PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Thursday, 29 September 2016

Bumi Tak Sendiran, Merkurius Ternyata Memiliki Aktivitas Tektonik | PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES (30/9) - Bumi sampai saat ini dikenal sebagai satu-satunya planet di Tata Surya yang memiliki aktivitas tektonik. Sementara planet lain hanya aktif secara geologis, tapi tak lebih dari itu.
Namun temuan terbaru dari para peneliti dari Smithsonian Institute memberikan informasi berbeda. Berdasarkan citra beresolusi tinggi dari pesawat luar angkasa NASA, Messenger, diketahui bahwa Merkurius ternyata masih aktif secara tektonik.
Hal itu didasarkan pada temuan sesar yang masih relatif muda di planet tersebut. Kondisi itu merupakan indikator kuat Merkurius masih menyusut sejalan dengan mendinginnya inti planet.
Sebab, banyak yang mengganggap permukaan Merkurius sudah mati sejak miliaran tahun lalu.
Messenger juga masih menangkap adanya tanda medan magnet. Informasi itu menjadi dasar untuk menandakan sebuah planet, setidaknya memiliki beberapa inti cair dan bisa disebut masih aktif.
Namun bukan berarti planet tersebut serta merta memiliki kondisi serupa Bumi. Mengutip informasi dari laman Engadget, Jumat (30/9/2016), tak ada lempeng teknonik yang bergerak di Merkurius, sehingga tak akan ditemukan benua atau kondisi mirip Bumi.
Merkurius sendiri merupakan planet yang posisinya berada dekat dengan Bumi dan Matahari. Hanya ukurannya lebih kecil jika dibandingkan Bumi. Karena itu, manusia di Bumi dapat sekilas melihat planet tersebut ketika transit di Matahari.
Sayangnya, manusia tak sampai dapat melihat dengan jelas seperti apa permukaan Merkurius. Saat peristiwa itu terjadi, manusia hanya menyaksikan planet tersebut dalam bentuk titk hitam kecil ketika 'menyeberangi' lingkaran cahaya Matahari.
(Dam/Isk)


Sumber : Liputan6

Wednesday, 28 September 2016

Minyak Berjangka Menguat Setelah OPEC Sepakat Untuk Batasi Produksi | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (29/9) – Minyak berjangka settle lebih tinggi pada hari Rabu, menyentuh level tertinggi dalam tiga minggu, menyusul berita bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak telah sepakat tentang perlunya pembatasan produksi minyak mentah.
Anggota kelompok minyak sedang mempertimbangkan batas produksi antara 32,5 juta dan 33 juta barel per hari, menurut The Wall Street Journal yang mengutip dari sumber. Dalam laporan minyak yang dirilis pada bulan September, OPEC, mematok produksi minyak saat ini di 33.24 juta barel per hari.
Sementara itu, penurunan mingguan keempat beruntun tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS, juga membantu untuk mendukung harga minyak.
Minyak mentah WTI untuk pengiriman November menambahkan $ 2,38, atau 5,3%, untuk menetap di $ 47,05 per barel di New York Mercantile Exchange. Penetapan tertinggi sejak 8 September, menurut data FactSet. Kontrak bulan November untuk minyak mentah Brent acuan global naik $ 2,72, atau 5,9%, ke $ 48,69 per barel di bursa ICE Futures London.
Anggota OPEC dan produsen minyak terbesar lainnya mengadakan diskusi pada hari Rabu di sela-sela forum energi di Aljazair terkait langkah-langkah untuk membantu menstabilkan pasar minyak.
Pasar memiliki keraguan bahwa kesepakatan produksi akan dicapai dalam pertemuan karena anggota OPEC Iran, Libya dan Nigeria semuanya telah berusaha untuk meningkatkan produksi, sementara Arab Saudi, dan non-OPEC Rusia telah memompa minyak menuju rekor atau mendekati tingkat rekor.
Sebuah komite akan dibentuk untuk mempelajari bagaimana melaksanakan pemotongan dan yang akan dilaporkan ke OPEC pada pertemuan resmi berikutnya di Wina pada tanggal 30 November, kata laporan WSJ.(frk)
Sumber: MarketWatch

Tuesday, 27 September 2016

Inggris Masih Jadi Duri Kerjasama Militer Uni Eropa | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (28/9) – Meskipun baru-baru ini memisahkan diri dari Uni Eropa, Inggris masih akan menentang setiap upaya aliansi itu untuk membentuk pasukan militernya sendiri, kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon, Selasa (27/9).
Kami akan terus menentang gagasan tentang militer Uni Eropa atau markas besar militer Uni Eropa yang hanya akan merusak NATO, kata Fallon dalam pertemuan Uni Eropa di Bratislava.
Komentar Fallon itu diberikan selagi negara-negara anggota Uni Eropa berusaha menuntaskan sebuah peta jalan baru bagi kerjasama militer aliansi beranggotakan 28 negara itu.
Perancis dan Jerman mendorong proposal itu, yang akan meliputi peningkatan pengeluaran pada misi-misi militer, meningkatkan partisipasi Uni Eropa dalam upaya pemelihaaraan perdamaian di seluruh dunia dan bekerja sama untuk memerangi serangan dunia maya.
Fallon mengatakan ia menentang gagasan militer Uni Eropa, tetapi tidak akan memveto rencana kerjasama militer itu karena apa yang disebutnya tidak ada mayoritas untuk mendukungnya.
Inggris telah lama menentang rencana tersebut karena khawatir akan pasukan Eropa yang kuat yang dikendalikan dari Brussels. Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen dan Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian menepis kekhawatiran Fallon itu dan mengatakan tidak ada rencana untuk membentuk militer Eropa.
Fallon mengatakan Inggris akan terus mendukung pertahanan Eropa melalui NATO, meskipunada rencana keluar dari Uni Eropa, dan mengatakan lebih banyak pasukan Inggris akan ditempatkan di Estonia dan Polandia tahun depan.
Sumber: voaindonesia

