PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Thursday, 29 October 2015

Emas Ditutup di Level 3 Minggu Terendah Terkait Spekulasi Fed Rate Tumbuh

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/10) - Harga emas mengakhiri hari Kamis pada tingkat terendah dalam tiga minggu, sehari setelah Komite Pasar Terbuka Federal mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan Desember.
Emas untuk pengiriman Desember turun $ 28,80, atau 2,5%, untuk menetap di level $ 1,147.30 per ounce di Comex. Itu merupakan penutupan terendah sejak 8 Oktober
Harga telah menetap di level tertinggi satu minggu pada hari Rabu, tapi kemudian berbalik ke level yang lebih rendah di perdagangan elektronik setelah pernyataan Fed dirilis pada penutupan pertemuan dua hari bank sentral.
Pasar telah cukup yakin bahwa The Fed akan menunda kenaikan suku bunga tahun ini, tetapi pernyataan yang lebih hawkish dari perkiraan membuat pasar terkejut. Alat FedWatch CME Group menunjukkan investor mengkalkulasi pada kesempatan 50% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan Desember, dijadwalkan 15-16 Desember
Emas telah menjadi penerima manfaat dari kebijakan moneter ultraloose Fed seiring komoditas seperti emas tidak mampu menawarkan bunga. Dolar juga terlihat bergerak tajam untuk ke level yang lebih lebih tinggi pada hari Rabu, dan yang juga dapat menarik mata uang berdenominasi dolar seperti emas. Dolar mencapai level tertinggi terhadap euro dalam hampir tiga bulan pada hari Rabu, namun melemah sejak itu.
Pada Comex, logam lainnya berakhir melemah tajam. Desember perak berjangka turun 74,3 sen, atau 4,6%, ke level $ 15,55 per ounce, sementara tembaga Desember kehilangan 4,2 sen, atau 1,8%, ke level $ 2,321 per pon. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Pasangan GBP/USD Berada Diatas Level 1,5300

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/10) - Pasangan mata uang GBP/USD memperpanjang keuntungan selama sesi Amerika dan mencapai level harian tertinggi sebesar 1,5312. Per jam 100-MA membatasi kenaikan. Itu diperdagangkan pada level 1,5295 / 99, naik 35 pips untuk hari ini.
Greenback jatuh pada hari Kamis terhadap semua mata uang utama lainnya kecuali terhadap yen, yang merupakan kinerja terburuknya. Sementara Euro dan Pound memimpin reli terhadap USD tetapi keuntungan sejauh ini telah moderat; pasangan mata uang EUR/USD dan GBP/USD tetap di bawah levelnya sebelum rilis pernyataan FOMC kemarin. (knc)
Sumber : FX Street

Harga Konsumen Jepang Jatuh 0,1% Sebelum Keputusan Kebijakan BOJ

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/10) - Indeks inflasi utama bank Jepang turun untuk bulan kedua berturut-turut seiring dampak dari turunnya harga minyak, menjaga Gubernur Haruhiko Kuroda jauh dari target inflasi 2 persen nya.
Harga konsumen tidak termasuk makanan segar turun 0,1 persen pada September dari tahun sebelumnya, setelah jatuh pada bulan Agustus untuk pertama kalinya sejak April 2013, menurut biro statistik. Perkiraan median ekonom yang disurvei oleh Bloomberg yakni untuk harga turun 0,2 persen. mengikis makanan dan energi, harga naik 0,9 persen.
Analis terbagi pada apakah BOJ akan meningkatkan stimulus nanti pada  hari Jumat seiring anggota dewan memeriksa prospek inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun harga konsumen inti Jepang jatuh, Kuroda mengatakan tren inflasi membaik, dibantu oleh ketatnya pasar tenaga kerja dan keuntungan perusahaan yang tinggi.
Pengeluaran rumah tangga turun 0,4 persen pada bulan September, sementara tingkat pengangguran menguat 3,4 persen, menurut laporan terpisah oleh biro statistik.
Sementara 16 dari 36 analis yang disurvei Bloomberg mengatakan mereka mengharapkan Kuroda dan para pembuat kebijakan untuk memperkuat kebijakan moneter.
Kuroda mengatakan pada 16 Oktober bahwa tren inflasi "pasti meningkat" dan mengutip indeks yang tidak termasuk makanan segar dan energi, yang naik 1,1 persen pada Agustus. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed Jadikan Rally pada Saham AS Terhenti

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/10) - Sebuah reli saham AS terhenti pada Kamis ini, setelah ekuitas menyentuh level 2 bulan tertinggi, seiring para investor mengkaji laba perusahaan dan prospek suku bunga yang lebih tinggi pada tahun ini.
Indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah berada di level 2,089.40 pada pukul 4 sore waktu New York, dekati level tertinggi sejak 18 Agustus lalu, setelah menghapus penurunan untuk sementara waktu pada setengah jam terakhir. Indeks tersebut melonjak 8,8 % pada bulan Oktober, bersiap untuk kenaikan bulanan terbesar dalam 4 tahun terakhir, didorong oleh keuntungan di produsen komoditas dan saham teknologi.
Pejabat The Fed kemarin memperkirakan pertumbuhan moderat, dan menjatuhkan referensi untuk risiko global dalam sebuah pernyataan kebijakan setelah pertemuan selama 2 hari. Mereka juga menyebutkan akan mengadakan "pertemuan berikutnya" pada 15-16 Desember mendatang karena mereka akan membahas untuk menentukkan waktu kenaikan suku bunga. Pedagang harga sekarang berkesempatan sebesar 52 % yang menyerukan kenaikan pada bulan Desember, dibandingkan dengan pekan lalu sebesar 30 %. Sebelum pertemuan The Fed, Maret menjadi bulan pertama yang diperkirakan berpeluang untuk menaikan suku bunga.
Data ekonomi terus menjadi pertunjuk The Fed sebagai dorongan tingkat akhir, dan laporan hari ini menunjukkan data ekonomi tumbuh pada laju yang lebih lambat di kuartal ketiga seiring perusahaan mengambil keuntungan dari meningkatnya belanja konsumen dan bisnis untuk mengurangi kelebihan stok. Dalam ukuran terpisah menunjukkan penandatanganan kontrak untuk membeli rumah yang sebelumnya dimiliki secara tak terduga mengalami penurunan pada bulan September, yang merupakan penurunan terbesar sejak akhir 2013 lalu, memicu pasar perumahan real estate merosot dan memberikan dampak untuk mengambil langkah cepat saat ini. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham Eropa Berakhir Stagnan Ditengah Penurunan Laba Penambang

