2 persen lebih tinggi menjadi USD 1.415,16 per ounce, menuju sesi keuntungan kelima berturut-turut.  Harga emas sempat menggapai USD 1.416,84 ke level tertinggi sejak akhir Agustus 2013.    best profit

Adapun harga emas berjangka AS naik 1,3 persen menjadi USD 1.418,20 per ons. "Emas memegang beberapa keuntungan dari sebelumnya didorong oleh merosotnya dolar dan meningkatnya permintaan safe haven di tengah langkah Presiden Trump yang mengancam akan memaksakan sanksi baru terhadap Iran," kata Alex Turro, Ahli Strategi Pasar di RJO Berjangka.

"Trump memberlakukan sanksi baru AS terhadap Iran pada hari Senin setelah Teheran menjatuhkan pesawat tak berawak Amerika dan mengatakan tindakan akan menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah AliKhamenei," jelas dia.  best profit

Harga emas telah meningkat lebih dari 8 persen pada bulan ini, dan sekitar USD 75  per ons selama seminggu terakhir.

Dia menambahkan, harga emas juga mendapatkan beberapa dukungan mendasar dari Bank Sentral AS yang kemungkinan memangkas suku bunga. best profit

Hal yang mendorong daya tarik emas, dolar merosot, usai adanya penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Februari pada pekan lalu adalah taruhan jika Federal Reserve AS akan mulai menurunkan suku bunga lebih awal, di bulan depan.

The Fed dan Bank Sentral Eropa pekan lalu mengisyaratkan terbuka untuk melonggarkan kebijakan untuk melawan perlambatan ekonomi global, diperburuk ketegangan perdagangan AS-China. best profit
Kali ini, mata investor akan tertuju pada pertemuan puncak di Jepang para pemimpin dari Kelompok 20 ekonomi dunia terkemuka. Presiden China Presiden Xi Jinping dan Trump diharapkan untuk bertemu di sela-sela pertemuan , yang bisa sangat penting dalam mendapatkan negosiasi kembali terkait langkah penyelesaian perang dagang.

Adapun kali ini, harga perak diperdagangkan naik 0,4 persen lebih tinggi menjadi USD 15,41 per ons dan platinum naik 0,7 persen menjadi USD 811,36. Harga palladium naik 2,6 persen menjadi USD 1,539,51 per ounce. best profit

Sumber : Liputan6

Sunday, 23 June 2019

Best Profit | Emas Sempat Naik Ke Ketinggian Historis Selama 6 Tahun Di $1,415

Best Profit (24/6) - Harga emas pada hari Jumat minggu lalu diperdagangkan stabil pada awal jam perdagangan sesi Amerika Serikat, setelah terdorong naik ke ketinggian selama 6 tahun 3i $1,415.40 di dalam perdagangan semalam untuk kontrak berjangka bulan Agustus. Harga perak hampir menyentuh ketinggian selama 3 bulan dalam perdagangan semalam. Pasar metal berharga mendapatkan  permintaan “safe-haven” menjelang akhir minggu yang sangat tidak pasti. Selain itu, kenaikan metal berharga juga disebabkan oleh efek yang positip yang diperoleh dari Federal Reserve dan European Central Bank yang bersandar kepada kebijakan moneter yang longgar pada minggu lalu.
Emas berjangka bulan Agustus terakhir naik $0.60 per ons pada $1,397.40. Harga perak Comex bulan Juli terakhir turun $0.142 pada $15.34 per ons. best profit

Konfrontasi AS-Iran di daerah Teluk Persia mengalami eskalasi pada minggu lalu dengan ditembak jatuhnya “drone” AS oleh Iran. Presiden Trump telah muncul menenangkan situasi dengan mengatakan bahwa penembakan “drone” AS tersebut bisa jadi merupakan kesalahan yang dibuat oleh militer Iran. Laporan semalam mengatakan bahwa AS sudah merencanakan serangan pembalasan, namun misi tersebut dicabut. Namun laporan itu juga mengatakan serangan AS terhadap Iran tetap ada diatas meja. Biarbagaimanapun hal ini kemungkinan akan naik intensitasnya sebelum akhirnya mereda. Para trader di sebagian pasar ada yang meningkatkan posisi trading nya menjelang akhir minggu lalu, karena kekuatiran senjata atau pesawat perang AS akan menyerang militer Iran. best profit

Selain itu pasar masih tenggelam di dalam sikap uang-mudah yang diambil oleh Federal Reserve AS dan European Central Bank pada minggu lalu. Pasar saham mengalami rally, imbal hasil obligasi pemerintah telah jatuh, dan juga dolar AS. Komoditi mendapatkan suntikan adrenalin dengan kabar lebih banyak uang yang akan digelontorkan di sistem keuangan dunia yang berarti akan ada lebih banyak permintaan konsumen untuk komoditi.

Pasar saham Asia dan Eropa datar sampai bercampur semalam, berhenti sejenak dari keuntungan pada minggu lalu. Indeks saham AS mengarah pada kelemahan pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai, karena tarikan koreksi dari keuntungan yang solid pada minggu lalu yang menyebabkan harga-harga saham berada pada atau dekat dengan rekor ketinggian. best profit

Hal kunci diluar pasar metal berharga adalah harga minyak mentah Nymex yang naik dan diperdagangkan di $57.65 per barel. Sementara itu, indeks dolar AS sedikit turun dengan “greenback” berada dalam kesukaran yang berarti “bullish” bagi pasar metal.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,450.00 setelah melewati $1,415.40 dan kemudian $1,425.00. Sebaliknya obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,361.50 setelah melewati $1,386.10 dan kemudian $1,375.00. best profit

Sumber : Vibiznews

best profit

Thursday, 20 June 2019

Best Profit | Harga Emas Naik Dekati Posisi Tertinggi dalam 6 Tahun

Best Profit (21/6) - Harga emas melonjak mendekati posisi puncak dalam enam tahun, usai Federal Reserve Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan siap untuk memotong suku bunga pada awal bulan depan untuk mendorong pertumbuhan, yang memicu penurunan tajam Dolar.

Melansir laman Reuters, Jumat (21/6/2019), harga emas di pasar spot melonjak 2,2 persen menjadi USD 1.390,38 per ons. Harga emas sempat menyentuh USD 1.392,84, tertinggi sejak awal September 2013. Adapun harga emas berjangka AS naik 3,6 persen menjadi USD 1.396,90 per ounce. best profit

"Harapan sangat tinggi untuk Fed dan pasar memperkirakan ini," kata Ryan Giannotto, Direktur Penelitian GraniteShares dengan mengacu pada pernyataan The Fed.

Dia mengatakan, suku bunga yang lebih rendah mengurangi imbal hasil bagi pemegang investasi non bullion. Ini juga membebani dolar yang membuat harga emas lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya. best profit

The Fed pada hari Rabu mengisyaratkan pemangkasan suku bunga dimulai pada awal Juli. Bank Sentral ini siap untuk memerangi risiko ekonomi global dan domestik yang tumbuh karena meningkatnya ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang inflasi yang lemah.