Monday, 26 September 2016

Volatilitas Emas Turun ke Level Terendah dalam 2 Tahun | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (27/9) – Emas kembali melemah seiring investor berhenti sejenak untuk menilai prospek kebijakan moneter setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga AS tidak berubah pekan lalu.
Volatilitas 60-hari untuk bullion jatuh pada hari Senin ke level terendah sejak Oktober 2014, sementara perdagangan agregat di futures berada 38 persen di bawah posisi normal untuk saat ini. Pedagang akan mencari petunjuk selanjutnya seiring Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi berbicara pada sesi tertutup dari anggota parlemen Jerman pada hari Rabu, sementara Ketua Fed Janet Yellen akan berbicara minggu ini sebelum U.S. House Financial Services Committee.
Emas berjangka membukukan kenaikan mingguan terbesar sejak Juni pekan lalu setelah gubernur bank sentral AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan September mereka. Perhatian investor sekaranf beralih ke pertemuan Fed Desember nanti, di mana para pedagang melihat peluang kenaikan suku bunga di lebih dari 50 persen.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,2 persen untuk menetap di level $ 1,344.10 per ounce pada pukul 1:44 waktu di New York Comex. Logam ini naik 2,4 persen pekan lalu.
Sebuah laporan dari U.S. Commodity Futures Trading Commission pada hari Jumat menunjukkan hedge fund mengurangi posisi net-long mereka sebesar 29.724 untuk kontrak dan opsi berjangka menjadi 219.134 dalam pekan yang berakhir 20 September, yang merupakan posisi terendah sejak Juni. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Sunday, 25 September 2016

Realisasi Tax Amnesty Tentukan Laju IHSG Pekan Ini | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (26/9) – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal variatif pada sepekan ke depan. Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh realisasi periode pertama dari program pengampunan pajak atau tax amnesty.
Analis PT Recapital Securities Kiswoyo Adie Joe mengatakan, realisasi tax amnesty menjadi penentu pergerakan IHSG.
“Sentimen global The Fed sudah selesai, memang menunggu faktor tax amnesty,” kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Kiswoyo menerangkan, realisasi tax amnesty khususnya repatriasi menentukan arah IHSG. Lantaran, aliran dana ini bisa masuk ke instrumen mana saja tak terkecuali pasar modal.
Berdasarkan data dashboard amnesty pajak Minggu malam pukul 18.40 WIB, jumlah harta yang telah dilaporkan mencapai Rp 1.770 triliun. Dari situ, sebanyak Rp 92,6 triliun merupakan repatriasi, Rp 1.198 triliun deklarasi dalam negeri, dan Rp 480 triliun deklarasi luar negeri.
“Target dana repatriasi Rp 1.000 triliun, kemarin Rp 100 triliun masih kurang,” ujar dia.
Pada pekan ini, Kiswoyo memperkirakan IHSG berada pada support 5.100 dan resistance 5.500.
Kiswoyo merekomendasikan saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
PT HD Capital memperkirakan IHSG akan menguat. Lantaran, beberapa pekan lalu investor terus-menerus melakukan aksi jual saham. HD Capital memprediksi IHSG mendekati level resistance 5.370.
Sumber : Liputan6

Thursday, 22 September 2016

Saingi Visa Cs, Bank BUMN Bikin Perusahaan Prinsipal Kartu Kredit | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (23/9) – Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) akan segera mendirikan perusahaan prinsipal kartu kredit untuk mengurangi ketergantungan jasa prinsipal asing, seperti Visa dan Mastercard. Kehadiran perusahaan prinsipal nasional ini diharapkan dapat menghemat biaya operasional perbankan pelat merah.
Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk, Rohan Hafas mengatakan, pembentukan perusahaan prinsipal kartu kredit tersebut merupakan proyek bersama bank-bank BUMN bersama PT Telkom Tbk. Bank pelat merah ini, antara lain Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).
“Himbara ingin bikin Visa (perusahaan prinsipal kartu kredit) sendiri. Jadi semacam Visa dalam negeri,” tegasnya saat acara Media Training Bank Mandiri di Belitung, Jumat (23/9/2016).
Menurut Rohan, langkah ini akan menghemat biaya operasional sangat signifikan, hingga mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya. Biaya operasional itu meliputi, pengelolaan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mengurangi pembayaran fee terhadap prinsipal asing.
“Penghematan dari pembentukan perusahaan prinsipal lokal ini sangat luar biasa besar, bisa triliunan rupiah. Buat Bank Mandiri, kalau biaya transaksi turun cukup besar, bisa saja suku bunga kredit diturunkan lagi,” jelas Rohan.
Ia menggambarkan betapa tergantungnya masyarakat Indonesia terhadap jasa perusahaan kartu kredit asing. Padahal setiap transaksi di Indonesia, sambungnya, perbankan nasional harus menyetor fee 1,5 persen ke prinsipal asing tersebut.
Misalnya, kata Rohan, masyarakat berbelanja pakai kartu kredit atau ATM Bank Mandiri logo Visa di Matahari Departement Store. Setiap transaksi tidak langsung pindah dari bank ke Matahari, tapi lewat Amerika Serikat (AS) atau Visa dulu karena dipungut fee 1,5 persen. Bayangkan transaksi belanja orang Indonesia yang sangat banyak.
“Makanya kalau bikin perusahaan prinsipal sendiri dari akun Bank Mandiri bisa langsung ke Matahari. Mungkin fee-nya (ke perusahaan prinsipal nasional) 0,25 persen. Itu kan penghematan yang luar biasa,” terangnya.
Meski tak menyebut investasi masing-masing perbankan, Rohan berharap, pembentukan perusahaan prinsipal kartu kredit domestik ini bisa segera terwujud. “Mudah-mudahan segera tahun ini,” tukasnya.