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/10) - Saham Eropa berfluktuasi sebelum penutupan sedikit berubah seiring para investor mengkaji laporan laba campuran, dengan laba pada sektor penambang mengalami penurunan terkait kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember yang dapat menekan harga komoditas.
Saham Deutsche Bank AG dan Barclays Plc turun lebih dari 6 % karena laba yang mengecewakan. Indeks yang melacak terkait sumber daya saham termasuk BHP Billiton Ltd dan Rio Tinto Group mengalami penurunan terbesar pada Indeks Stoxx Europe 600 seiring perusahaan Liberum Capital menurunkan kedua perusahaan untuk penjualan, dan harga komoditas turun karena komentar The Fed yang mendorong penguatan dolar. Danone, salah satu produsen terbesar di dunia dari susu formula bayi, naik 1,5 % setelah China mengatakan akan menghentikan kebijakan satu anak.
Indeks Stoxx 600 turun tipis kurang dari 0,1 % ke level 375,7 pada penutupan perdagangan, setelah sebelumnya jatuh 0,6 % dan naik 0,4 %. Indeks acuan Eropa masih menguat sebesar 8 % pada bulan Oktober, rebound dari penurunan kuartalan dan menuju reli bulanan terbesar sejak 2009 silam di tengah peningkatan stimulus China dan petunjuk dari pelonggaran tambahan Bank Sentral Eropa. (knc)
Sumber : Bloomberg

Market Update 28-10-2015


Wednesday, 28 October 2015

Saham Eropa Ditutup Menguat Jelang Keputusan The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/10) - Saham Eropa naik, didukung oleh rebound pada perusahaan energi seiring para investor menunggu hasil dari pertemuan Federal Reserve untuk indikasi kenaikan suku bunga AS.
Saham BP Plc dan Royal Dutch Shell Plc menguat 1,5 % atau lebih diiringi rebound harga minyak dari level 2 bulan terendah setelah data industri menunjukkan penurunan pada persediaan bahan bakar AS dan stok minyak mentah di pusat penyimpanan terbesar bangsa. Saham Saipem SpA melonjak 11 % setelah Eni SpA setuju untuk menjual saham di perusahaan untuk Fondo Strategico Italiano SpA. Saham Eni naik 2,2 %.
Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,1 % pada penutupan perdagangan. Semua 19 kelompok industri mengalami kenaikan, dengan perusahaan minyak dan gas memimpin keuntungan dan menghentikan penurunan selama 3 hari. Indeks acuan Eropa telah menguat 8,1 % pada bulan Oktober, rebound dari penurunan kuartalan dan ditetapkan untuk kenaikan bulanan terbesar sejak 2009 silam. (knc)
Sumber : Bloomberg

Pasangan EUR/USD Dekati Level 1,0900 Pasca Keputusan The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/10) - EUR / USD melemah ke level 2 bulan terendah, menghentikan dibawah beberapa level support dan secara cepat mendekati level 1,0900 seiring The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga tidak berubah tetapi membuka peluang untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember.
The Fed mengatakan akan menentukan apakah hal itu tepat untuk menaikkan suku bunga "pada pertemuan berikutnya" setelah menilai kenaikan menuju targetnya dan tingkat inflasi sebesar 2 %. The Fed juga menyingkirkan dari komentar pernyataan yang mengenai perkembangan global berpotensi untuk menahan kegiatan ekonomi dan inflasi.
Pasangan mata uang EUR/USD kehilangan sekitar 170 pips setelah rilis dari pertemuan The Fed dan menyentuh level terendahnya di level 1,0897. Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan pada level 1,0905, mencatat penurunan sebesar 1,3 % pada hari Rabu. (knc)
Sumber : FX Street

Emas Jatuh Pasca Berita Fed Meski Sempat Menetap di Level 1 Minggu Tertinggi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/10) - Emas berjangka naik pada hari Rabu untuk menetap pada level tertinggi satu minggu, meskipun kemudian berbalik ke level yang lebih rendah lebih rendah di perdagangan elektronik setelah Federal Reserve tetap menahan suku bunga tidak berubah meskipun menghembuskan kemungkinan untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
Tak lama setelah harga penyelesaian untuk emas, komite pengatur kebijakan Fed mengatakan pihaknya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol, tetapi juga menunjukkan dalam pernyataannya bahwa mereka akan fokus pada "pertemuan berikutnya" pada pertengahan Desember untuk apakah akan menaikkan suku bunga.
Sebelum berita Fed, emas untuk pengiriman Desember naik $ 10.30, atau 0,9%, untuk menetap di level $ 1,176.10 per ounce di Comex. Level tersubut merupakan level penyelesaian tertinggi sejak 20 Oktober.
Namun, Tak lama setelah berita Fed, , harga jatuh ke level $ 1.162 per ounce di perdagangan elektronik. Keuntungan pasar saham lenyap.
Emas telah diuntungkan dari kebijakan moneter ultraloose Fed karena komoditas seperti emas tidak menawarkan bunga. Suku bunga yang lebih rendah juga terus menjaga pergerakan dolar AS terkendali. Dolar yang lebih kuat dapat menjadi hambatan pada komoditas denominasi dolar, membuat mereka lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang asing.
Logam lainnya di Comex menetap di llevel yang ebih tinggi pada hari Rabu sebelum berita Fed, dengan perak Desember rally 43 sen, atau 2,7%, ke level $ 16,293 per ounce, Januari platinum melanjutkan kenaikan untuk menguat $ 23,60, atau 2,4%, ke level $ 1,012.80 dan paladium Desember menetap di level $ 686,10 per ounce, atau 1,1%. Tembaga Desember berakhir nyaris tidak lebih tinggi pada $ 2,363 per pon. 9sdm)
Sumber: MarketWatch

Dollar Melonjak ke 2 Bulan Tertinggi seiring Fed Isyaratkan 2015 Belum Berakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/10) - Dolar menguat ke level tertinggi dua bulan pasca Federal Reserve mengisyaratkan mungkin masih akan menaikkan suku bunga tahun ini setelah memutuskan untuk menunda pertemuan Rabu.
Mata uang AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama setelah pembuat kebijakan mengatakan ekonomi masih terus berkembang pada kecepatan "moderat", memberikan diri mereka pilihan untuk mengetatkan kebijakan pada pertemuan mereka berikutnya pada bulan Desember tanpa membuat komitmen untuk bertindak tahun ini. Harga berjangka menunjukkan peningkatan probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember menyusul Fed juga menghapus jalur dari pernyataan bulan September yang mengatakan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan global " sedikit mampu menahan kegiatan ekonomi."
Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,5 persen ke level 1,216.96 pada pukul 02:31 siang waktu New York, menyentuh level tertinggi secara intraday sejak 7 Agustus. Mata uang AS menguat 1,1 persen ke level $ 1,0931 per euro dan naik 0,3 persen ke level 120,84 ¥ . (sdm)
Sumber: Bloomberg