Para pejabat tinggi Tiongkok dan AS akan melanjutkan pembicaraan perdagangan sesuai dengan keinginan para pemimpinnya. Ini setelah negosiasi untuk mencapai kesepakatan perdagangan pada bulan lalu gagal. best profit

"Emas akhir-akhir ini didukung ketidakpastian perdagangan dan pertumbuhan, yang melemahkan Dolar AS, menyebabkan penguatan obligasi dan mendorong volatilitas pasar ekuitas," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Dolar turun 0,5 persen terhadap sekeranjang rivalnya menjadi 96,64, menempatkannya di jalur untuk penurunan dua hari terbesar sejak Februari 2018. Emas dalam dolar Australia berada pada titik tertinggi sepanjang masa. best profit

Adapun harga perak naik 2 persen menjadi USD 15,46 per ons, tertinggi dalam lebih dari 12 minggu. Harga Platinum turun menjadi USD 808,00 per ons dan paladium turun 0,8 persen menjadi USD 1.488,50 per ons.
The Fed pada hari Rabu mengisyaratkan pemangkasan suku bunga dimulai pada awal Juli. Bank Sentral ini siap untuk memerangi risiko ekonomi global dan domestik yang tumbuh karena meningkatnya ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang inflasi yang lemah. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, 19 June 2019

Best Profit | Wall Street Menguat Usai The Fed Beri Pertahankan Suku Bunga

Best Profit (20/6) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat dengan indeks saham S&P 500 mencatatkan posisi tertinggi.

Penguatan wall street terjadi usai bank sentral AS atau the Federal Reserve memberi sinyal pangkas suku bunga pada 2019.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones menguat 0,15 persen ke posisi 26.50427. Indeks saham S&P 500 menanjak 030 persen ke posisi 2.926,44. Indeks saham Nasdaq bertambah 0,42 persen ke posisi 7.987,32. best profit

The Federal Reserve menyatakan "akan bertindak sesuai untuk mempertahankan" ekspansi ekonomi. Bank sentral AS itu mengisyaratkan penurunan suku bunga sebanyak dua kali selama sisa tahun berjalan 2019.
Dalam pernyataan setelah pertemuan kebijakan dua hari, the Federal Reserve mempertahankan suku bunga stabil seperti yang diharapkan. Akan tetapi, mengabaikan janji untuk menjadi "sabar" dalam menyesuaikan suku bunga. best profit

Sentimen itu angkat indeks saham S&P 500 dan Dow Jones kurang dari satu persen dari rekor penutupan tertinggi yang ditetapkan pada akhir April di wall street.

"Kami pikir the Fed sesuai dan tidak ada salahnya. Diharapkan ada penurunan tapi tidak ada. Kemungkinan besar akan datang pada Juli dengan tidak ada berita perdagangan yang besar atau berita lainnya," ujar Chief Investment Officer Huntington Bank, John Augustine, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (20/6/2019). best profit

Didukung oleh kepercayaan yang tumbuh, the Fed akan pangkas suku bunga dan dengan harapan perang dagang AS-China berakhir.

"Pada akhirnya apa yang the Fed ingin lakukan adalah memberikan anggukan pada pasar. Ekspektasi telah menjadi begitu dovish sehingga mereka perlu memberikan anggukan pada hal itu, tetapi pada saat yang sama tidak membuat komitmen dan dipaksa memangkas suku bunga nanti jika kondisinya mungkin berubah," ujar Chief Global Market Strategist Invesco, Kristina Hooper. best profit

Sektor saham keuangan turun 0,2 persen dengan saham bank susut 0,2 persen. Suku bunga lebih rendah cenderung merusak laba bank.

Saham Adobe Inc melonjak 5,2 persen usai perseroan mencatat kinerja keuangan yang mengalahkan harapan analis. Saham Facebook turun 0,5 persen karena rencana ambisius untuk meluncurkan mata uang digital menghadapi reaksi keras dari regulator dan politisi di AS serta luar negeri. best profit

Sektor saham kesehatan naik satu persen didorong kenaikan saham UnitedHealth, Pfizer Inc dan Allergan Plc. Saham Allergan naik 6,2 persen setelah produsen obat itu menyatakan kalau obat yang dikembangkan bersama Ironwood Pharmaceutical Inc dapat perbaiki gejala pada pasien.

Volume perdagangan saham di bursa saham AS tercatat 6,5 miliar saham. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata 6,8 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir. best profit

Sumber : Liputan6

best profit

Tuesday, 18 June 2019

Best Profit | Harga Minyak Melonjak di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Best Profit (19/6) - Harga minyak naik lebih dari USD 1 per barel pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Kenaikan tersebut terjadi setelah tersebarnya berita bahwa Amerika Serikat (AS) dan China akan kembali melanjutkan pembicaraan perdagangan menjelang pertemuan di KTT G20 akhir bulan ini.

Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah setelah serangan ke kapal tanker pada pekan lalu dan kemudian AS berencana untuk mengirimkan lebih banyak pasukan di Timur Tengah juga memberikan dukungan ke harga minyak. best profit

Mengutip Reuters, Rabu (19/6/2019), harga minyak berjangka West Texas Intermediate AS naik USD 1,97 atau 3,8 persen dan menetap di USD 53,90 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik USD 1,20, atau 2 persen, menjadi USD 62,14 per barel.

Dalam akun twitter, Presiden AS Donald Trump menulis bahwa dirinya telah melakukan percakapan di telepon dengan Presiden China Xi Jinping. Keduanya akan mengadakan pertemuan pada pekan depan bertepatan dengan ajang G20 di Jepang. best profit

Sebelum mereka bertemu, tim dari masing-masing negara akan mengadakan pertemuan pendahuluan terlebih dahulu.

Dari pihak China, yang sebelumnya menolak mengatakan apakah kedua pemimpin akan bertemu, mengkonfirmasi pertemuan itu. best profit

"Pembicaraan ini sebenarnya bagaikan mati di dalam air. Kerusakan terhadap ekonomi global telah tumbuh setiap hari," kata John Kilduff, seorang analis dari Again Capital LLC di New York.

Kekhawatiran akan konfrontasi antara Iran dan Amerika Serikat telah meningkat sejak serangan kapal tanker minyak Kamis lalu. Pihak Washington atau AS menusuh bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pihak terhadap Teheran. Namun, Iran membantah terlibat dalam serangan. best profit

Presiden AS Trump mengatakan bahwa dia siap mengambil tindakan militer untuk menghentikan Teheran memiliki bom nuklir. Dirinya juga tak segan-segan untuk menggunakan kekuatan militer.

Iran akan melanggar batas cadangan uranium yang ditetapkan oleh perjanjian nuklir Tehran dengan dunia dalam 10 hari ke depan.