Wednesday, 21 September 2016

The Fed Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga AS di Desember | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (22/9) – Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Kamis dinihari tadi (22/09) tetapi memberikan sinyal kuat untuk pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun ini karena pasar tenaga kerja membaik lebih lanjut.
Ketua Fed Janet Yellen, berbicara setelah pernyataan kebijakan terbaru bank sentral, mengatakan pertumbuhan AS sedang terlihat kuat dan tingkat kenaikan akan diperlukan untuk menjaga perekonomian kuat dan memicu inflasi tinggi.
“Kami menilai bahwa kesempatan untuk peningkatan telah menguat tetapi memutuskan untuk saat ini menunggu,” kata Yellen dalam konferensi pers.“Perekonomian memiliki sedikit lebih banyak ruang untuk bergerak.”
Yellen mengatakan ia berharap satu tingkat meningkat tahun ini jika pasar kerja terus meningkat dan risiko baru yang besar tidak timbul.
The Fed mempertahankan suku bunga tetap dalam kisaran 0,25 persen hingga 0,50 persen, di mana telah menaikkan tarif pada bulan Desember untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.
Bank sentral telah muncul semakin terbagi atas urgensi menaikkan suku bunga. Pada hari Rabu, Presiden Fed Kansas City Esther George, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester dan Presiden Fed Boston Eric Rosengren berbeda pendapat tentang pernyataan kebijakan, dengan mengatakan mereka lebih memilih menaikkan suku bunga minggu ini.
Pada saat yang sama, para pembuat kebijakan memangkas jumlah kenaikan suku bunga yang mereka harapkan tahun ini untuk satu dari dua sebelumnya, menurut proyeksi median dari perkiraan dirilis dengan pernyataan itu. Tiga dari 17 pembuat kebijakan mengatakan suku bunga harus tetap stabil untuk sisa tahun ini.
The Fed juga memproyeksikan kenaikan kurang agresif suku bunga tahun depan dan tahun 2018, dan memangkas lagi perkiraan suku bunga menjadi 2,9 persen dari 3,0 persen.
Investor tampaknya tidak signifikan menggeser taruhan mereka pada waktu kenaikan suku bunga berikutnya. Harga Fed kontrak berjangka menyarankan investor terus melihat peluang hanya lebih baik dari bahkan mendaki pada pertemuan kebijakan bulan Desember, dan hampir tidak ada kesempatan peningkatan pada bulan November.
Desember lalu, The Fed mengisyaratkan bahwa empat tingkat kenaikan kemungkinan besar di tahun 2016, tapi diturunkan di Maret karena perlambatan pertumbuhan global, volatilitas pasar keuangan dan kekhawatiran tentang inflasi AS yang lemah.
Bank sentral muncul lebih percaya diri pada hari Rabu, mengatakan dalam pernyataannya bahwa risiko jangka pendek untuk prospek ekonomi “muncul kira-kira seimbang.” Itu berarti pembuat kebijakan berpikir ekonomi kemungkinan untuk mengungguli perkiraan.
Ekonomi tumbuh lambat pada kuartal kedua dan menambahkan pekerjaan lebih sedikit dari yang diharapkan pada bulan Agustus. Inflasi juga menunjukkan tanda-tanda campuran bulan lalu.
Keputusan The Fed, yang datang pada hari yang sama bahwa bank sentral Jepang menambahkan target suku bunga jangka panjang program pembelian aset besar-besaran di perbaikan kerangka kebijakan, secara luas diantisipasi oleh para ekonom.
Sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan probabilitas rata-rata kenaikan tingkat September adalah sekitar 25 persen. Hanya 6 persen dari mereka yang disurvei mengharapkan Fed untuk menaikkan suku bunga, dengan mayoritas percaya itu akan menunggu sampai Desember.
The Fed memiliki pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pada awal November dan pertengahan Desember. Ekonom percaya pembuat kebijakan akan menghindari kenaikan suku bunga pada bulan November sebagian karena pertemuan jatuh hanya beberapa hari sebelum pemilihan Presiden AS.
Sumber : Vibiznews

#bestprofit #best_profit #bestprofit_malang #bestprofit_futures

Tuesday, 20 September 2016

Presiden Filipina akan Bekerja Sama dengan Militer Amerika | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (21/9) - Penolakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte terhadap bantuan militer Amerika dalam patroli laut yang disengketakan dan dalam memerangi pemberontak Muslim kemungkinan hanyalah ledakan kemarahan, bukan perintah untuk menghentikan kerjasama, karena sebagian besar warga Filipina menyambut bantuan itu meskipun ada kenangan kurang menyenangkan dengan kolonialisme Amerika.
Duterte, presiden berusia 71 tahun yang dikenal dengan pernyataan-pernyataannya yang gegabah dan ketidakpercayaan pribadi terhadap Amerika, pekan lalu mengatakan tidak akan membiarkan pasukan asing membantu dengan patroli perairan yang disengketakan di dekat Laut Cina Selatan, mengabaikan kesepakatan yang dicapai oleh pendahulunya untuk memperoleh bantuan Amerika. China adalah pesaing yang juga mengklaim kawasan laut itu.
Presiden Filipina itu sehari sebelumnya meminta para penasihat militer Amerika untuk meninggalkan Mindanao, sebuah pulau di mana pasukan Filipina memerangi pemberontak Muslim. Tetapi Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay kemudian mengatakan Duterte tidak akan menarik diri dari perjanjian bantuan militer Amerika.
Para analis di Manila mengatakan Duterte mungkin saja berbicara prematur dalam kedua kasus itu.
Kedutaan Besar Amerika di Manila menyebut aliansi Amerika dengan Filipina di antara yang paling œabadi dan penting di Asia Pasifik. œKerja sama ini telah menjadi landasan stabilitas selama lebih dari 70 tahun, kata seorang juru bicara kedutaan melalui e-mail. œKerja sama ini dibangun dengan pengorbanan bersama bagi demokrasi dan hak asasi manusia serta hubungan sosial yang erat antar warga, tambahnya.
Kedutaan Amerika tidak bersedia mengomentari pernyataan Duterte pekan lalu tersebut.
Sumber: voaindonesia