Minyak Bergerak Naik Seiring Meningkatnya Tingkat Operasional

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/10) - Minyak bergerak naik ke level tertinggi dalam 8 minggu terakhir di New York seiring peningkatan aktivitas kilang AS menandai akhir dari pemeliharaan musiman dan meningkatnya permintaan minyak mentah.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebanyak 6,4 % setelah Administrasi Informasi Energi mengatakan kilang minyak di AS meningkatkan tingkat operasi. Penyuling AS biasanya lamban selama bulan September dan Oktober untuk melakukan pemeliharaan selama periode permintaan bahan bakar yang rendah. Bensin dan stok penyulingan bahan bakar menurun pada minggu lalu, sementara tingkat konsumsi meningkat. Persediaan minyak mentah naik 3,38 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan 3,75 juta barel yang diperkirakan survei Bloomberg.
Minyak telah merosot sejak reli di atas $ 50 awal bulan ini terkait meningkatnya persediaan minyak mentah AS menjadi lebih dari 100 juta barel di atas rata-rata 5 tahun musiman. Minyak berjangka telah merosot lebih dari 45 % dalam satu tahun terakhir di tengah melimpahnya persediaan global yang diperkirakan oleh Badan Energi Internasional akan tetap sampai setidaknya pertengahan 2016 mendatang. Harga minyak tidak mungkin pulih sampai akhir tahun depan, menurut Brian Gilvary, ketua badan keuangan BP Plc.
Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik $ 2,50 atau 5,8 %, menjadi $ 45,70 per barel pada pukul 12:28 siang di New York Mercantile Exchange. Kontrak berjangka menuju kenaikan terbesar sejak 31 Agustus lalu. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah 31 % di atas rata-rata 100 hari. Kontrak kemarin jatuh ke level $ 43,20, yang merupakan penutupan terendah sejak 27 Agustus.
Brent untuk pengiriman Desember menguat $ 2,20 atau 4,7 %, ke level $ 49,01 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa yang diperdagangkan pada premium sebesar $ 3,31 dibandingkan minyak mentah WTI. (knc)
Sumber : Bloomberg

Tuesday, 27 October 2015

AS Rencanakan Jual Stok, Minyak Ditutup 1,8% lebih Rendah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/10) - Minyak berjangka menetap di level terendah dalam dua bulan pada hari Selasa setelah pemerintah AS mengumumkan rencana untuk menjual jutaan barel minyak dari perusahaan Strategic Petroleum Reserve, seiring dengan spekulasi para pedagang pada peningkatan mingguan lebih lanjut dalam pasokan minyak mentah.
Desember West Texas Intermediate mentah jatuh 78 sen, atau 1,8%, untuk menetap di level $ 43,20 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu merupakan penutupan terendah sejak 27Agustus. Desember Brent di ICE Futures exchange kehilangan 73 sen, atau 1,5%, ke level $ 46,81 per barel.
Pemerintah mengumumkan "test penarikan dan penjualan" lima juta barel dari SPR pada bulan Maret 2014, namun rilis terakhir yang signifikan yakni pada 2011, ketika AS menjual 30 juta barel untuk mengimbangi produksi yang hilang dari Libya. SPR memiliki kapasitas 713.5 juta barel, namun saat ini memegang sekitar 695 juta.
Harga minyak WTI telah jatuh selama dua minggu berturut-turut, menyeret harga produk energi lainnya dengan mereka.
Pedagang juga akan fokus pada pertemuan Federal Reserve, yang berakhir pada hari Rabu, untuk petunjuk tentang nasib suku bunga. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Emas Sedikit Berubah seiring Pedagang Tunggu Keputusan Terkait Fed Rate

BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/10) - Pedagang emas sedang menunggu menjelang pertemuan pembuat kebijakan AS yang bisa memberikan petunjuk tentang kapan suku bunga akan naik.
Emas Berjangka ditutup sedikit berubah di New York dengan perdagangan agregat yakni 35 persen di bawah rata-rata 100 hari, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Pada hari Senin, sekitar 93.000 kontrak berpindah tangan, yang terendah dalam tiga minggu. Pejabat Federal Reserve memulai pertemuan dua hari pada hari Selasa.
Investor telah membangun posisi untuk rally di tengah spekulasi bahwa Fed akan menahan diri untuk menaikkan suku bunga tahun ini. Biaya pinjaman yang lebih tinggi mengekang daya tarik emas karena ketidakmampuannya memberikan hasil seperti obligasi atau saham. Mantan Ketua Fed Ben S. Bernanke mengatakan dalam sebuah wawancara CNN yang disiarkan hari Minggu bahwa pembuat kebijakan akan perlu untuk mempertimbangkan perlambatan di Cina dan pasar negara berkembang lainnya terhadap kekuatan ekonomi AS.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun kurang dari 0,1 persen untuk menetap di level $ 1,165.80 per ounce pada pukul 1:43 siang waktu New York di Comex. Futures telah mendapatkan 4,5 persen bulan ini.
Pedagang menempatkan probabilitas bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan ini di angka 4 persen, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Kemungkinan meningkatnya biaya pinjaman pada bulan Desember yakni 33 persen, data menunjukkan.
Perak berjangka jatuh di Comex, sementara platinum dan paladium turun di New York Mercantile Exchange. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Ditutup Turun Ditengah Laporan Laba & Data Ekonomi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/10) - Saham AS turun di tengah laporan laba campuran dan data yang diperbarui memicu kekhawatiran pada kekuatan ekonomi global seiring Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan moneter selama 2 hari.
Sebuah reli ekuitas telah terhenti terkait para investor menunggu hasil dari pertemuan terbaru The Fed. Pembuat kebijakan telah mempertahankan suku bunga mendekati nol pada bulan lalu, memilih untuk menunda untuk kenaikan karena dampak dari kemerosotan pertumbuhan di China dan tingkat inflasi yang lesu. Gubernur bank sentral di Eropa dan China pekan lalu mengisyaratkan komitmennya untuk memperkuat perekonomian mereka, mendorong Indeks Standard & Poor 500 menghapus kerugian untuk tahun ini.
Indeks S&P 500 turun 0,3 % ke level 2,065.98 pada pukul 04:00 sore waktu New York, setelah mengalami penurunan singkat di bawah harga rata-rata selama 200 hari terakhir.
Saham International Business Machines Corp anjlok 4,4 % ke level 5 tahun terendah. Perusahaan akan melaporkan labanya pada hari ini seiring regulator sedang menyelidiki kebijakan akuntansi atas transaksi tertentu di AS, Inggris dan Irlandia.
Sebanyak 43 perusahaan pada Indeks S&P 500 yang melaporkan labanya pada hari ini, dengan para analis memproyeksikan keuntungan bagi anggota di Indeks tersebut turun 6,1 % pada kuartal ketiga. Perusahaan yang telah merilis pendapatannya musim ini, sebesar 74 % yang telah melampaui proyeksi keuntungan, sementara 57 % meleset dari perkiraan penjualan. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham Eropa Jatuh untuk Hari Kedua seiring Melesetnya Laba, Minyak Anjlok

BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/10) - Saham Eropa jatuh untuk hari kedua seiring mengecewakannya beberapa laporan pendapatan yang meragukan kekuatan pemulihan ekonomi kawasan euro, di tengah harga komoditas dan minyak yang lemah.
Total SA dan Royal Dutch Shell Plc turun setidaknya 1,9 persen, memberikan kontribusi kuat untuk penurunan saham energi. Novartis AG menarik saham-kesehatan turun, jatuh 1,6 persen setelah melaporkan laba yang meleset dari perkiraan dan setuju untuk membayar $ 390 juta untuk menyelesaikan klaim pembayaran suap kepada beberapa farmasi AS. Anglo American Plc merupakan perusahaan yang turun di antara perusahaan tambang terbesar, jatuh sebanyak 5,7 persen. BASF SE menyeret saham kimia ke level yang lebih rendah, kehilangan 4,7 persen setelah memotong target untuk penjualan dan laba tahun ini.
Stoxx Europe 600 Index turun 1,1 persen ke level 371,88 pada penutupan perdagangan. Saham kemarin menghentikan reli dua hari mereka, jatuh dari level tertinggi dua bulan, di tengah spekulasi tentang kekuatan ekonomi di Eropa, Asia dan Amerika Serikat. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Jelang Pertemuan The Fed Antarkan Saham AS Berfluktuasi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/10) - Saham AS berfluktuasi di tengah laporan laba campuran dan data yang diperbarui memicu kekhawatiran pada kekuatan ekonomi global seiring Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan moneter selama 2 hari.
Sebuah reli ekuitas telah terhenti terkait para investor menunggu hasil dari pertemuan terbaru The Fed. Pembuat kebijakan mempertahankan suku bunga mendekati nol pada bulan lalu, memilih untuk menunda kenaikan karena dampak merosotnya pertumbuhan di China dan tingkat inflasi lesu. Gubernur bank sentral di Eropa dan China pekan lalu mengisyaratkan komitmen untuk memperkuat ekonomi mereka, mendorong Indeks Standard & Poor 500 menghapus kerugian untuk tahun ini.
Indeks S&P 500 turun 0,4 % ke level 2.063 pada pukul 12:39 siang waktu New York, dan sebelumnya turun dekati harga rata-rata selama 200 hari terakhir. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 35,01 poin atau 0,2 %, ke level 17,588.04. sedangkan Indeks Nasdaq Composite juga mengalami penurunan sebesar 0,2 %. (knc)
Sumber : Bloomberg

Monday, 26 October 2015

Saham AS Tergelincir Sebelum Laporan Laba dan Pertemuan Kebijakan Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/10) - Saham AS menghentikan relinya pada hari Senin, seiring investor mengevaluasi kenaikan baru-baru ini sebelum batch terbaru dari pendapatan dan pertemuan Federal Reserve, dengan Standard & Poor 500 Index mendekati level tertinggi sembilan minggu mereka.
Teknologi dan energi, dua kelompok industri yang menyumbang banyak kekuataan seiring indeks acuan ini menuju untuk bulan terbaik dalam empat tahun, menghela nafas hari ini. Apple Inc turun 2,9 persen untuk membebani teknologi seiring penjualan dan prospek di pemasok Dialog Semiconductor Plc meleset dari perkiraan analis. Apple merupakan pelanggan terbesar Dialog. Chevron Corp turun 2,5 persen menyusul harga minyak mentah merosot ke level terendah dalam dua bulan.
S & P 500 turun 0,2 persen ke level 2,070.68 pada pukul 12:25 siang waktu New York, setelah pekan lalu menghapus kerugian untuk tahun ini. Dow Jones Industrial Average turun 25,42 poin, atau 0,1 persen, ke level 17,621.28. Nasdaq Composite Index naik 0,1 persen, seiring induk perusahaan Google yakni Alphabet Inc menguat dan saham bioteknologi naik untuk hari ketiga. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Berakhir Melemah Sebelum Laporan Laba & Pertemuan The Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/10) - Sebuah reli saham AS terhenti pada hari Senin, seiring para investor menilai kenaikan saai ini sebelum laporan terbaru dari laba perusahaan dan pertemuan Federal Reserve, dengan Indeks Standard & Poor 500 turun dari level 9 minggu tertinggi.
Perusahaan teknologi dan energi, dua industri yang telah mendorong banyak keuntungan di benchmark seiring keduanya mengalami kinerja terbaik dalam 4 tahun terakhir, tetapi merosot pada hari ini. Saham Apple Inc turun 3,2 % yang dapat membebani saham teknologi, penjualan supplier Dialog Semiconductor Plc dan prospek sesuai dengan perkiraan analis. Apple pelanggan terbesar pada Dialog ini. Sementara saham Chevron Corp merosot 2,7 % diikuti penurunan harga minyak mentah ke level 2 bulan terendah.
Indeks S&P 500 turun 0,2 % ke level 2,071.03 pada pukul 04:00 sore waktu New York, setelah pekan lalu menghapus kerugian untuk tahun ini.
Pfizer Inc, Ford Motor Co dan Apple Inc adalah di antara lebih dari 160 perusahaan di Indeks S&P 500 yang melaporkan labanya pada pekan ini. Analis keuntungan proyek di anggota indeks anjlok sebesar 6,1 % pada kuartal ketiga, dengan saham perusahaan energi dan material menunjukkan penurunan tertajam.
Dua bulan setelah mengalami koreksi pertama sejak 2011 lalu menghentikan kenaikan selama setahun terakhir di ekuitas AS, S&P 500 pada bulan Maret, mengirim gain dari level terendah bulan Agustus hingga 11 %, dan dalam 3 % dari semua waktu set tertinggi bulan Mei. Saham Microsoft Corp, Google Inc dan orang tua Alphabet Amazon.com Inc melonjak pada Jumat lalu, menambahkan lebih dari $ 80 miliar pada nilai pasar gabungan dari laporan meningkatnya laba perusahaan tersebut. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham Eropa Menghentikan Kenaikan Setelah Rally Selama 3 Minggu

