PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Monday, 5 October 2015

Indeks Berjangka Asia Sentuh Kenaikan Lebih Pada Sahamnya

BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/10) - Reli saham global yang dilihat dari kenaikan terpanjang ekuitas AS tahun ini pada saat penutupan tampaknya akan terus berlanjut di Asia, dengan indeks berjangka dari Jepang ke Hong Kong mensinyalir kenaikan lebih lanjut. Dolar dan yen pertahankan penurunan.
Kontrak pada indeks saham di Tokyo dan Seoul naik lebih dari 1 persen pada perdagangan terakhir, dengan spekulasi bahwa The Fed akan menahan kenaikan suku bunganya hingga 2016 nanti, meningkatkan aset berisiko, dan membantu indeks Standard & Poor 500 untuk kenaikan hari kelimanya. Dolar Australia melayang dekat dua minggu tertingginya jelang tinjauan biaya pinjaman yang lebih rendah dari  bank sentral, sementara minyak US bertahan diatas $ 46 per barel.
Saham telah mengalami reli membukukan kuartal terburuknya dalam empat tahun terakhir, terkait pelemahan yang tak terduga di pasar tenaga kerja AS mendorong keluar kemungkinan batas waktu untuk kenaikan tingkat suku bunga. Kemungkinan dari bersiapnya The Fed pada pengetatan bulan ini telah jatuh ke 10 persen, menekan dolar sementara di sisi lain memperkuat aset di pasar negara berkembang dan lebih berisiko pada pasar yang telah beroleh manfaat dari era uang murah. Nilai ekuitas global telah naik kembali di atas $ 60 triliun pada bulan ini setelah hampir menghapus $ 10 triliun pada kuartal terakhir.
Indeks berjangka Jepang memperkirakan kenaikan yang sama untuk saham di sana, dengan kontrak pada Nikkei 225 Stock Average naik sebesar 1,4 persen di pra-pasar Osaka, untuk 18.320. indeks berjangka berdenominasi yen yang diperdagangkan di Chicago turun 0,2 persen menjadi 18.330 setelah melonjak sebesar 2,7 persen pada sesi sebelumnya.
Di Australia, di mana pada hari senin pasar tetap, Indeks S & P / ASX 200 naik sebesar 1,2 persen pada Selasa, sementara indeks berjangka pada Kospi Korea Selatan naik 1,1 persen. S & P / Indeks NZX 50 indeks saham utama Selandia Baru, memulai perdagangan setiap hari di kawasan Asia-Pasifik, menguat 0,7 persen pada hari ketiga kenaikannya.
Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,2 persen pada perdagangan terakhir, meningkat dengan kontrak pada indeks Hang Seng China Enterprises, yang mengukur ekuitas China yang terdaftar di kota. Pasar Cina daratan tetap tertutup hingga Rabu untuk liburan Hari Nasional selama seminggu.(yds)
Sumber: Bloomberg