Monday, 19 September 2016

Spekulasi OPEC Tahan Pasokan Bikin Harga Minyak Naik | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (20/9) – Harga minyak mentah naik 1 persen setelah Venezuela mengisyaratkan bahwa anggota OPEC dan produsen utama lainnya bisa menyetujui kesepakatan pembekuan pasokan. Pemicu lain, terjadinya bentrokan di Libya yang mengganggu upaya untuk memulai kembali ekspor minyak mentah dari pelabuhan utama.
Harga minyak juga didukung harga ekuitas yang lebih tinggi di Wall Street dan melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) yang membuat komoditas seperti minyak mentah, lebih terjangkau bagi pemegang euro dan mata uang lainnya.
Melansir laman Reuters, Selasa (20/9/2016), harga minyak mentah berjangka Brent naik 40 sen menjadi US$ 46,17 per barel dan sempat mencapai tertinggi US$ 46,93 sebelumnya.
Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 37 sen menjadi US$ 43,40, setelah sesi tinggi pada US$ 44,15 per barel.
Adapun harga bensin berjangka AS turun 1,6 persen menjadi US$ 1,4390 per galon.
Pekan lalu, Brent mencapai level terendah dalam dua minggu di posisi US$ 45,48 per barel dan WTI jatuh ke level terendah lima pekan dari posisi US$ 42,74 di tengah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan dengan pengiriman lebih dari Libya dan Nigeria.
Namun, bentrokan di Libya pada hari Minggu, menghentikan pemuatan kargo minyak pertama dari pelabuhan Ras Lanuf.
Harga minyak juga naik setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan pada hari Minggu bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen minyak utama lainnya hampir mencapai kesepakatan terkait stabilitas harga.
Produsen minyak akan bertemu di sela-sela sebuah konferensi industri di Aljazair pekan depan, untuk membicarakan berpotensi pembekuan produksi minyak, menjelang pertemuan kebijakan yang sangat penting OPEC pada bulan November.
Di masa lalu, para analis telah terus-menerus mengatakan kemungkinan kesepakatan OPEC sebagai eksportir terbesar akan menggenjot output. Adapun ekspor minyak mentah Saudi naik pada bulan Juli menjadi 7.622.000 barel per hari dari 7.456.000 barel per hari pada bulan Juni, data menunjukkan.
Namun, dengan munculnya adanya pertemuan di Aljazair beberapa pendapat mulai bergeser.
“Kami pikir ada jendela besar kesempatan untuk membekukan harga. Ini tidak hanya akan membantu menyeimbangkan pasar, tetapi juga merupakan win-win untuk OPEC dan Rusia, karena Iran tidak mungkin untuk menambah produksi tambahan pula untuk 6-12 bulan ke depan,” kata analis Natixis Deshpande Abhishek.
T. Boone Pickens, yang menjalankan BP Capital Management, memprediksi harga minyak akan berakhir di kisaran US$ 55- US$ 60 di tahun ini. Dia tidak melihat harga minyak akan naik menjadi US$ 100 karena cadangan AS.(Nrm/Ndw)

Sunday, 18 September 2016

Ledakan Bom di New Jersey Batalkan Acara Lomba Lari Untuk Amal | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (19/9) - Sebuah bom pipa meledak di tempat sampah di kota pantai di New Jersey hari Sabtu (17/9), memaksa pembatalan acara lomba lari untuk amal yang melibatkan ribuan pelari.
Dilaporkan tidak ada korban cedera, namun pihak berwenang di Seaside Park, New Jersey, telah membatalkan acara "Seaside Semper Five," lomba lari lima kilometer yang bertujuan mengumpulkan dana amal bagi personil militer AS. Acara itu diselenggarakan oleh anggota Korps Marinir Amerika.
FBI memimpin penyelidikan, namun para pejabat belum mengatakan apakah mereka yakin bahwa ledakan itu adalah tindakan terorisme. Pihak berwenang mengatakan tiga perangkat jenis bom-pipa terikat bersama ditemukan di dekat pantai. Hanya satu dari perangkat itu yang diyakini telah diledakkan.
Brad Cohen, agen khusus yang memimpin kantor FBI di Newark, New Jersey, mengatakan kepada para wartawan hari Sabtu, "Kami bekerja bersama-sama dengan mitra penegak hukum dari federal, negara bagian, dan pejabat setempat. Dan kami bekerja bersama-sama untuk melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mencari tahu pelaku yang bertanggung jawab."
Setelah ledakan itu, daerah tersebut kemudian diblokir. Penduduk di rumah-rumah di area itu dievakuasi. Kini pada warga telah diizinkan untuk pulang, tapi beberapa kawasan pantai terdekat masih ditutup.
Seorang lak-laki yang sedang berjalan di sepanjang pantai ketika ledakan itu terjadi mengatakan kepada stasiun berita lokal bahwa setelah mendengar ledakan ia berpikir, "ini seperti bencana untuk memulai lomba lari."
Para pejabat tidak mengatakan apakah lomba tersebut akan dijadwal ulang.