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/10) - Saham Eropa turun dari level 2 bulan tertinggi seiring para investor menilai implikasi dari stimulus bank sentral.
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,4 % ke level 376,04 pada pukul 04:33 sore waktu London, setelah naik 3,9 % pada minggu lalu. Saham produsen energi dan komoditas memimpin penurunan, menghapus kenaikan sebelumnya.
Indeks acuan Eropa mengalami rally terbesar sejak Juli lalu dalam 2 hari terakhir pada pekan lalu terkait Presiden Mario Draghi mengisyaratkan bahwa Bank Sentral Eropa dapat menambahkan langkah-langkah stimulus dan Bank Rakyat China memangkas suku bunga pinjaman dan persyaratan cadangan bank. Yang dapat mendorong Indeks Stoxx 600 istirahat dari pengetatan tersebut yang diperdagangkan selama 2 minggu terakhir.
Federal Reserve dan Bank of Japan (BOJ), keduanya akan memberikan informasi terbaru kebijakan pada minggu ini, dengan bank sentral AS akan mengumumkan keputusan suku bunga pada 28 Oktober mendatang. Pedagang harga dalam kesempatan sebesar 4 % dari kenaikan suku bunga The Fed bulan ini dan 35 % pada bulan Desember. (knc)
Sumber : Bloomberg

Minyak Ditutup di Level 2 Bulan Terendah Terkait Kekhawatiran akan Permintaan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/10) - Minyak mengakhiri hari di zona merah pada hari Senin dengan kekhawatiran terhadap berlimpahnya pasokan dan melemahnya permintaan global yang mendorong harga ke penutupan terendah dalam sekitar dua bulan.
Sementara itu, Harga gas alam turun untuk hari perdagangan keempat berturut-turut, kehilangan hampir 10% untuk sesi untuk menetap di level terendah sejak 2012.
Minyak mentah West Texas Intermediate Desember turun 62 sen, atau 1,4%, untuk menetap di level $ 43,98 per barel di New York Mercantile Exchange. Penyelesaian itu merupakan yang terendah sejak 27 Agustus, berdasarkan kontrak paling aktif, menurut FactSet. Desember Brent di bursa ICE Futures London melemah 45 sen, atau 0,9%, ke $ 47,54 per barel.
Kelebihan persediaan membebani harga minyak sejak musim panas 2014. Harga minyak turun lebih dari setengahnya sejak saat itu, namubn pasar mengawasi tanda-tanda output yang lebih rendah. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Emas Raih Gain Pertama dalam Empat Sesi Seiring Dolar Melemah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/10) - Emas menghentikan penurunan terpanjang dalam tiga minggu seiring melemahnya dolar, meningkatkan daya tarik logam sebagai investasi alternatif.
Indeks Bloomberg Dollar Spot jatuh, mengakhiri reli terpanjang indeks tersebut sejak Januari, seiring para pedagang menunggu keputusan Federal Reserve pada apakah akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade. Pembuat kebijakan bertemu pekan ini, dan pedagang menempatkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember di 36 persen. Suku bunga yang lebih tinggi mengekang daya tarik emas karena ketidakmampuannya menawarkan imbal hasil atau bunga.
Emas menuju kenaikan bulanan terbesar sejak Januari seiring tanda-tanda tidak meratanya pertumbuhan ekonomi AS dan tidak stabilnya ekspansi luar negeri memacu spekulasi bahwa Fed akan menunggu kepastian yang bahwa ekonomi dapat menahan pengetatn kebijakan moneter. Bullion memperpanjang gainnya setelah sebuah laporan pemerintah hari Senin menunjukkan pembelian rumah baru di AS merosot pada bulan September ke level terendah dalam 10-bulan.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,3 persen untuk menetap di level $ 1,166.20 per ounce pada pukul 1:50 siang waktu New York di Comex, mengakhiri tiga penurunan berturut-turut yang merupakan penurunan terpanjang sejak 1 Oktober. Perdagangan pada hari Senin 38 persen di bawah 100-hari rata-rata untuk saat ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,5 persen ke level $ 15,905 per ounce di Comex. Di New York Mercantile Exchange, paladium untuk pengiriman Desember turun 1,4 persen ke level $ 683,90 per ounce, sementara platinum berjangka untuk pengiriman Januari turun 0,4 persen ke level $ 997,50 per ounce. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Sunday, 25 October 2015

Mengenal TB145, Asteroid `Hantu` yang Bakal Mendekati Bumi

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/10) - Kabar asteroid yang akan mendekati orbit lintasan Bumi pada akhir Oktober 2015 menjadi hangat diperbincangkan. Namun, NASA sudah mengimbau masyarakat terlebih dahulu agar tidak panik dengan asteroid ini. Pasalnya, asteroid yang dijuluki dengan kode `2015 TB145` itu akan berada di lintasan paling aman dan tidak akan menabrak Bumi.

Sebagai informasi, asteroid ini juga disebut sebagai asteroid `Halloween` atau ghost asteroid (asteroid hantu) di wilayah barat karena konon akan berada di jarak terdekatnya sekitar 199 ribu kilometer pada 31 Oktober 2015, yakni di hari perayaan Halloween. Lantas, seperti apa seluk beluk asteroid hantu ini?

Mengutip informasi laman Space, Senin (26/10/2015), asteroid TB145 memiliki diameter 620 meter. Para astronom pun kagum dengan ukuran asteroid ini, karena tergolong raksasa dan jika diukur dengan skala bangunan yang ada di Bumi, TB145 diyakini memiliki ukuran setinggi gedung pencakar langit.