Meski demikian, badan tenaga atom Iran mengatakan "masih ada waktu bagi negara-negara Eropa untuk bertindak melindungi Iran dari sanksi Amerika Serikat yang kembali diberlakukan". best profit

Sumber : Liputan6

Monday, 17 June 2019

Best Profit | Menanti Putusan The Fed, Wall Street Menguat

Best Profit (18/6) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street menguat pada Senin (Selasa pagi WIB) ditopang kenaikan saham Facebook, Amazon dan Apple. Investor menanti pertemuan penting Bank Sentral AS atau the Fed yang diperkirakan akan memberikan arah penurunan suku bunga acuan pada akhir tahun ini.

Dilansir dari Reuters, Selasa (18/6/2019), the Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan dua hari mulai Selasa, tetapi pernyataannya akan memberikan wawasan tentang dampak perang perdagangan AS-China, Presiden Donald Trump meminta the Fed menurunkan suku bunga dan merilis data ekonomi yang melemah. best profit

Dengan investor mengharapkan penurunan suku bunga pada awal Juli, indeks S&P 500 telah naik 5 persen bulan ini setelah jatuh pada Mei karena kekhawatiran tentang perang perdagangan AS-China.

Menopang ekspektasi penurunan suku bunga tahun ini, Federal Reserve New York mengatakan pertumbuhan bisnis di negara bagian New York mencatat rekor penurunan pada bulan ini ke level terlemah dalam lebih dari 2,5 tahun, menunjukkan kontraksi mendadak dalam kegiatan regional. best profit

Komite penetapan suku bunga the Fed akan merilis pernyataannya pada jam 2 malam. Pada hari Rabu, Gubernur the Fed Jerome Powell mengadakan konferensi pers tak lama setelah itu.

Indeks S&P bank, yang cenderung mendapat manfaat dari kenaikan tingkat suku bunga, turun 1 persen, sedangkan sektor keuangan S&P 500 turun 0,93 persen. Facebook, Apple, Amazon, Microsoft dan Netflix mendorong Nasdaq lebih tinggi. best profit

Indeks S&P 500 naik sebanyak 0,36 persen selama sesi perdagangan sebelum menyerahkan sebagian besar keuntungannya dalam beberapa menit terakhir perdagangan.

Indeks Dow Jones menguat tipis 0,09 persen menjadi 26.112,53 poin, sementara S&P 500 juga naik 0,09 persen menjadi 2.889,67. Indeks Nasdaq naik 0,62 persen menjadi 7.845,02. best profit

Saham blue chip di Wall Street telah digerogoti dalam beberapa pekan terakhir oleh ketidakpastian terkait dengan sengketa perdagangan AS-China, dan langkah Washington pada bulan Mei yang memasukkan perusahaan teknologi China, Huawei ke daftar hitam.

Array Biopharma Inc melonjak hampir 57 persen setelah Pfizer Inc setuju untuk membeli perusahaan pembuat obat itu seharga USD 10,64 miliar untuk menambah portofolionya.

Investor juga menantikan KTT G20 di akhir bulan untuk mengetahui kemajuan dalam pembicaraan untuk menyelesaikan perang dagang yang berkepanjangan antara AS dan China. best profit

Sumber : Liputan6

Sunday, 16 June 2019

Best Profit | Emas Kehilangan Sebagian Keuntungannya Dengan Trader Jangka Pendek Mengambil Untung

Best Profit (17/6) - Harga emas berbalik turun sedikit dari ketinggian selama 13 bulan pada Jumat malam. Para trader jangka pendek membukukan keuntungannya menjelang akhir minggu lalu. Namun, minat jual terbatas menjelang akhir minggu, ditengah semakin meningkatnya ketidakpastian di pasar. Amerika Serikat telah mempersalahkan Iran untuk penyerangan yang terjadi pada minggu lalu atas kapal-kapal di Teluk Oman. Kapal perang AS berpatroli di area tersebut dan kesabaran Presiden Trump menipis terhadap Iran.
Emas bulan Agustus terakhir naik $7.10 per ons pada $1,350.80.

Harga emas sempat bertahan dekat ketinggian selama satu tahun, diuntungkan dari sentimen “risk-off” yang kuat di pasar meskipun belanja konsumen AS relative masih sesuai dengan yang diperkirakan. best profit

Penjualan eceran AS pada hari Jumat minggu lalu naik 0.5% pada bulan Mei setelah pada bulan April direvisi nak 0.2%, menurut data terbaru dari Departemen Perdagangan AS; data ini sedikit meleset dari yang diperkirakan oleh para ekonom yang memperkirakan kenaikan 0.7%.

Penjualan inti, yang mengeluarkan penjualan kendaraan, meningkat 0.5% pada bulanlalu, dibandingkan dengan kenaikan setelah direvisi untuk bulan April dengan angka yang sama 0.5%. Data ini sesuai dengan yang diperkirakan. best profit

Sementara itu, “control group” yang tidak memasukkan auto, gas, bahan bangunan, makanan dan jasa meningkat 0.5% pada bulan lalu, lebih besar daripada yang diperkirakan sebesar 0.4%.

Menurut sebagian ekonom, data penjualan eceran hanya sedikit menenangkan bertumbuhnya ketakutan bahwa perlambatan ekonomi global bisa bertransisi menjadi resesi. Namun, melihat melalui data yang relatif sesuai dengan yang diperkirakan, sebagian analis pasar mencatat bahwa revisi yang lebih baik daripada yang diperkirakan pada bulan April menambah nada optimis dari laporan tersebut. best profit

Adam Button, managing director pada Forexlive.com mengatakan bahwa data ini meredupkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengeluarkan nada yang “dovish” pada pertemuan kebijakan moneter minggu depan.

Katherine Judge, senior economist pada CIBC Capital Markets, mengatakan bahwa data ekonomi yang terakhir mendukung pandangannya bahwa the Fed tidak akan memangkas suku bunga secepatnya sebagaimana yang telah diperhitungkan pasar dalam harga. best profit

Dia berkata,”belanja konsumen kelihatannya semakin bertambah cepat pada kuartal kedua, setelah permulaan yang lambat pada awal tahun yang dihambat oleh penghentian sebagian dari operasi pemerintah.”
Secara tehnikal, jika mengalami kenaikan lagi maka akan bertemu dengan “resistance” terdekat di $1,357.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,373.56 dan akhirnya $1,415.24. Sebaliknya apabila mengalami penurunan akan bertemu dengan “support” terdekat di $1,315.42 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,290.20 dan akhirnya $1,248.52. best profit

Sumber : Vibiznews

Thursday, 13 June 2019

Best Profit | Prediksi Suku Bunga The Fed Bikin Harga Emas Lebih Mahal

Best Profit (14/6) - Harga emas naik ke posisi tertinggi dalam sepekan didukung ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS mengacu pada data inflasi yang rendah, meskipun kenaikan ekuitas membatasinya.