Sumber : VOA

Harga Minyak Mentah Akhir Pekan Merosot 2 Persen; Mingguan Anjlok 6 Persen | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (19/9) - Harga minyak mentah turun 2 persen pada akhir perdagangan akhir pekan Jumat dinihari karena pembengkakan  ekspor Iran memperkuat kekhawatiran kekenyangan global, sementara bensin rally pada kilang dan pipa padam.
Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate berakhir turun 88 sen, atau 2 persen, di $ 43,03 per barel, setelah jatuh ke $ 42,74, level intraday terendah sejak 11 Agustus. WTI merosot sekitar 6,2 persen minggu ini.
Harga minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan turun 72 sen, atau 1,6 persen, pada $ 45,87 per barel pada 02:37 ET (1837 GMT). Kontrak tersebut sebelumnya jatuh serendah $ 45,48 dan turun hampir 5 persen pada pekan ini.
Minyak merosot setelah sebuah sumber yang mengetahui jadwal tanker pemuatan Iran mengatakan produsen OPEC terbesar ketiga tersebut mengangkat ekspor minyak mentah ke lebih dari 2 juta barel per hari (bph) pada bulan Agustus, mendekati level pra-sanksi.
Banyak produksi segar Iran telah menemukan sebuah tempat di Asia dan Eropa. Impor minyak harian India dari Iran naik ke tertinggi dalam setidaknya 15 tahun pada bulan Agustus, menurut sumber-sumber perdagangan dan pengiriman data. Austria OMV mengatakan telah menerima pengiriman pengiriman tempat minyak mentah Iran di Italia, kargo pertama dari Iran sejak 2012. BESTPROFIT FUTURES
Iran dan gembong OPEC Arab Saudi telah meningkatkan ekspor meskipun pertemuan 26-28 September mendekat di Aljazair, di mana Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen utama lainnya membahas pembekuan produksi minyak. Sebagian besar pelaku pasar skeptis kesepakatan akan tercapai.
Jatuhnya pasar saham  AS dan dolar yang meningkat juga membebani minyak mentah berjangka dan komoditas industri lainnya dalam mata uang greenback.
Sedangkan Bensin naik 3 persen karena berita tentang pemadaman diperpanjang pada jalur bensin utama Colonial Pipeline dan di unit utama kilang Whiting, Indiana BP. Keuntungan untuk mengubah minyak mentah menjadi bensin mencapai tertinggi tiga bulan dan harga pompa untuk bahan bakar naik juga.
Rally bensin dipercepat setelah berita bahwa BP Plc berencana untuk menutup hingga 10 hari unit destilasi minyak mentah besar di kilang 413.500 barel per hari di Whiting, Indiana. Itu akan menambah penutupan unit retak kilang bensin memproduksi fluidic katalitik.
Ada juga tanda-tanda kembalinya produksi dari Nigeria dan Libya, dua negara yang ekspor minyak mentah telah terhambat oleh konflik dan kerusuhan.
Libya melanjutkan ekspor minyak dari beberapa pelabuhan utama dan telah mengangkat force majeure klausul kontrak terkait, Oil Corporation Nasional (NOC) mengatakan. Di Nigeria, ExxonMobil telah membuat persiapan untuk memuat kargo minyak mentah Qua Iboe pada akhir September, sumber perdagangan mengatakan, yang pertama sejak diberlakukan force majeure pada bulan Juli.
Juga pada hari Jumat, Baker Hughes melaporkan pengebor AS meningkatkan jumlah kilang yang beroperasi di bidang AS oleh 2 di minggu sebelumnya untuk total 416. Pada saat ini tahun lalu, pengebor memiliki 644 kilang di bidang AS. Jumlah kilang telah meningkat di 11 dari 12 minggu terakhir.
Tingkat produksi AS dipandang sebagai kunci untuk menyeimbangkan pasar sebagai sejak 2010 AS telah menyaksikan pertumbuhan yang lebih dalam produksi harian daripada berkat produsen utama lainnya dengan boom produksi minyak serpih tetapi tidak pernah mungkin untuk bergabung dengan upaya kelompok untuk mengontrol persediaan.
Analis UBS mengatakan dalam laporan pasar minyak terbaru mereka yang mereka harapkan Brent rata-rata $ 60 per barel tahun depan dan $ 70 pada tahun 2018. 


Sumber : Vibiznews

Thursday, 15 September 2016

Terlalu Cantik Bikin Halle Berry Alami Diskriminasi | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (16/9) - Saat ini, Halle Berry adalah salah satu aktris paling populer dan paling dicari di Hollywood. Wanita yang baru beranjak 50 tahun bulan Agustus kemarin ini juga sering disebut sebagai salah satu aktris tercantik di Hollywood.
Tak heran memang, Halle Berry mengawali karirnya di dunia hiburan dari dunia modeling dan kontes kecantikan. Tapi ternyata, parasnya yang cantik malah merupakan beban di awal karir ibu dua anak ini.
"Saya datang dari dunia kontes kecantikan dan modelling, dan langsung saja ketika mendengar hal itu, orang-orang langsung meremehkan saya sebagai aktris," jelasnya dalam wawancara untuk majalah W edisi Oktober mendatang.
Halle Berry awalnya terjun ke dunia modelling setelah lulus sekolah. Dia lalu berniat untuk berkarier di bidang jurnalistik, tapi seorang gurunya mendorongnya untuk mencoba dunia akting.