Jika dibandingkan dengan asteroid Chelyanbinsk yang sempat menghempas langit wilayah Rusia pada 2013 lalu, asteroid tersebut hanya memiliki diameter sebesar 20 meter, namun menghasilkan dampak hempasan hampir 30 kali lebih kuat dari serangan bom atom Hiroshima Nagasaki di Jepang.

Bahkan, TB145 dicatat NASA sebagai asteroid yang memiliki manuver paling dekat dengan Bumi sejak tahun 2006. Jarak paling dekat asteroid ini diprediksi setara jarak Bumi dengan Bulan, yaitu 479 ribu kilometer.

Bicara soal kecepatan, TB145 juga memiliki laju kecepatan yang tidak biasa. Menurut keterangan yang dilaporkan NASA, asteroid ini dapat melaju sekitar 12.600 kilometer per jam.

"Asteroid ini menjadi salah satu target radar terbaik di 2015. Lintasan terbangnya menunjukkan kecepatan luar biasa," tulis laporan dari Jet Propulsion Laboratory NASA.

Meski berada dalam lintasan terdekat dengan Bumi kita, asteroid ini justru tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, namun harus dipantau menggunakan teleskop luar angkasa Pan-STARRS yang berlokasi di Hawaii.

NASA pun telah memprediksi, setelah asteroid TB145 ini menyelesaikan lintasan `Halloween` pada akhir Oktober nanti, objek antariksa berikutnya yang mendekat ke Bumi adalah asteroid NEO 1999 AN10 pada Agustus 2027 mendatang.(jek/dew)


Sumber : Liputan6

Kota Bojonegoro Kelola Optimal Dana Bagi Hasil Migas

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/10) - Mungkin saja banyak daerah yang iri kepada Bojonegoro, sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Keberadaan lapangan minyak dan gas bumi Banyu Urip dan lapangan minyak Sukowati di daerah ini mampu mempertebal pundi-pundi dolar bagi daerah tersebut.

Kucuran dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas bumi yang mencapai rata-rata Rp1,4 triliun per tahun bisa membuat pemerintah daerah leluasa mengoptimalkan dana tersebut dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan membangun infrastruktur ataupun proyek mercusuar yang identik dengan simbol kemajuan dan kemakmuran daerah.

Namun, hal itu tidak membuat silau Bupati Bojonegoro, Suyoto. Bagi kepala daerah yang akrab dipanggil Kang Yoto ini, limpahan cadangan minyak dan gas bumi sebagai sumber daya alam akan habis, makanya harus dikelola dengan cerdas supaya tetap memberi kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat.

Untuk itu Suyoto mengembangkan sistem pembangunan berkelanjutan demi menjaga keberlangsungan berkah DBH minyak dan gas bumi itu untuk masa depan Bojonegoro.

Sejak memangku jabatan Bupati Bojonegoro di periode 2007-2012, Suyoto langsung melakukan pembenahan berbagai regulasi dalam pengelolaan DBH migas, sekaligus memberikan iklim investasi yang kondusif bagi investor. Ia pun menginisiasi peraturan daerah (Perda) tentang ruang wilayah migas dan pertanian serta Perda terkait pemberdayaan masyarakat lokal di tahun 2011.

Pada Perda tersebut, diatur besaran persentase alokasi dana untuk desa tempat wilayah kerja (WK) migas berada dan untuk desa-desa di sekitarnya.

Saat kembali dipercaya masyarakat Bojonegoro hingga tahun 2017 nanti, Kang Yoto pun meneruskan pembenahan dalam pengelolaan DBH tersebut. Misalnya, ia menginisiasi Perda untuk memperpanjang manfaat DBH bagi masyarakat dengan membentuk dana abadi yang berfungsi untuk mengantisipasi apabila DBH yang diperoleh Bojonegoro tidak lagi cukup untuk membiayai pembangunan atau potensi migas di Bojonegoro sudah habis.

Ada dua sumber dana abadi yang dimungkinkan, yakni, 100% keuntungan saham partisipasi (participating interest atau PI) dan DBH yang diperoleh sekitar Rp1,4 triliun per tahun itu. Dengan asumsi pendapatan bunga 6% Bojonegoro akan memperoleh tidak kurang dari Rp 84 miliar per tahun.

’’Fokus dana abadi ini hanya untuk pembangunan kualitas manusia. Kami sudah menyiapkan 1.200 pelatihan tenaga kerja tahun ini,’’ ujar Suyoto.

Agar keamanan dana terjaga, penggunaan dana abadi sebesar 90% diinvestasikan di sektor keuangan yang paling aman. Bahkan, untuk menjamin efektivitas penggunaan dana keuntungan, badan pengawas harus mengawasi. ’

’Dalam rangka menjaga sifat keabadian dana abadi, dibuat Perda. Dengan demikian, dana tersebut tidak dapat diubah, kecuali dengan persetujuan rakyat Bojonegoro,’’ tambah Suyoto.

Selain itu, saat membuat estimasi pendapatan DBH yang akan dimasukkan dalam APBD ia sangat berhati-hati. Dirinya selalu berupaya menghasilkan silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) yang besar, tujuannya sebagai antisipasi bila DBH tidak terealisasi, secara teknis sudah ada dana segar yang menjadi cadangan.

Kang Yoto pun menginvestasikan dana ke Bank Jatim dalam jumlah besar, bahkan kini Bojonegoro adalah pemilik saham terbesar keempat di Bank Jatim.

“Untuk 2016, setor modal di Bank UMKM Jatim ditargetkan hingga Rp 100 miliar atau menjadi pemilik saham terbesar kedua setelah Pemprov Jatim. Sementara itu, di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), modal yang disetor diharapkan mencapai Rp 400 miliar. Selain untuk investasi, sekaligus dimaksudkan untuk mendorong iklim usaha bagi rakyat Bojonegoro,’’ ujarnya.

Cerdas mengelola DBH Migas yang dilakukan Kang Yoto untuk Bojonegoro adalah contoh nyata memaksimalkan dana yang didapat untuk memberi manfaat menunjang pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai kekayaan alam yang tidak bisa diproduksi secara instan, migas dikelola langsung oleh pemerintah yang diwakili oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang bekerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Migas. Pembagian porsi hasil penjualan minyak dan gas bumi itu juga diatur oleh pemerintah pusat.

Pengelolaan kekayaan migas negara

Setiap kerja sama pengelolaan proyek hulu minyak dan gas bumi, SKK Migas dan Kontraktor KKS Migas menandatangani Kontrak Kerja Sama Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC). Jadi, pembagian lifting (produksi minyak dan gas bumi yang terjual) antara pemerintah dan Kontraktor KKS akan dilakukan sesuai kesepakatan dalam kontrak.