Melansir laman Reuters, Jumat (14/6/2019), harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD 1.340,13 per ons, setelah menyentuh level tertinggi sejak 7 Juni di USD 1,344.60 pada awal sesi.
Adapun harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) menetap 0,5 persen lebih tinggi menjadi USD 1.343,70 per ounce. best profit

"Langkah awal pada harga yang lebih tinggi adalah karena meningkatnya ketegangan perdagangan ... Setelah itu, kekhawatiran tentang resesi atau perlambatan ekonomi AS telah membantu mendorong naiknya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada Juli," kata Suki Cooper, Analis Logam Mulia di Bank Standard Chartered.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi peluang bagi pemegang non bullion dan membebani dolar, membuat emas lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Para pembuat kebijakan Fed dijadwalkan bertemu pada 18-19 Juni. Pasar memprediksi setidaknya ada dua kali penurunan suku bunga pada akhir tahun, setelah data harga konsumen dan ketenagakerjaan dilihat sebagai indikasi melemahnya ekonomi AS. best profit

“Itu (emas) menemukan dukungan kuat di sekitar USD 1.320 awal minggu ini dan sejak itu lebih tinggi dengan puncak sebelumnya di sekitar USD 1.350 dalam pandangannya, ”kata Craig Erlam, Analis Pasar Senior OANDA, dalam sebuah catatan.

Sebelumnya Wall Street dibuka lebih tinggi pada hari Kamis, dibantu oleh kenaikan saham energi setelah adanya serangan terhadap dua kapal tanker di lepas pantai Iran mendorong harga minyak. best profit
Adapun harga perak naik 1,1 persen menjadi USD 14,90 per ons sementara platinum turun 0,3 persen menjadi USD 806,07.

Harga Palladium melonjak 2,6 persen menjadi USD 1,442.51 per ons setelah mencapai tertinggi lebih dari enam minggu dari USD 1,447.26 di awal sesi.

"Meskipun penjualan mobil secara global melambat, kami melihat kenaikan permintaan paladium di tengah regulasi emisi yang lebih ketat di seluruh dunia," kata Standard Chartered's Cooper. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, 12 June 2019

Best Profit | Harga Minyak Turun 4 Persen Imbas Pasokan AS

Best Profit (13/6) - Harga minyak anjlok empat persen ke level terendah dalam lima bulan. Hal tersebut dipengaruhi kenaikan persediaan minyak Amerika Serikat (AS) dan prospek suram permintaan minyak global.

Harga minyak Brent turun USD 2,32 atau 3,7 persen ke posisi USD 59,97 per barel. Angka ini terendah sejak 28 Januari.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) merosot USD 2,13 atau empat persen ke posisi USD 50,72 per barel. Harga minyak itu terendah sejak 14 Januari. best profit

The US Energy Information Administration (EIA) melaporkan persediaan minyak domestik naik secara mengejutkan selama dua pekan ini. Persediaan minyak naik 2,2 juta barel pada pekan lalu usai analis prediksi penurunan sekitar 481 ribu barel.

Stok minyak komersial AS sekitar 485,5 juta barel yang merupakan level tertinggi sejak Juli 2017. Selain itu, lebih tinggi delapan persen dari rata-rata lima tahun. Hal tersebut berdasarkan pernyataan EIA. best profit
"Ini benar-benar pasar masih tidak percaya terhadap inventaris ini, dan mereka tidak akan dapat melihat lebih jauh. Lebih sulit menebak apa yang ditambahkan EIA setiap minggu," tutur Analis Price Futures Group, Phil Flynn, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (13/6/2019).

Pada Selasa, EIA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2019 yang juga menekan harga minyak berjangka. Ketegangan perang dagang antara AS dan China, dua konsumen minyak terbesar dunia juga menekan harga minyak. best profit

Presiden AS Donald Trump mengatakan, pihaknya merasa kesepakatan perdagangan dapat dicapai. Sementara lagi akan mengancam menaikkan tarif produk China jika tidak membuat kesepakatan.

Goldman Sachs mengatakan, prospek makroekonomi yang tidak pasti dan produksi minyak yang tidak menentu dari Iran dan lainnya menyebabkan OPEC menghentikan pengurangan pasokan. best profit

Dengan pertemuan the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) pada akhir Juni, pasar mencari apakah produsen minyak utama dunia akan memperpanjang pengurangan pasokannya.

Negara-negara OPEC dan produsen non-anggota termasuk Rusia telah membatasi produksi minyak sebesar 1,2 juta barel per hari pada 2019 sehingga menopang harga. best profit

Menteri Energi Uni Emirat Arab, Suhail bin Mohammed al-Mazroui menuturkan, kalau anggota OPEC hampir mencapai kesepakatan untuk melanjutkan mengurangi produksi.

Aljazair telah melayangkan gagasan meningkatkan pengurangan pasokan minyak oleh OPEC dan sekutunya pada semester II 2019 karena permintaan. best profit

Sumber : Liputan6

Tuesday, 11 June 2019

Best Profit | Harga Emas Tertekan Aksi Ambil Untung

Best Profit (12/6) -  Harga emas sedikit turun pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan harga emas ini karena investor melakukan aksi ambil untung dari kenaikan harga yang terjadi selama beberapa pekan terakhir.

Sementara, meningkatnya harapan adanya kesepakatan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China mengangkat bursa saham sehingga sedikit menekan harga emas.

Namun, meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) akan mengambil kebijakan penurunan suku bunga tahun ini menekan nilai tukar dolar AS sehingga mendukung harga emas. best profit

Mengutip CNBC, Rabu (12/6/2019), harga emas di pasar spot turun sedikit menjadi USD 1.327,41 per ounce. Harga emas telah mencapai tertinggi dalam 14 bulan di USD 1.348,08 per ounce pada 7 Juni.
Sedangkan harga emas berjangka AS menetap 0,1 persen lebih tinggi pada USD 1.328,50 per ounce.
Kekhawatiran investor sedikit mereda terkait ancaman perang dagang antara AS dengan Meksiko setelah AS membatalkan rencana mengenakan tarif impor pada barang-barang Meksiko. best profit

Investor pun juga berharap bahwa Presiden AS Donald Trump juga akan melakukan hal yang sama dengan China. Presiden Trump akan bertemu dengan Presiden China Xi Jingping di KTT Kelompok 20 pada 28-29 Juni.

"Orang-orang berpikir akan ada semacam resolusi pada akhir bulan ini mengenai perang tarif ketika Presiden Trump bertemu dengan Xi," kata Michael Matousek, analis US Global Investors.

Perselisihan perdagangan antara Beijing dan Washington telah menggulingkan di pasar sejak lebih dari setahun yang lalu dan menimbulkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Hal ini tentu saja mendorong bank sentral di seluruh dunia untuk mempertahankan suku bunga. best profit

"Retorika seputar penurunan suku bunga Fed melemahkan dolar AS yang yang akan membantu mendorong harga emas," kata Matousek.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas turun lebih dari 1 persen dan tergelincir dari level tertinggi 14 bulan, setelah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan penerapan tarif perdagangan di Meksiko mendorong sentimen risiko dan mengangkat dolar AS dari posisi terendah baru-baru ini.

Dilansir dari Reuters, Selasa (11/6/2019), harga emas di pasar spot turun 1,1 persen menjadi USD 1.326,13 per ounce. Harga emas telah menembus USD 1.348,08 per ounce di sesi sebelumnya, tertinggi sejak April tahun lalu. best profit

Harga emas berjangka AS terkikis 1,2 persen menjadi USD 1.329,3 per ounce.