Setelah membintangi serial TV Living Dolls di tahun 1980-an, Halle Berry lalu mendapatkan peran pertamanya di film besutan sutradara legendaris, Spike Lee, yang berjudul Jungle Fever. Tapi, peran yang ia dapatkan bukanlah peran yang ia inginkan.
"Spike Lee ingin aku audisi untuk peran sebagai istrinya, dan aku cukup baik ketika melakukannya. Tapi lalu aku berkata pada Spike, 'Kamu tahu, aku benar-benar mengincar peran sebagai pemadat, bisakah kamu mengizinkanku untuk mencobanya?' Dan dia bilang, 'tidak, aku tidak bisa membayangkanmu sebagai seorang pemadat,'" jelas Halle Berry. Tapi lalu istri Oliver Martinez itu pergi ke kamar mandi dan membasuh semua riasan wajahnya, dan kembali untuk mencoba memerankan pemadat.
Halle Berry akhirnya mendapatkan peran itu, dan berkata hal itu adalah cara yang luar biasa untuk mengawali kariernya di dunia film.
Hal itulah yang menyalakan keinginan Halle Berry untuk mulai memerankan peran-peran yang tak terlalu cantik di Hollywood. Ini karena ia ingin menunjukkan bahwa karirnya bukanlah tentang parasnya.

Kejadian yang sama juga dialami Halle Berry saat dia audisi untuk film Monsters Ball, yang disutradai oleh sutradara kulit hitam ikonis, Lee Daniels.
"Dengan Monsters Ball, Lee Daniels bahkan tidak mau melihat audisiku. Dia bahkan benar-benar jijik membayangkan hal itu. Dia pikir itu tidak mungkin, dan pembelaanku kepadanya adalah, hanya karena seseorang memiliki paras tertentu, bukan berarti mereka tidak lantas tidak layak dipertimbangkan."
Lee Daniels akhirnya memberi Halle Berry kesempatan untuk membintangi filmnya tersebut. Perannya di Monsters Ball menjadikan Halle Berry sebagai aktris kulit hitam pertama yang pernah memenangkan Piala Oscar.


Sumber : Liputan6

Wall Street Naik Ditopang Saham Apple | PT BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (16/9) - Wall Street reli 1 persen pada penutupan perdagangan Kamis, didukung oleh kenaikan saham Apple 4 hari berturut-turut. Kenaikan harga minyak juga mendukung kenaikan Wall Street pada sesi perdagangan ini.
Apple (AAPL.O) naik sebanyak 3,4 persen, memberikan tiga indeks utama dorongan terbesar mereka, di berita jumlah pertama iPhone 7 Plus terjual habis secara global.
Data menunjukkan penjualan ritel dan aktivitas industri turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus. Laporan lainnya, yang menunjukkan perlambatan dalam pertumbuhan pekerjaan dan merosotnya aktivitas manufaktur bulanan, laebih lanjut meredam harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku pada pertemuan minggu depan.
"Hal-hal ini tidak menunjuk ke kebutuhan untuk Fed menaikkan suku bunga pada bulan September. Itu salah satu alasan Anda melihat rally hari ini," kata Jamie Cox, managing partner Harris Financial Group di Richmond, Virginia dikutip dari reuters, Jumat (16/9/2016). bestprofit futures
Itu kelima sesi volatil karena investor fokus pada komentar dari pembuat kebijakan dan indikator ekonomi untuk mencari petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga.
Pedagang menghilangkan anggapan akan ada kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed 20-21 September setelah ada kenaikan ekonomi.
Indeks energi .SPNY naik 1,09 persen karena harga minyak mentah meningkat. Chevron (CVX.N) naik 1,10 persen.
Dow Jones Industrial Average lompat 0,99 perssen ke level 18.212,48 pada akhir sesi perdagangan. Kemudian NAsdaq composit indesk pun naik 1,47 persen ke level 5.249. S&P reli 0,1 persen ke level 2.147,26.


Sumber : Liputan6

Wednesday, 14 September 2016

Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga AS Bayangi Wall Street

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (15/9) - Bursa Amerika Serikat (AS) melemah imbas dari kekhawatiran kenaikan suku bunga bank sentral AS atau the Federal Reserve dan harga minyak masih tertekan.

Spekulasi kapan kenaikan suku bunga AS selanjutnya telah menekan indeks saham utama di bursa AS. Meski harapan kenaikan suku bunga rendah pada pertemuan bank sentral AS 20-21 September namun tak mampu angkat indeks saham utama.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones melemah 0,18 persen ke level 18.034,77. Indeks saham S&P 500 tergelincir 0,06 persen menjadi 2.125,77. Indeks saham Nasdaq menguat 0,36 persen menjadi 5.173,77.

"Apa yang Anda lihat sedikit yang akan terjadi ketika bank sentral AS menaikkan suku bunga. Pelaku pasar mulai membuat perubahan portofolio mereka," ujar Chris Zaccarelli, Chief Investment Officer Cornerstone Financial Partners seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (15/9/2016).

Bursa AS dibayangi sentimen negatif tak mempengaruhi saham Apple. Saham Apple melonjak 3,6 persen, dan menyentuh level tertinggi pada 2016. Kapitalisasi pasar saham sentuh US$ 600 miliar, untuk pertama kali sejak April. Pelaku pasar berspekulasi kalau iPhone terbaru akan menopang penjualan yang jatuh.

Kenaikan saham Apple pun mendorong indeks saham S&P teknologi. Sektor saham teknologi naik 0,58 persen, sehingga menjadi sektor saham terkuat.

Harga minyak turun 2 persen juga menekan laju bursa saham. Hal itu lantaran kenaikan besar untuk produksi minyak AS. Indeks sektor saham energi S&P pun melemah 1,15 persen. Saham Exxon Mobil turun 0,72 persen, dan menjadi hambatan terbesar di indeks saham S&P 500.

Monsanto setuju dibeli oleh Bayer belum membantu angkat harga saham Monsanto. Harga saham monsanto hanya naik 0,62 persen ke level US$ 106,76 jauh di bawah tawaran US$ 128 per saham. Kenaikan tipis itu dinilai lantaran kekhawatiran persetujuan regulator.

Saham Vitae Pharmaceuticals naik lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 20,85 setelah Allergan mengatakan akan membeli perusahaan itu sekitar US$ 639 juta. Saham Allergan naik 1,78 persen.