Setelah itu, Kontraktor KKS Migas memulai kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumur minyak dan gas bumi. Bila menemukan cadangan komersial, Kontraktor KKS Migas meneruskan kegiatan ekploitasi atau produksi. Dalam tahapan ini, SKK Migas memastikan Kontraktor KKS bisa berkonsentrasi mengoptimalkan lifting minyak dan gas bumi di wilayah kerja mereka.

Tugas SKK Migas dan Kontraktor KKS Migas selesai setelah lifting minyak dan gas bumi bagian negara berhasil dikomersialisasikan, dan uang yang dihasilkan dari penjualan migas disetorkan langsung ke rekening migas di Kementerian Keuangan, bukan dibayarkan melalui rekening SKK Migas.

Selanjutnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bertugas membagi lifting migas bagian negara per provinsi dan per kabupaten/kota.

Lalu, Kementerian ESDM akan menggunakan laporan lifting per Kontraktor KKS Migas yang dilaporkan SKK Migas sebagai bahan pembanding dan alat kontrol ketika melakukan evaluasi lifting per daerah penghasil.

Setelah melewati proses review dan evaluasi, Kementerian ESDM akan mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM tentang alokasi lifting per daerah penghasil migas.

Proses pembagian Dana Bagi Hasil

Proses masih berlanjut dengan verifikasi laporan lifting negara yang diterima dari SKK Migas setiap bulan oleh Kementerian Keuangan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan uang yang diterima di rekening Kementerian Keuangan di Bank Indonesia sama besarnya laporan dengan SKK Migas. Hasil verifikasi itulah yang menjadi acuan Kementerian Keuangan dalam menghitung penerimaan negara bersih per Kontraktor KKS.

Laporan ini bersama laporan lifting per daerah penghasil dari Kementerian ESDM kemudian diolah oleh Kementerian Keuangan sehingga diperoleh DBH minyak dan gas bumi yang selanjutnya akan dialokasikan kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Pengasil, dan Pemerintah Daerah Non Penghasil Migas. Pengalokasian dana bagi hasil ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan.

Payung hukum lain pengalokasian DBH migas adalah Undang-undang No. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.Regulasi ini mengatur bahwa penerimaan minyak bumi, setelah dikurangi komponen pajak dan pungutan lain, dibagi dengan imbangan 84,5% untuk pemerintah pusat dan 15,5% untuk daerah.

Dari angka 15,5% ini, 0.5% dialokasikan untuk menambah anggaran pendidikan dasar pada daerah bersangkutan. Sisanya sebesar 15% dibagi dengan rincian: 3% untuk provinsi; 6% untuk kabupaten/kota penghasil; dan 6% untuk kabupaten/kota lainnya dalam provinsi yang bersangkutan.

Sedangkan penerimaan gas bumi, pembagiannya adalah 69,5% untuk pemerintah pusat dan 30,5 % untuk daerah. Sejumlah 0,5% dari hak daerah ini akan dialokasikan untuk menambah anggaran pendidikan dasar pada daerah bersangkutan. Sisanya, 30% dibagi dengan rincian 6% untuk provinsi; 12% untuk kabupaten/kota penghasil; dan 12% untuk kabupaten/kota lain. Hal itu diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan.

Hal yang menyebabkan DBH tidak mengalir

Penerimaan dari DBH minyak dan gas bumi memang menjadi andalan pendapatan asli daerah dan masuk dalam Anggarapan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya untuk mendanai pembangunan daerah. Namun, yang harus diketahui, DBH minyak dan gas bumi belum akan mengalir di saat proyek minyak dan gas bumi masih berada dalam tahapan kegiatan eksplorasi.

Pada fase ini Kontraktor KKS minyak dan gas bumi sedang melakukan pencarian minyak dan mengeluarkan banyak dana untuk berbagai kegiatan, termasuk survei seismik dan pengeboran eksplorasi. Karena, belum tentu setiap kegiatan eksplorasi bisa menemukan cadangan migas yang layak dikembangkan.

Pada awal eksploitasi dan produksi penerimaan hasil lifting pemerintah pusat dan pemerintah daerah belum menerima bagian dari DBH minyak dan gas bumi. Pihak Kontraktor KKS harus melakukan pengembalian biaya operasional (cost recovery) mulai fase eksplorasi hingga produksi awal, membayar pajak pertambahan nilai (PPN), pajak bumi dan bangunan (PBB) migas, biaya domestic market obligation (DMO), pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD).

Setelah DBH minyak dan gas bumi dapat mengalir, ada hal yang harus menjadi catatan. Yaitu, kekayaan alam tidak bisa diperbaharui, sehingga produksi migas bisa menurun karena berkurangnya cadangan, hambatan alam atau tengah dilakukan perawatan teknis terhadap infrastruktur hulu migas. Otomatis DBH minyak dan gas bumi pun akan berkurang.

Belum lagi bila terjadi kenaikan faktor pengurang (misalnya PBB migas dan PPN yang meningkat), dan kelebihan penyaluran DBH minyak dan gas bumi pada triwulan sebelumnya sehingga penyaluran pada triwulan berikutnya dikurangi. Semua penyebab penurunan DBH minyak dan gas bumi itu saling terkait.

Bahkan, kenaikan harga minyak bumi kadang tidak selalu diikuti dengan kenaikan DBH minyak dan gas bumi yang diterima pemerintah daerah.

Kenaikan harga minyak memang akan meningkatkan penerimaan kotor (gross revenue) pemerintah dari penjualan migas. Namun, penerimaan negara bersih (net revenue), yaitu penerimaan yang menjadi hak negara adalah penerimaan kotor setelah dikurangi kewajiban dalam PSC.

Makanya, apa yang dilakukan oleh Pemda Bojonegoro sudah benar, karena DBH minyak dan gas bumi dialokasikan untuk membangun ketahanan ekonomi daerah dari sektor nonmigas.

Hal ini sebagai antisipasi daerah agar tetap bisa bertahan meski cadangan migas habis. Hanya dengan mengelola DBH minyak dan gas bumi secara cerdas, kekayaan alam ini bisa menjadi berkah bagi masyarakat daerah.(Adv)


Sumber : Liputan6

Hutan Gunung Rakutak di Bandung Terbakar

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/10) - Gunung Rakutak di kawasan Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terbakar. Api berkobar dan mengancam hutan di kawasan pegunungan Bandung selatan itu.

