PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Sunday, 10 July 2016

Harga Emas Akhir Pekan Mixed; Mingguan Masih Kuat 1,8 Persen

BESTPROFIT FUTURES (11/7) - Harga Emas berakhir mixed pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat di AS setelah data pekerjaan AS berakhir juga mixed.

Data non farm payrolls AS yang lebih kuat dari perkiraan menekan harga emas berjangka AS.

Nonfarm payrolls naik dengan disesuaikan musiman 287.000 pada bulan Juni, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Jumat (08/07), bulan terkuat memperkerjakan sejak Oktober lalu. Angka tersebut didorong oleh akhir pemogokan di Verizon Communications Inc bahwa badan tersebut telah mengatakan mencukur sekitar 35.000 pekerjaan dari payrolls pada bulan Mei.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus, jatuh serendah $ 1,336.30 per ounce di tengah data pekerjaan, berakhir turun $ 3,70 pada $ 1,358.40 dan sebelumnya terakhir naik $ 5,50 pada $ 1,367.20.

Namun tingkat pengangguran nasional AS naik sedikit lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni, menjadi 4,9 persen, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS.

Hasil ini memberikan harapan paling tidak The Fed AS masih tetap mencermati lebih kanjut kenaikan suku bunga AS.

Dengan hasil ini membuat harga emas spot sedikit naik pada akhir perdagangan akhir pekan.

Permintaan safe haven emas spot juga masih meningkat, setelah pasar saham Asia berakhir melemah, khususnya bursa Shanghai yang juga merosot hampir 1 persen.

Harga emas spot diperdagangkan naik 0,46 persen pada $ 1,366.40 per ons, setelah mencapai terendah $ 1,335.68 per ons.

Secara mingguan harga emas spot naik 1,8 persen terdorong masih meningkatnya kekuatiran Brexit dan pelemahan ekonomi global.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters mengatakan mereka, rata-rata, mengharapkan nonfarm payrolls menunjukkan pertumbuhan 175.000 untuk Juni, dan tingkat pengangguran naik menjadi 4,8 persen.

Hasil non farm payroll mengirim dolar AS naik untuk dua minggu terhadap euro dan menghidupkan kembali Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini. Kontrak berjangka Fed, yang menyarankan sebelum data pekerjaan melaporkan bahwa pedagang hanya melihat peluang 19 persen dari kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember, sekarang menyarankan kesempatan lebih tinggi.

Sebelumnya Salah satu lembaga keuangan terbesar di Amerika Serikat-ADP (Automatic Data Processing Inc.) malam ini (7/7) melaporkan terjadi penambahan tenaga kerja swasta di negeri tersebut pada bulan Juni, dan merupakan penambahan bulan kedua setelah drop cukup besar pada bulan April lalu. Dari laporan lembaga tersebut terjadi penambahan 172 ribu tenaga kerja pada bulan keenam tahun ini setelah bulan sebelumnya hanya bertambah 168 ribu tenaga kerja. Para ekonom perkiraan penambahan data ADP hanya 158 ribu.
SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, mengatakan kepemilikan sahamnya jatuh 0,42 persen menjadi 978,29 ton pada hari Kamis dari 982,44 ton pada hari Rabu.


Sumber : Vibiznews