PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Sunday, 7 February 2016

Menanti Reli Harga Emas di Tahun Monyet Api

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/2) - Mengawali tahun baru 2016, harga emas telah naik tujuh persen. Lalu melihat kondisi itu, sejumlah investor mempertanyakan apakah emas dapat melaju di tahun baru China yang jatuh pada Senin (8/2/2016).

Berdasarkan data penjualan terbaru dari U.K's minta, reli harga emas dapat terjadi. Libur tahun China cenderung mendorong permintaan emas meningkat.

Royal Mint mengumumkan kalau, penjualan koin emas dan perak dalam rangka tahun baru China 2016 telah laku terjual.

"Untuk pertama kali, Royal Mint's ,menjual habis koin untuk peringatan tahun baru China 2016 yang merupakan koleksi Lunar Shengxiao. Ini tanda bisnis yang terus berkembang, seperti keterangan tertulis Mint, yang dikutip dari Kitco, Senin pekan ini.

Sejak awal tahun ini, harga emas telah dapat melompat ke level tertinggi. Hal itu terjadi lantaran investor mencari investasi relatif aman mengingat bursa saham dan minyak cenderung tertekan. Ekonomi China melambat juga menjadi kekhawatiran pelaku pasar.

Harga emas berjangka pun telah naik US$ 1,5 untuk pengiriman April ke level US$ 1.159 per ounce. Reli harga emas tak terduga ini telah mendorong permintaan ritel lebih tinggi dengan pelaku pasar mengharapkan reli lebih lanjut.

Dengan perayaan tahun baru China diharapkan dapat mendukung harga emas. Apalagi perayaan setiap tahun itu, masyarakat China akan bertukar hadiah dan uang dalam amplop sehingga mendukung permintaan emas.

Permintaan emas pun belum akan memudar dalam waktu dekat. Mengingat investor terus mencari aset investasi aman dan bank sentral China meningkatkan cadangan emas. Data menunjukkan konsumsi emas China naik 3,7 persen menjadi 985,9 ton pada 2015.

UK Capital Economic juga mencatat kalau bank sentral China menambahkan cadangan emas menjadi 19 ton pada Desember 2015. Total pembelian emas mencapai 104 ton pada semester II 2015. Impor emas oleh China juga menunjukkan kenaikan pada Desember.

Demikian juga survei Thomson Reuters menunjukkan kalau pelaku pasar harap permintaan emas naik lima persen pada tahun ini. Konsumen China akan memainkan peran penting untuk meningkatkan permintaan emas. Hal itu mengingat banyak pihak prihatin dengan yuan jatuh, dan investor lebih mencari emas sebagai investasi aman.

Harga emas berakhir dengan catatan positif pada pekan lalu. Pergerakan harga emas pun akan dipengaruhi sejumlah sentimen pada pekan ini.

Sentimen itu mulai dari gerak dolar Amerika Serikat (AS) dan pernyataan pimpinan bank sentral AS Janet Yellen soal suku bunga. Sentimen tersebut berpotensi menaikkan harga emas.

Pada pekan lalu, harga emas naik lebih dari 3,6 persen. Harga emas ditutup lebih tinggi dalam tiga minggu berturut-turut. Dolar AS melemah dan meningkatnya kekhawatiran ekonomi global telah mempengaruhi laju harga emas sepekan.

Dalam survei yang dilakukan kitco dengan jumlah partisipasi sekitar 1.417 orang, sebagian besar menyatakan kalau harga emas dapat menguat pada pekan ini.

Dari 1.417 orang yang disurvei,sekitar 1.213 peserta atau 86 persen memprediksi harga emas positif. Sementara itu, sekitar 134 orang atau 9 persen meramal harga emas akan tertekan. Sedangkan 70 orang akan netral.

Sebagian besar analis pun memprediksi, harga emas dapat menguat dalam jangka pendek. Akan tetapi, ada koreksi di sejumlah titik pada pekan ini. Hal itu mengingat aksi ambil untung tak dapat dihindari.

"Saya prediksi harga emas dan perak dapat menguat, tetapi emas mungkin alami hambatan di kisaran US$ 1.160," ujar Bob Tebbutt, Analis Armour Risk Asset Management.

Sedangkan, Direktur Walsh Trading Sean Lusk mengatakan, harga emas dapat sentuh US$ 1.175 dalam jangka pendek. Ia pun merekomendasikan jual pada level harga itu.

Pada pekan ini juga cenderung minim rilis data ekonomi yang mempengaruhi harga emas. Analis memperkirakan pergerakan dolar AS dan kebijakan moneter bank sentral AS jadi perhatian pelaku pasar. (Ahm/Gdn)


Sumber : Liputan6