PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Sunday, 6 March 2016

Emas Minggu Lalu dan Minggu Ini

BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/3) - Sedikitnya data ekonomi AS pada minggu ini berarti pasar emas akan fokus pada event-event internasional dengan pertemuan kebijakan moneter European Central Bank (ECB) yang akan disoroti.
Setelah dua minggu ditutup dengan negatif, emas kembali menghijau, dengan kenaikan yang solid yang menyentuh ketinggian selama 13 bulan pada hari Jumat minggu lalu. Pada awal di hari Jumat minggu lalu emas berjangka Comex di bulan April rally ke ketinggian selama sesi tersebut di $1,280.70 per ons dan berhasil bertahan dari sebagian besar kenaikan tersebut, menutup sesi tersebut di $1,270.7 per ons di minggu lalu.
Emas berhasil membuat ketinggian baru meskipun laporan nonfarm payrolls yang terbaru, menunjukkan 242.000 pekerjaan diciptakan di bulan Februari, jauh diatas ekspektasi kenaikan sebesar 195.000.
Namun, para ekonom mengesampingkan kekuatan yang mengejutkan dari angka Non Farm Payrolls tersebut, dengan memberikan catatan bahwa detil dari laporan tersebut, khususnya pertumbuhan upah, turun sebesar 0.1% pada bulan lalu. Para ekonom yang lain memberikan catatan bahwa kebanyakan kenaikan di dalam pertumbuhan employment disebabkan lebih banyaknya pekerjaan paruh-waktu.
Momentum emas yang menembus periode konsolidasi, diperkirakan akan terus berlanjut pada minggu ini dengan mayoritas analis pasar dan retail yang kuat tetap bullish di dalam jangka pendek, menurut survei emas Kitco News Wall Street vs Main Street. Minggu ini, 1.254 orang berpartisipasi di survei online Kitco, dimana 1.047 partisipan, atau 83%, berkata mereka bullish terhadap emas minggu ini. Pada saat yang bersamaan, 10 dari 19 profesional pasar, atau 53% berkata mereka memperkirakan harga akan naik lebih tinggi.
Dorongan berikutnya diperkirakan akan datang kemudian pada minggu ini ketika ECB diperkirakan akan mengumumkan lebih banyak langkah-langkah pelonggaran dalam rangka mencoba menstimulasikan ekonomi yang sedang goyah dan mendorong naik inflasi yang sedang jatuh.
Walaupun langkah-langkah kebijakan moneter yang lebih longgar akan berakibat negatif terhadap euro, para analis mengatakan bahwa sepanjang dolar AS akan diuntungkan, demikian juga halnya dengan harga emas.

Sumber : Vibiznews