"Ekuitas global menguat di seluruh papan dan kami melihat likuidasi pada permintaan safe haven," kata Phillip Streible, Ahli Strategi Komoditas di RJO Futures. "Emas berjangka turun dan indeks dolar menguat dan harga emas dibebani dengan tarif Meksiko."

AS dan Meksiko mencapai kesepakatan pada hari Jumat, mencegah kemungkinan perang tarif, setelah Meksiko setuju untuk bekerja sama dalam mengekang aliran migran ilegal Amerika Tengah.  best profit

Pasar di seluruh dunia dengan cepat menyambut kesepakatan itu, dengan indeks saham MSCI di seluruh dunia naik lebih dari 1 persen, dan Wall Street memulai minggu dengan baik. Indeks dolar AS juga naik, setelah turun ke level terendah dua setengah bulan di sesi sebelumnya.

"Sikap pedagang dan investor lebih optimistis untuk memulai perdagangan minggu ini setelah AS dan Meksiko mencapai kesepakatan pada Jumat," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco dalam sebuah catatan.

"Namun, kemajuan negosiasi di perang perdagangan AS-China tetap sulit ditebak di tengah tidak ada tanda-tanda bahwa dua ekonomi terbesar dunia tersebut mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang."

Harga emas masih didukung di atas level teknis utama karena investor melihat probabilitas tinggi bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah akan mendorong harga emas. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, 10 June 2019

Best Profit | Harga Emas Terjungkal dari Level Tertinggi 14 Bulan, Gara-Gara Apa?

Best Profit (11/6) - Harga emas turun lebih dari 1 persen pada hari Senin (Selasa pagi WIB), tergelincir dari level tertinggi 14 bulan, setelah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan penerapan tarif perdagangan di Meksiko mendorong sentimen risiko dan mengangkat dolar AS dari posisi terendah baru-baru ini.

Dilansir dari Reuters, Selasa (11/6/2019), harga emas di pasar spot turun 1,1 persen menjadi USD 1.326,13 per ounce. Harga emas telah menembus USD 1.348,08 per ounce di sesi sebelumnya, tertinggi sejak April tahun lalu.

Harga emas berjangka AS terkikis 1,2 persen menjadi USD 1.329,3 per ounce. best profit

"Ekuitas global menguat di seluruh papan dan kami melihat likuidasi pada permintaan safe haven," kata Phillip Streible, Ahli Strategi Komoditas di RJO Futures. "Emas berjangka turun dan indeks dolar menguat dan harga emas dibebani dengan tarif Meksiko."

AS dan Meksiko mencapai kesepakatan pada hari Jumat, mencegah kemungkinan perang tarif, setelah Meksiko setuju untuk bekerja sama dalam mengekang aliran migran ilegal Amerika Tengah.

Pasar di seluruh dunia dengan cepat menyambut kesepakatan itu, dengan indeks saham MSCI di seluruh dunia naik lebih dari 1 persen, dan Wall Street memulai minggu dengan baik. Indeks dolar AS juga naik, setelah turun ke level terendah dua setengah bulan di sesi sebelumnya. best profit

"Sikap pedagang dan investor lebih optimistis untuk memulai perdagangan minggu ini setelah AS dan Meksiko mencapai kesepakatan pada Jumat," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco dalam sebuah catatan.

"Namun, kemajuan negosiasi di perang perdagangan AS-China tetap sulit ditebak di tengah tidak ada tanda-tanda bahwa dua ekonomi terbesar dunia tersebut mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang." best profit

Harga emas masih didukung di atas level teknis utama karena investor melihat probabilitas tinggi bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah akan mendorong harga emas.

Tak hanya harga emas, harga platinum turun 0,7 persen menjadi USD 800,5 per ounce, sedangkan perak turun 1,6 persen menjadi USD 14,76 per ounce.

Harga emas melonjak 1 persen terangkat ke level tertingginya pada April 2018. Kenaikan harga logam mulia dipicu pertumbuhan data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang melambat mendorong Dolar melemah, disebabkan harapan jika Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada tahun ini.   best profit

Harga emas juga terdorong kekhawatiran bahwa perang perdagangan AS dengan Meksiko dan China akan memperlambat ekonomi global.

Melansir laman Reuters, Sabtu (8/6/2019), harga logam mulia naik lebih dari 2,5 persen pada minggu ini. Harga emas di pasar spot 0,4 persen lebih tinggi menjadi USD 1.339,97 per ounce, setelah sebelumnya mencapai tertinggi USD 1.348,08. Adapun harga emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi USD 1.346,10 ounce

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, pertumbuhan pekerjaan melambat tajam pada bulan Mei dan upah naik kurang dari harapan.   best profit

"Jumlah pekerjaan di AS lebih lemah dari yang diharapkan dan itu mendorong pasar emas melaju. Itu memberi bulls teknis momentum, "kata Jim Wyckoff, Analis Senior Kitco.

Para trader bertaruh jika Fed akan mulai menurunkan suku bunga segera setelah Juli dan dua kali lagi sebelum akhir tahun.

Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan harga emas dengan mengurangi peluang bagi invesatasi lain dan melemahkan dolar, yang tergelincir ke level terendah dalam 2-1 / 2 bulan setelah data pekerjaan AS keluar. best profit

Sumber : Liputan6

Sunday, 9 June 2019

Best Profit | Harapan The Fed Pangkas Suku Bunga Bawa Wall Street Menguat

Best Profit (10/6) - Wall Street atau Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat dipicu laporan pertumbuhan pekerjaan AS yang melambat mendorong harapan Federal Reserve akan menurunkan suku bunganya. Sementara optimisme tentang potensi kemajuan sengketa perdagangan AS dengan China dan Meksiko justru menambah risiko.

Melansir laman Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 263,28 poin, atau 1,02 persen menjadi 25.983,94, S&P 500 naik 29,85 poin, atau 1,05 persen menjadi 2,873,34 dan Nasdaq Composite menambahkan 126,55 poin, atau 1,66 persen menjadi 7,742.10. best profit

Bursa AS kali ini dipengaruhi investor yang bertaruh bahwa pelemahan pasar tenaga kerja akan memberi The Fed alasan untuk memberi ekonomi lebih banyak dukungan. Ini akan mendorong indeks S&P 500 dan Dow mencapai keuntungan mingguan terbesarnya sejak akhir November, tepat sebelum aksi jual besar-besaran terjadi di akhir tahun.

Laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan nonfarm payrolls meningkat 75.000 pekerjaan pada bulan lalu, jauh lebih kecil dari prediksi ekonom sebesar 185.000 dalam jajak pendapat Reuters. Ini menunjukkan hilangnya momentum dalam kegiatan ekonomi menyebar ke pasar tenaga kerja. best profit

Akibatnya, pedagang menaikkan taruhan untuk penurunan suku bunga di bulan Juli diikuti oleh dua penurunan suku bunga lagi di akhir tahun.

