PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Monday, 29 October 2018

Best Profit | Harga Emas Melemah Karena Koreksi Normal

Best Profit (30/10) - Harga emas turun sedikit pada awal sesi perdagangan Amerika Serikat pada hari Senin kemarin, karena tarikan koreksi yang normal terhadap kenaikan harga yang menyentuh ketinggian selama lebih dari tiga bulan pada hari Jumat minggu lalu.

Menguatnya indeks dolar AS memulai minggu perdagangan yang baru juga menekan kenaikan di pasar metal berharga.

Emas berjangka bulan Desember terakhir turun $3.50 per ons pada $1,232.30. Perak Comex bulan Desember terakhir naik $0.015 pada $14.72 per ons.

Pasar saham global bercampur dan kebanyakan menguat semalam. Indeks saham AS mengarah ke posisi yang lebih tinggi pada pembukaan sesi perdagangan New York. Indeks saham Eropa kebanyakan juga naik, menyusul berita-berita bahwa agen peringkat global S&P pada hari Jumat tidak menurunkan peringkat hutang Itali. Pasar saham Cina terpukul lebih jauh pada hari Senin ditengah kekuatiran para investor atas negara dengan ekonomi nomor dua terbesar di dunia. Best Profit

Indeks saham AS pada hari Jumat minggu lalu jatuh ke kerendahan selama enam bulan sebelum membukukan “rebound” pada hari Senin kemarin. Volatilitas pasar saham yang mengarah turun dalam jangka pendek akan menguntungkan bagi emas yang “safe-haven”.

Setelah naik mencapai $1,235 emas relatif tenang di level $1,230. Nada yang positip yang melingkupi indeks saham global ini mengakibatkan naiknya minat terhadap resiko, yang pada gilirannya memukul permintaan terhadap “safe-haven” seperti metal berharga.

Secara tehnikal, kenaikan harga emas akan berhadapan dengan “resistan” pada $1,235, yang apabila tertembus akan menghadapi “resistan” berikutnya pada $1,243 dan akhirnya pada $1,255. Sebaliknya apabila turun, metal berharga ini akan menghadapi “support” pada $1,228 yang apabila tertembus akan menghadapi “support” berikutnya pada $1,222 dan akhirnya pada $1,215. Best Profit

Sumber : Vibiznews