Saham Ford melemah 1,94 persen setelah perseroan prediksi kinerja keuangan akan menurun pada 2017. Volume perdagangan saham sekitar 7 miliar saham di bursa AS. Angka ini di atas rata-rata selama 20 harian sekitar 6,5 miliar saham. (Ahm/ndw)


Sumber : Liputan6

Harga Minyak Sentuh Level Terendah dalam 2 Minggu

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (15/9) - Harga minyak dunia dekati level terendah dalam dua minggu seiring pelaku pasar fokus terhadap penurunan persediaan minyak pada pekan lalu, tapi produksi naik.

Pada perdagangan kemarin, harga minyak juga turun tajam usai laporan Badan Energi Internasional yang menyatakan pasokan minyak yang berlebih akan berlanjut.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Okober melemah US$ 1,32 atau 2,9 persen menjadi US$ 43,58 per barel di New York Mercantile Exchange. Sebelumnya harga minyak WTI diperdagangkan di kisaran US$ 44 sebelum data persediaan minyak.

Harga minyak Brent untuk pengiriman November merosot 2,7 persen atau US$ 1,25 ke level US$ 45,85 per barel usai bergerak volatile. Kedua harga minyak ini terendah sejak 1 September.

Badan Energi Internasional melaporkan kalau persediaan minyak domestik turun 600 ribu barel hingga 9 September 2016. Namun, 3,3 juta minyak naik seperti yang diprediksi analis. American Petroleum Institute melaporkan ada kenaikan 1,4 juta barel.

Sebelumnya Badan Energi Internasional melaporkan kalau penurunan persediaan minyak sekitar 14,5 juta lantaran ada gangguan badai di Gulf of Mexico sehingga mengganggu pengiriman. Pelaku pasar pun harap persediaan minyak dapat kembali pulih.

"Pasar kelihatannya belum berbalik arah dengan data persediaan yang terbaru. Persediaan minyak seharusnya melanjutkan kenaikan," tutur co-editor The 7:00'4 Report Tyler Richey seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (15/9/2016).

Sementara itu, Chief Energy Strategist Macro Risk Advisors Chris Kettenmann menilai, produksi minyak AS menunjukkan tanda "kehidupan". Dia menekankan produksi minyak naik 5.000 barel per hari setiap minggu.

Meski demikian, ia melihat risiko harga minyak masih berlanjut pada semester II 2016 dengan ada sinyal pertumbuhan di AS. (Ahm/Ndw)


Sumber : Liputan6

Gencatan Senjata Bertahan di Suriah, Bantuan Kemanusiaan Belum Bisa Disalurkan


BESTPROFIT FUTURES (15/9) - Gencatan senjata di Suriah yang dimediasi Amerika Serikat dan Rusia secara umum tampaknya berhasil dipertahankan di negara yang dikoyak perang itu. Namun, distribusi bantuan yang menjadi bagian penting kesepakatan itu, masih belum bisa dilangsungkan karena pemerintah Suriah mendesak agar setiap bantuan kemanusiaan ke kota Aleppo harus dikoordinasikan dengan Damaskus.
Lembaga-lembaga bantuan mengatakan mereka menunggu jaminan keamanan tidak hanya dari rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad tapi juga dari pihak-pihak yang berperang di Suriah.
Staffan de Mistura, utusan khusus PBB untuk Suriah, mengatakan kepada wartawan di Jenewa, kekerasan menurun secara signifikan di Suriah dan situasi di lapangan membaik dengan tidak adanya serangan udara.
Namun ia menambahkan bahwa bantuan belum bisa dikirimkan karena pemerintah Suriah belum menyerahkan surat otorisasi ke PBB. Staffan de Mistura berharap, armada bantuan yang menungu di perbatasn Turki-Suriah dapat memulai pengiriman Rabu (14/9) ini ke 250.000, warga sipil di kawasan-kawasan yang dikuasai pemberontak di Aleppo timur.
Sejumlah aktivis, yang meragukan bahwa gencatan senjata bisa bertahan, mengatakan kepada VOA, gencatan yang dimediasi Washington dan Moskow sebelumnya tahun ini hanya bertahan beberapa pekan karena dirusak oleh pemblokiran bantuan kemanusiaan.
"Kami perlu memasuki wilayah di mana situasinya tidak membahayakan, kata Jens Laerke, juru bicara kantor urusan kemanusiaan PBB (OCHA). Lebih dari setengah juta warga Suriah diperkirakan PBB hidup di kawasan-kawasan yang terkepung itu.
Sumber : VOA

Saham Hong Kong ditutup sedikit berubah terkait spekulasi Fed (Review)

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (15/9) - Bursa Hong Kong sedikit berubah hari Rabu, seiring para pedagang enggan untuk membuat taruhan besar menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.

Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,1 persen ke level 23,190.64 poin, sedangkan Hong Kong Indeks China Enterprises turun 0,3 persen ke level 9,542.52 poin.

Banyak investor yang menahan diri di sela-sela kerugian semalam di Wall Street sehingga mengekang resiko appetite.

Pasar keuangan kota akan dibuka pada hari Kamis tetapi akan ditutup pada hari Jumat untuk Festival pertengahan musim gugur.

Semua mata tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) 20-21 September nanti seiring para pedagang dengan cemas menunggu untuk melihat apakah Fed akan menaikkan suku bunga mereka, atau memberikan petunjuk waktu kapan mereka akan melakukannya. Hanya terdapat beberapa pedagang yang memperkirakan kenaikan suku bunga minggu depan dan pasar melihat hanya dalam peluang sekitar 50-50 untuk satu kenaikan pada bulan Desember.

