PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Wednesday, 2 March 2016

Lonjakan Kreditur Dorong Saham Eropa ke Level yang Lebih Tinggi untuk Hari Kelima

BESTPROFIT FUTURES MALANG (3/3) - Lonjakan lima hari terbesar sektor perbankan sejak 2011 mendorong saham Eropa ke level tertinggi satu bulan pada spekulasi gejolak tahun ini telah selesai.
Pemberi pinjaman dan pembuat mobil, yang terkena dampak negatif terbesar selama gejolak pasar baru-baru ini, berada di antara gainers terbesar dari 19 kelompok industri yang  ada pada Indeks Stoxx 600 Eropa. Perusahaan energi pulih dari kerugian awal mereka.
Stoxx 600 naik 0,7 persen ke level 340,97 pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks acuan ekuitasini  turun sebanyak 0,2 persen dalam perdagangan sore sebelum melanjutkan kembali kenaikan menyusul rebound minyak. Indeks ini ditutup di atas pergerakan 50-hari rata-rata kemarin, diakhiri dengan kenaikan beruntun terpanjang sejak Oktober seiring data manufaktur AS mengalahkan perkiraan analis. Sejak merosot ke level 2013 terendah pada 11 Februari, stoxx 600 rebound 12 persen di tengah reli sektor perbankan, otomotif, pertambangan dan energi.
Data AS akan menjadi fokus minggu ini, dengan Beige Book Federal Reserve dan rilis pada nonfarm payrolls yang menjadi sorotan untuk indikasi kesehatan ekonomi negara paman Sam tersebut. Indeks gaji swasta mengalahkan perkiraan saat ini. Investor juga menunggu arahan kebijakan moneter akhir bulan ini, dengan Bank Sentral Eropa dijadwalkan mengumumkan keputusannya pada tanggal 10 Maret, diikuti oleh Fed pada 16 Maret Pada bulan Januari, Presiden ECB Mario Draghi mengisyaratkan bank sentral mungkin menambah stimulus lebih lanjut sesegera mungkin pada bulan Maret.
Kekhawatiran atas prospek pertumbuhan global, efek positif stimulus bank sentral, kekalahan minyak yang semkain dalam dan kredit macet di bank-bank meredam sentimen investor awal tahun ini, menyeret Stoxx 600 menuju pasar beruang. (Sdm)
Sumber: Bloomberg