PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Sunday, 10 April 2016

Minyak Perpanjang Gain seiring Tidak Beroperasinya Anjungan AS sebelum Pertemuan Doha

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/4) - Minyak memperpanjang kenaikan setelah meraih kenaikan terbesar dalam hampir dua bulan menyusul lebih banyaknya anjungan di AS yang tidak beroperasi menjelang pembicaraan antara produsen terbesar dunia tentang pembekuan output.
Futures naik sebanyak 1,9 persen di New York setelah meningkat 6,6 persen pada hari Jumat, yang terbesar sejak 12 Februari. Jumlah anjungan yang aktif jatuh untuk kali ke-15 dalam 16 minggu ke level terendah sejak 2009, menurut data dari Baker Hughes Inc. Venezuela mengatakan langkah pertama pada pertemuan 17 April di Doha nanti antara pemasokutama termasuk Arab Saudi seharusnya akan membatasi produksi.
Minyak kembali pulih setelah jatuh ke level terendah dalam lebih dari 12-tahun di tengah tanda-tanda bahwa surplus stok global akan berkurang seiring penurunan output AS. Arab Saudi mengatakan akan setuju untuk melakukan pembatasan hanya jika para produsen utama lainnya termasuk Iran juga melakukan hal yang sama, sementara Kuwait mengatakan kesepakatan bisa dilakukan tanpa dukungan Teheran. Irak meningkatkan produksi ke rekornya pada bulan Maret, menurut Oil Marketing Co.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei naik sebanyak 75 sen ke level $ 40,47 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 40,14 pada pukul 08:21 pagi waktu Hong Kong. Kontrak naik $ 2,46 ke level $ 39,72 per barel pada hari Jumat, menutup gain mingguan menjadi 8 persen. Total volume perdagangan yakni sekitar 46 persen di atas 100-hari rata-rata.
Brent untuk pengiriman Juni naik sebanyak 51 sen, atau 1,2 persen, ke level $ 42,45 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga naik 8,5 persen pekan lalu. Minyak mentah patokan global ini berada pada premi 85 sen untuk WTI Juni. (sdm)
Sumber: Bloomberg