PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Thursday, 8 October 2015

Saham Asia Bersiap Catat Penguatan Mingguan Terbaik Pasca Rilis Risalah The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/10) - Saham Asia menguat mengirim indeks acuan regional menuju kenaikan mingguan terbesar sejak Desember 2011 lalu didorong rally saham AS pasca rilis risalah pertemuan terbaru Federal Reserve yang menunjukkan bank sentral tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga. Saham Perusahaan energi memimpin kenaikan seiring minyak menuju kenaikan mingguan tertajam sejak Agustus lalu.
Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,7 persen ke level 132,13 pukul 09:00 pagi di Tokyo, bersiap untuk catat reli sebesar 4,6 persen pekan ini. Sementara pejabat The Fed mencatat perekonomian AS terus membaik, komite memutuskan untuk menunggu data tambahan guna mengkonfirmasikan prospek pertumbuhan, menurut risalah. Para pejabat mengutip risiko penurunan telah meningkat, terutama dari China, sementara itu, mereka tetap berada di jalur untuk meningkatkan suku bunga tahun ini. Kemungkinan The Fed menaikan suku bunga pada tahun 2015 telah jatuh di bawah 50 persen, menurut data berjangka, pasca laporan pekerjaan AS lebih lemah dari perkiraan pekan lalu.
Indeks Topix Jepang naik sebesar 1,1 persen. Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru meningkat sebesar 0,7 persen, dan Indeks Australia S&P/ASX 200 menguat 1,1 persen. Pasar finansial di Korea Selatan dan Taiwan ditutup untuk liburan hari Jumat, sedangkan di China dan Hong Kong belum memulai perdagangannya.
Indeks Shanghai Composite melonjak sebesar 3 persen pada Kamis seiring dilanjutkan kembali perdagangan pasca libur selama sepekan dan investor berspekulasi pemerintah China akan mengambil langkah-langkah lebih untuk meningkatkan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. Indeks FTSE Cina A50 berjangka naik sebesar 0,8 persen di sebagian besar perdagangan terakhir, sementara kontrak pada indeks Hang Seng China Enterprises di Hong Kong menguat sebesar 0,4 persen. (izr)
Sumber: Bloomberg