"Laporan pekerjaan menunjukkan ada beberapa kelemahan tetapi ekonomi tetap relatif kuat pada saat ini," kata Peter Jankovskis, co-chief investment officer OakBrook Investments LLC di Lisle, Illinois.
Investor menempatkan data pekerjaan yang melemah memungkinkan tindakan Fed lebih tepat waktu. Investor tampaknya memberi bobot lebih pada kebijakan Fed daripada data ekonomi. best profit

"Saat ini pasar bersedia menerima pertumbuhan yang mengecewakan dalam pertukaran untuk prospek tingkat suku bunga yang lebih rendah," kata Jack Ablin, Kepala Investasi Cresset Capital Management di Chicago.

Hal yang Juga menambah antusiasme investor pada hari Jumat adalah pemberitahuan dari pejabat AS yang memberi eksportir China waktu dua minggu lagi untuk memasukkan produknya ke Amerika Serikat sebelum kebijakan kenaikan tarif berlaku. Para pemimpin AS dan Cina diperkirakan akan bertemu pada akhir Juni di pertemuan G20.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan masih ada "peluang bagus" dari kesepakatan perdagangan AS-Meksiko. Namun jika kedua negara gagal membuat kesepakatan, ia berencana untuk mengenakan tarif 5 persen pada impor Meksiko, mulai Senin. best profit

Sumber-sumber Meksiko mengatakan kepada Reuters Jumat malam bahwa para perunding sedang berjuang untuk mencapai kesepakatan atas permintaan AS agar Meksiko menerima lebih banyak pencari suaka.
"Pemangkasan suku bunga sedang dilakukan penetapan harga ke pasar, tetapi untuk naik lebih tinggi Anda perlu mendapatkan kemajuan di bidang perdagangan karena dalam jangka panjang itu adalah masalah yang lebih besar untuk pasar," kata Larry Adam, Kepala Investasi  Raymond James di Baltimore, Maryland.

Adapun saham yang menguat dalam indeks S&P adalah Microsoft Corp, Apple Inc dan Amazon.com. 
Saham teknologi, di antara yang paling terpukul akibat meningkatnya ketegangan perdagangan baru-baru ini, naik 2 persen dan memberikan dorongan terbesar pada 11 sektor utama S&P 500. best profit

Pembuat chip, yang mendapatkan sebagian besar pendapatan mereka dari China, juga naik, dengan indeks chip Philadelphia naik 1,2 persen. Namun, industri yang sensitif terhadap tarif sedikit berkinerja buruk dengan kenaikan 0,9 persen.

Saham bank yang sensitif terhadap tingkat suku bunga turun 0,98 persen. Satu-satunya sektor dalam indeks utama S&P yang memerah adalah indeks keuangan yang, turun 0,19 persen.

Di bursa AS kali ini, 6,48 miliar saham berpindah tangan dibandingkan dengan rata-rata 7,04 miliar untuk 20 sesi terakhir. best profit

Sumber : Liputan6

Thursday, 6 June 2019

Best Profit | Harapan Kesepakatan Dagang AS-Meksiko Bikin Harga Minyak Naik 2 Persen

Best Profit (7/6) – Harga minyak melonjak lebih dari dua persen, dan berbalik arah usai turun ke posisi terendah dalam lima bulan.

Hal ini menyusul laporan kalau Amerika Serikat (AS) dapat menunda pemberlakukan tarif produk di Meksiko.

Harga minyak Brent naik USD 1,04 atau 1,7 persen ke posisi USD 61,67 per barel. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 91 sen atau 1,8 persen ke posisi USD 52,59 per barel. Harga minyak acuan ini reli lebih dari dua persen usai perdagangan. best profit

Harga minyak menguat mengikuti pergerakan bursa saham AS atau wall street yang positif. Ini setelah Bloomberg melaporkan kalau AS mempertimbangkan penundaan tarif produk Meksiko seiring berlanjutnya negosiasi.

“Ada pembicaraan sekarang AS mungkin tidak mengenakan tarif produk Meksiko, dan itu mendorong bursa saham AS menguat,” ujar Direktur EMI DTN, Dominick Chirichella seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (7/6/2019). best profit
 
Harga minyak cenderung mendatar sebagian besar sesi perdagangan. Ini karena sinyal perlambatan ekonomi global dan kekhawatiran pertumbuhan pasokan minyak mentah AS.


Pada Rabu waktu setempat, harga minyak Brent dan WTI mencapai level terendah sejak pertengahan Januari yang masing-masing di kisaran USD 59,45 dan USD 50,60.

Hal itu karena produksi minyak mentah AS mencapai rekor tertinggi baru, demikian juga stok yang mencapai rekor tertinggi sejak Juli 2017. best profit

Harga minyak Brent dan WTI berada di zona negatif setelah merosot lebih dari 20 persen pada puncak tertinggi yang dicapai pada akhir April.

Tanda-tanda perlambatan kegiatan ekonomi global telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Ini dipicu ketegangan perdagangan antara AS dan China, dua konsumen terbesar dunia.

Presiden AS Donald Trump menyatakan, dirinya akan memutuskan tarif China lebih banyak pada akhir Juni. Ini mengikuti ancaman untuk mengenakan tarif pada setidaknya barang senilai USD 300 miliar dari barang-barang China.

Harga minyak menguat dalam lima bulan pertama 2019 ke level tertinggi hampir USD 75 per barel. Ini didukung pembatasan pasokan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa sekutu termasuk Rusia. Pasokan juga telah dibatasi oleh sanksi AS terhadap ekspor minyak dari Iran dan Venezuela. best profit

Anggota OPEC dan produsen minyak lainnya akan membahas apakah akan memperpanjang pembatasan pasokan minyak  pada akhir Juni. Presiden Rusia Vladimir Putin menuturkan, Rusia memiliki perbedaan dengan OPEC atas apa yang merupakan harga yang adil untuk minyak.

Namun, Rusia akan mengambil keputusan bersama dengan rekan-rekan OPEC mengenai hasil pada pertemuan kebijakan dalam beberapa minggu mendatang.

Sebelumnya, harga minyak mentah turun pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan harga minyak ini karena secara tak terduga persediaan minyak AS melonjak sehingga menambah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Mengutip Reuters, Kamis, 6 Juni 2019, harga minyak berjangka Brent ditutup turun USD 1,34 atau 2,2 persen menjadi USD 60,63 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate crude futures (WTI) berakhir turun USD 1,80 atau 3,4 persen menjadi USD 51,68 per barel. best profit

Dalam perdagangan, harga minyak WTI sempat menyentuh level terendah di USD 50,60 per barel, terendah sejak 14 Januari.

The Energy Information Administration mengeluarkan data bahwa stok minyak mentah AS, minyak olahan atau Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan pada minggu lalu.

Persediaan minyak mentah naik 6,8 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis yang akan ada penarikan 849 ribu barel. Persediaan minyak mentah ini menuju ke level tertinggi sejak Juli 2017 dan sekitar 6 persen di atas rata-rata lima tahun. best profit

“Data inventaris ini secara menyeluruh membuat laporan yang sangat bearish untuk harga minyak,” kata John Kilduff analis dari Again Capital.