Kinerja dalam sektor yang ada bervariasi. Saham energi jatuh pada harga minyak yang lebih rendah, tetapi sektor jasa konsumen berhasil menguat. (sdm)

Sumber: Reuters

Tuesday, 13 September 2016

IHSG Rawan Tekanan dari Tax Amnesty

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (14/9) - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih penuh tekanan pada perdagangan saham hari ini.

Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, IHSG diperkirakan bergerak pada level support 5.175 dan resistance 5.280.

Perdagangan saham kemarin IHSG ditutup susut 66,45 poin ke level 5.215,57. "Sektor aneka industri dan properti terlihat menjadi penekan aksi jual," kata dia di Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Lanjar mengatakan, investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp 378,09 miliar. Aksi jual disebabkan kekhawatiran investor mengenai keberhasilan Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty).

"Tebusan tax amnesty masih mencapai sebesar Rp 8,5 triliun hingga akhir pekan kemarin menjadi pemicu kekhawatiran investor terhadap keberhasilan program tax amnesty dalam menyerap capital inflow. Di mana baru mencapai 5,2 persen dari target pemerintah dan pemerintah belum menyiapkan regulasi lanjut untuk memperpanjang masa pelaksanaan program," jelas dia.

Sementara bursa Asia ditutup variatif. Pergerakan Bursa Asia dibayangi kebijakan global terkait pelonggaran moneter untuk mendorong perekonomian. Sementara, data ekonomi yang dirilis China cukup positif.

"Data ekonomi di China rilis cukup baik diantaranya data penjualan ritel dan industrial production yang tumbuh di atas ekspektasi," ujar dia.


Sumber : Liputan6

Hong Kong Didesak Selidiki Ancaman Terhadap Anggota Dewan Legislatif

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (14/9) - Lebih dari 70 kelompok berkumpul di Hong Kong hari Minggu (11/9) untuk memprotes ancaman dan intimidasi yang ditujukan terhadap anggota Dewan Legislatif Hong Kong.
Eddie Chu, yang menerima jumlah suara terbanyak dalam pemilihan Dewan Legislatif baru-baru ini, terpaksa pindah dari rumahnya karena ia dan keluarganya telah menerima ancaman akan dibunuh.
Chu, salah seorang tokoh konservasionis paling terkenal Hong Kong, aktif dalam gerakan pelestarian tanah dan warisan budaya setempat. Dia juga terlibat dalam usaha melawan penggunaan tanah desa yang tidak adil, dan telah berjanji akan menghadapi apa yang disebutnya "persekongkolan" antara pemerintah, pihak bisnis dan kepentingan sindikat kejahatan.
Chu bukan politikus Hongkong pertama dalam pemilu baru-baru ini yang mendapat ancaman nyata.
Ken Chow, seorang kandidat dalam pemilihan yang sama dengan Chu, menghentikan kampanyenya kurang dari dua minggu sebelum pemilihan umum. Chow kemudian mengatakan ancaman yang ditujukan pada rekan-rekannya sebagai alasan.
"Apabila seorang legislator yang terpilih dengan 84.121 suara tidak bisa pulang, dan diancam akan dibunuh karena pandangannya, saya pikir aturan hukum telah diabaikan sama sekali. Semua warga Hong Kong takut mengenai keselamatan diri mereka, dan para pemilih akan marah," kata Chu sebelum melaporkan ancaman kepada Polisi Hong Kong hari Kamis.
Lebih dari 70 organisasi dan partai politik berkumpul hari Minggu di luar markas besar polisi untuk mendukungnya. Di antara mereka terdapat beberapa legislator terpilih rekan Chu, termasuk Nathan Law. Demonstran meneriakkan "Jangan takut pada kekuatan gelap," "Lawan kekerasan politik," dan slogan-slogan lainnya.
Kelompok lingkungan di Hong Kong juga telah melancarkan kampanye di internet, "Rakyat Hong Kong mendukung Eddie Chu." Hingga kini, mereka telah mengumpulkan lebih dari 8.000 tanda tangan.
Sumber : VOA

Serangan Pesawat AS Tewaskan Juru Bicara ISIS

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (14/9) - Pentagon mengatakan pihaknya telah memastikan serangan udara Amerika bulan lalu menewaskan juru bicara yang juga pemimpin dan pembuat strategi ISIS.
Dalam pernyataan hari Minggu, juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Peter Cook mengatakan serangan maut tanggal 30 Agustus terhadap Abu Muhammad Al-Adnan itu terjadi dekat Al Bab, Suriah tersebut, merupakan salah satu dari beberapa serangan yang telah memukul berat kemampuan operasi kelompok militan itu.
Pentagon sebelumnya mengatakan tidak lama setelah serangan itu bahwa koalisi yang dipimpin Amerika yang melakukan serangan udara terhadap ISIS mengarahkan serangannya terhadap Adnani, tetapi pada saat itu Pentagon belum dapat memastikan bahwa Adnani tewas.
Sehari setelah serangan udara tersebut, Rusia mengatakan bahwa pasukannyalah yang melakukan serangan itu, yang dikatakan oleh seorang pejabat tinggi pertahanan Amerika kepada VOA sebagai œusaha disinformasi.
Seorang pejabat pertahanan Amerika mengatakan Adnani terlibat langsung dalam perekrutan laskar asing dan juga mengarahkan serangan besar ISIS di luar basisnya di Suriah dan Irak.
œOperasi besar yang dilakukan di bawah pengawasannya, antara lain, serangan Paris, serangan bandara di Brussel, serangan bandara di Istanbul, penembak-jatuhan pesawat penumpang Rusia di Sinai, pemboman bunuh diri dalam demonstrasi di Ankara, dan serangan terhadap sebuah café di Bangladesh, kata pejabat itu.
Keseluruhan jumlah korban dalam serangan-serangan ini mencapai lebih dari 1.800 orang tewas dan melukai hampir 4.000 orang.
Sumber : VOA