Lonjakan impor dan peningkatan produksi dalam negeri mendorong persediaan. Impor minyak mentah AS naik minggu lalu sebesar 1,1 juta barel per hari. Sementara produksi minyak mentah as menambah 100 ribu bph ke puncak baru di 12,4 juta bph. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, 5 June 2019

Best Profit | Harga Minyak Merosot karena Persediaan di AS Melonjak

Best Profit (6/6) - Harga minyak mentah turun pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan harga minyak ini karena secara tak terduga persediaan minyak AS melonjak sehingga menambah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Mengutip Reuters, Kamis (6/6/2019), harga minyak berjangka Brent ditutup turun USD 1,34 atau 2,2 persen menjadi USD 60,63 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate crude futures (WTI) berakhir turun USD 1,80 atau 3,4 persen menjadi USD 51,68 per barel.

Dalam perdagangan, harga minyak WTI sempat menyentuh level terendah di USD 50,60 per barel, terendah sejak 14 Januari. best profit

The Energy Information Administration mengeluarkan data bahwa stok minyak mentah AS, minyak olahan atau Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan pada minggu lalu.

Persediaan minyak mentah naik 6,8 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis yang akan ada penarikan 849 ribu barel. Persediaan minyak mentah ini menuju ke level tertinggi sejak Juli 2017 dan sekitar 6 persen di atas rata-rata lima tahun.

"Data inventaris ini secara menyeluruh membuat laporan yang sangat bearish untuk harga minyak," kata John Kilduff analis dari Again Capital. best profit

Lonjakan impor dan peningkatan produksi dalam negeri mendorong persediaan. Impor minyak mentah AS naik minggu lalu sebesar 1,1 juta barel per hari. Sementara produksi minyak mentah as menambah 100 ribu bph ke puncak baru di 12,4 juta bph.

Pada perdagangan kemarin, harga minyak menguat lebih dari satu persen. Penguatan harga minyak terjadi usai reli pasar saham global mendorong harga minyak Brent ke level terendah dalam empat bulan pada awal sesi. best profit

Wall street menguat hampir dua persen atas permintaan China untuk berdialog dengan AS untuk menyelesaikan perang dagang.

Ditambah komentar dari ketua the Federal Reserve atau bank sentral AS Jerome Powell mendorong harapan penurunan suku bunga.

Harga minyak Brent naik 69 sen atau 1,1 persen ke posisi USD 61,97 per barel. Harga minyak tersebut turun ke USD 60,21 pada awal sesi, dan merupakan level terendah sejak 29 Januari. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 23 sen atau 0,4 persen menjadi USD 53,48. best profit

Harga minyak memangkas kenaikan tajam dengan harga minyak berjangka WTI berubah negatif dalam sesi perdagangan. Hal ini terjadi usai persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik 3,5 juta barel pada pekan lalu menjadi 478 juta.

Diperkirakan pasokan lebih besar untuk bensin dan bahan bakar distilasi, berdasarkan data American Petroleum Institute (API). best profit

Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan penarikan minyak mentah 800 ribu barel jelang laporan minyak mingguan dari the US Energy Information Administration (EIA).

"Tidak ada kekurangan persediaan minyak mentah. Kecuali kita melihat penurunan persediaan secara keseluruhan, harga minyak mentah dan produksi akan tetap di bawah tekanan,"ujar Presiden Lipow Oil Associates, Andrew Lipow, seperti dikutip dari laman Reuters. best profit

Sumber : Liputan6

best profit

Tuesday, 4 June 2019

Best Profit | Wall Street Perkasa, Harga Emas Naik Terbatas

Best Profit (5/6) - Harga emas berjangka menguat terbatas seiring bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street yang melonjak.

Harga emas cenderung menguat pada pekan ini. Penguatan harga emas terbesar didorong ketegangan antara AS dan negara lainnya terkait tarif. Di sisi lain ada harapan suku bunga akan rendah dah mendorong imbal hasil obligas turun tajam.

Harga emas untuk pengiriman Agustus di divisi Comex naik 80 sen atau hampir 0,1 persen ke posisi USD 1.328,70 per ounce.  Harga emas ini tertinggi sejak 25 Februari. best profit

Harga perak untuk pengiriman Juli naik 2,9 sen atau 0,2 persen ke posisi USD 14.769 per ounce usai naik 1,2 persen pada awal pekan ini.

Bursa saham AS atau wall street menguat pada perdagangan saham Selasa. Akan tetapi, investor dibayangi kebijakan negosiasi perdagangan da data manufaktur AS pada Mei yang cenderung melambat dalam 2,5 tahun.

Pada Selasa, Chairman The Federal Reserve atau bank sentral AS Jerome Powell menuturkan, suku bunga dapat dipangkas jika ketegangan perang dagang dapat menekan prospek ekonomi global. best profit

Ia juga menuturkan, the Federal Reserve tidak ketahui bagaimana dan kapan isu perdagangan ini akan diselesaikan.

Analis Senior Oanda, Craig Erlam menuturkan, dolar AS pun berbalik arah ke posisi melemah seiring pelaku pasar merespons pernyataan Powell. Indeks dolar AS pun cenderung mendatar di kisaran 97,16.

"Ada reaksi terhadap komentar Powell, tetapi mereka sulit untuk menyimpulkan sehingga membuat dolar AS melemah dan emas berjuang untuk dipegang. Pandangan pada Juni kalau terbuka kemungkinan pemangkasan suku bunga tetapi sepertinya tidak, komentar Powell belum berubah. Masih ada sentimen pengaruhi lainnya seperti laporan data tenaga kerja," ujar Erlam. best profit

Pada awal pekan ini, indeks saham Nasdaq berada di zona negatif. Indeks saham Nasdaq susut 10 persen dari level tertinggi. Hal itu juga berpengaruhi terhadap emas dan imbal hasil obligasi pemerintah. Akan tetapi, indeks saham Nasdaq kembali pulih pada perdagangan Selasa.

Analis Capital Economics prediksi, bursa saham akan cenderung melemah pada 2019. Indeks saham S&P 500 akan sentuh 2.300. Angka ini lebih rendah 17 persen.

"Dengan hal ini, kami prediksi harga emas akan sentuh USD 1.400 per ounce," ujar Ekonom Capital Economics, Simona. best profit

Ketegangan perang dagang antara AS-China dan prediksi perlambatan ekonomi global ditambah keuntungan korporasi rendah mendorong investo mencari portofolio aset investasi yang aman, salah satunya emas.
Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun susut ke level terendah dalam 21 bulan. Harga emas berada di atas level USD 1.300 menjadi sinyal penguatan dalam jangka pendek untuk aset.
"Target berikutnya untuk level resistance di kisaran USD 1.350-USD 1.370,” ujar Analis ActivTraders, Carlo Alberto De Casa. best profit

Sumber : Liputan6

best profit

Monday, 3 June 2019

Best Profit | Harga Minyak Turun karena Perselisihan AS dengan Meksiko

Best Profit (3/6) – Harga minyak turun pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Penurunan perdagangan harga minyak ini karena investor tengah fokus pada perselisihan antara AS dengan Meksiko yang diperkirakan akan melemahkan permintaan akan minyak.

Mengutip Reuters, Selasa (4/6/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada USD 61,28 per barel, kehilangan 71 sen, atau 1,2 persen. Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir turun 25 sen atau 0,5 persen menjadi USD 53,25 per barel. best profit

Meksiko mengatakan akan menolak gagasan AS mengenai pengiriman pencari suaka dari Amerika Tengah ke negara tersebut. Pemerintah AS di bawah DOnald Trump pada pekan ini akan melakukan pembicaraan mengenai hal tersebut.

Donald Trump sendiri pernah mengatakan bahwa jika Meksiko tak sepakat dengan ide pengiriman pencari suaka tersebut maka AS akan mengetakan tarif yang tinggi. best profit

Kemungkinan perang tarif antara AS dengan Meksiko akan berlarut-larut sepert yang terjadi antara AS dengan China. Hal ini entu saja akan sangat berpengaruh kepada harga minyak.

“Fokus telah bergeser dari penawaran ke sisi permintaan karena perjanjian perdagangan AS-Cina telah terbukti sulit dipahami dan karena kekhawatiran mengenai dampak perang tarif terhadap pertumbuhan ekonomi global kini telah bergeser ke Meksiko,” kata Jim Ritterbusch analis dari Ritterbusch and Associates. best profit

Analis melanjutkan, pelemahan di pasar saham yang kadang mengikuti harga minyak mentah, memperburuk kerugian di masa depan.

Namun, komentar dari Arab Saudi sebagai pemimmpin de faktor OPEC bahwa negara di bawah organisasi eksportir minyak dan beberapa negara sekutu akan terus mengendalikan produksi untuk menjaga stabilitas harga minyak membantu mengurangi angka penurunan harga minyak.

“Kami akan melakukan apa yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar setelah Juni. Bagi saya, itu berarti menarik inventaris dari level yang sekarang tinggi,” jelas Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. best profit

Meksiko mengatakan akan menolak gagasan AS mengenai pengiriman pencari suaka dari Amerika Tengah ke negara tersebut. Pemerintah AS di bawah DOnald Trump pada pekan ini akan melakukan pembicaraan mengenai hal tersebut.

Sumber : Liputan6

Sunday, 2 June 2019

Best Profit | Wall Street Anjlok Usai Trump Bakal Kenakan Tarif Produk Meksiko

Best Profit (3/6) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street anjlok dengan indeks saham S&P 500 bukukan penurunan terbesar sejak 2010.

Hal ini dipicu Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengenakan tarif impor barang Meksiko.
Ini mendorong kekhawatiran perang dagang terjadi di berbagai bidang sehingga dapat menyebabkan resesi. best profit

Pada penutupan perdagangan saham Jumat (Sabtu pagi WIB), indeks saham Dow Jones merosot 354,84 poin atau 1,41 persen ke posisi 24.815,04.
Indeks saham S&P 500 turun 36,8 poin atau 1,32 persen ke posisi 2.752,06. Indeks saham Nasdaq tergelincir 114,57 poin atau 1,51 persen ke posisi 7.453,15.

Baik indeks saham S&P 500 dan Nasdaq ditutup di bawah rata-rata 200 harian untuk pertama kali sejak 8 Maret. Selama sepekan, indeks saham Dow Jones susut 3,01 persen, indeks saham S&P 500 melemah 2,62 persen, dan indeks saham Nasdaq tersungkur2,41 persen. best profit

Penurunan indeks saham selama sepekan ini merupakan penurunan mingguan terpanjang sejak 2011. Sedangkan selama sebulan, indeks saham Dow Jones merosot 6,69 persen, indeks saham S&P 500 melemah 6,58 persen, dan indeks saham Nasdaq susut 7,93 persen.

Sentimen perang dagang membayangi laju wall street. Kali ini bukan ketegangan negosiasi perang dagang antara China dan AS. Akan tetapi, secara mengejutkan, pemerintah AS akan kenaikan tarif impor produk Meksiko sebesar lima persen sejak 10 Juni.

Kenaikan tarif ini dilakukan bertahap hingga menjadi 25 persen. Pengenaan tarif dilakukan hingga imigrasi ilegal di perbatasan selatan dapat dihentikan. Rencana penerapan tarif tersebut diumumkan oleh Trump lewat akun media sosial twitter pada Kamis waktu setempat. best profit

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menanggapi hal tersebut untuk mendesak Trump mundurkan ancamannya.

"Ini menerapkan tarif perdagangan untuk masalah keamanan nasional dan itu berbeda. Masalahnya dan sekarang negara mana yang tidak rentan terhadap tarif atau masalah keamanan politik, diplomatik atau nasional yang sekarang tidak termasuk ancaman tarif untuk diselesaikan. Jadi, jika Anda seorang investor, ini adalah dunia yang sangat berbeda," ujar Head of Barings Invesment Institute, Christopher Smart, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (1/6/2019).

Investor semakin khawatir tentang memburuknya negosiasi perdagangan antara AS dan China, serta mencari tempat aman dalam obligasi pemerintah.

Adapun sektor saham teknologi dan energi telah menjadi sektor paling terpukul di wall street sejak 3 Mei ketika Trump meningkatkan ancaman tarif dengan pemerintahan China. best profit

Imbal hasil obligasi AS jatuh ke posisi terendah. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun menjadi 2,128 persen, terendah sejak September 2017.

Kurva imbal hasil, yang diukur dalam kesenjangan antara imbal hasil obligasi tiga bulan dan 10 tahun tetap sangat terbalik. Sejumlah investor melihat ini sebagai tanda resesi kemungkinan dalam satu hingga dua tahun.
Dari 11 sektor saham di indeks saham S&P, hanya sektor saham utilitas, properti yang berada di zona positif. Sedangkan delapan sektor saham lainnya turun lebih dari satu persen.

Saham produsen mobil AS juga tertekan. Saham General Motors Co turun 4,25 persen dan Ford Motor susut 2,26 persen sehingga mendorong sektor saham consumer discretionary melemah 1,44 persen. best profit

Menambah sentimen negatif, Pemerintahan China juga memperingatkan pihaknya akan mengungkap daftar sasaran perusahaan asing "tidak dapat diandalkan" yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini bagian rentetan pembalasan tarif atas barang-barang impor AS.

Selain itu, data menunjukkan harga konsumen AS meningkat pada April, dan termasuk tertinggi dalam 15 bulan.

Di antara saham lainnya, saham GAP Inc anjlok 9,32 persen karena alami kinerja terburuk di indeks saham S&P 500 setelah memangkas perkiraan laba pada 2019. Saham Constellation Brand melemah 5,79 persen.
Volume perdagangan saham tercatat 7,75 miliar saham di wall street. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata selama 20 hari perdagangan di kisaran 7,01 miliar saham. best profit

Sumber : Liputan6

best profit