Seorang warga bernama Undang mengatakan, api berkobar sejak Minggu 25 Oktober 2015 kemarin. "Dua titik api terlihat di atas Gunung Rakutak. Mungkin juga dibakar para warga yang membuka lahan pertanian," ujar Undang, Senin (26/10/2015).

Nyala api dan kepulan asap terlihat jelas dari Jalan Pacet-Kertasari. Api terus meluas mendekati puncak pegunungan yang tersambung ke barisan Gunung Geber itu.

Menurut warga, gunung di kawasan itu kerap terbakar setiap musim kemarau. Namun musim kemarau saat ini membuat hutan menjadi lebih kering dan dikhawatirkan kebakaran hutan cepat meluas.

"Gunung Rakutan rutin ada kebakaran hutan setiap musim kemarau," lanjut Undang.

Warga lainnya bernama Wawan menyebutkan, bagian atas kawasan Ganung Rakutan memang masih terjaga, namun bagian lerengnya sudah mulai gundul akibat dirambah dan beralih fungsi menjadi lahan pertanian.

"Satu titik api di bagian puncak, saya khawatir terus meluas karena kondisinya sangat kering," kata Wawan.

Dia mengatakan, kawasan Gunung Rakutak yang terbakar itu berlokasi di kawasan yang sebenarnya jarang terjamah oleh warga atau hutan yang masih rapat.

Namun sejumlah lahan dibuka pada bagian lerengnya sehingga tanah menjadi bera atau kosong karena tidak menghasilkan. Lahan itu menjadi lahan rawan erosi karena tidak ada pohon yang bisa menahan atau menyerap air.

Kebiasaan membuka lahan dengan dibakar juga terjadi di sejumlah lokasi lainnya di kawasan Bandung bagian selatan. Meski demikian selama ini api tidak sampai meluas. (Ant/Sun/Ali)


Sumber : Liputan6

Berkenalan dengan Fotografer Cilik, Hawkeye Huey

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/10) - Usianya memang baru 5 tahun. Tapi jangan ragukan kemampuan bocah cilik asal Seattle, Amerika Serikat ini. Foto-foto hasil bidikan Hawkeye Huey telah dimuat dalam National Geographic, akun Instagramnya masuk dalam daftar Top 100 versi majalah Rolling Stone. Dan sekarang ini Hawkeye tengah menggalang dana untuk menerbitkan buku foto pertamanya berjudul "A Portrait of The American West".
Hawkeye yang merupakan putra fotografer National Geographic, Aaron Huey mulai memotret sekitar setahun lalu saat melancong bersama ayahnya.
"Waktu itu kami hanyalah ayah dan anak yang melakukan perjalanan besar pertama tanpa ibu, dari Seattle ke Salton Sea di California Selatan," cerita sang ayah, Aaron Huey.
"Ketika berkendara itulah aku memutuskan akan lebih menyenangkan untuk Hawkeye mempunyai kamera dalam perjalanan ini karena begitulah caraku menghabiskan waktu melihat dunia," lanjutnya.
Proyek itu dimulai sebagai cara kolaboratif antara ayah dan anak untuk melakukan perjalanan gila dan bertemu banyak orang. Tapi dari situlah bakat alami Hawkeye terlihat.
"Aku jatuh cinta pada foto-foto yang dibidik Hawkeye sejak pertama kali melihatnya terserak di lantai, semua dengan obyek fotonya tersenyum," cetus Aaron. "Kurasa aku langsung mengetahui bahwa aku menyukai foto-fotonya melebihi fotoku sendiri, dan perjalanan itu telah memulai sesuatu yang ingin kulanjutkan," lanjutnya.
Tahun lalu, usai sesi pemotretan, Huey mengunggah sebuah foto Hawkeye yang menenteng kamera di feed Instagram National Geographic. Para pengunjung mengatakan ingin melihat lebih banyak lagi maka mereka membuatkan akun baru khusus untuk mengunggah foto-foto hasil bidikan Hawkeye.
Dalam satu hari pertama saja Hawkeye sudah berhasil memiliki 10 ribu pengikut dan proyeknya dimulai. Aaron memilah foto foto-foto yang akan dimasukkan dalam buku Hawkeye nantinya dan hasil kampanye awal mereka telah melebihi target, kini telah terkumpul dana 35 ribu dollar.
Hawkeye sendiri yang membidik setiap foto, ayahnya hanya membantu memilihkan lokasi tujuan dan mempersiapkan kameranya."Ini benar-benar latihan antara orangtua dan anak," cetus Aaron.
Ke depannya Aaron akan membiarkan putranya menikmati hobi baru itu dan dia tak akan memaksa Hawkeye mengikuti jejaknya sebagai fotografer profesional.
Belakangan ini Hawkeye tengah tertarik pada bidang teknik dan bangunan. Aaron mengatakan dia akan membiarkan putranya mengikuti kata hati serta apa pun yang menjadi minatnya.
Buku foto Hawkeye akan terbit awal tahun depan. Berisi 130 foto yang dibidiknya selama 18 bulan dengan obyek cowboy, Indian, kaum hobo, penjudi, turis, para patriot, dan sunset. Uniknya semua foto itu diambil menggunakan kamera film, bukan digital, dilansir dari laman Today, Senin (26/10/2015).
"Kami ingin semua orang bisa memegangnya. Ini ide di balik buku itu, sesuatu yang nyata dan bisa disentuh, pengalaman yang nyata, bukan berupa `like` atau `swipe` dan pengikut di ponsel Anda," tandas Aaron.

Sumber : Liputan6

Paket Kebijakan Ekonomi Jadi Pendorong IHSG Pekan Ini

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/10) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan cenderung menguat pada perdagangan saham selama sepekan. IHSG mendapat dorongan dari sentimen laporan keuangan kuartal III 2015 serta realisasi dari paket kebijakan ekonomi jilid V.

"Kalau fundamental nggak masalah, laporan keuangan juga. Tinggal nunggu realisasi paket kebijakan ekonomi," kata Analis PT Waterfront Securities Oktavianus Marbun kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (26/10/2016).

Dia menuturkan, paket kebijakan ekonomi untuk memperbaiki perekonomian lebih terarah. Terutama mengenai revaluasi aset perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pemerintah juga memberikan fasilitas berupa potongan tarif pajak penghasilan (Pph). "BUMN revaluasi aset, dari 10 persen jadi 3 persen," tuturnya.

Oktavianus memprediksi IHSG bergerak pada level support 4.600-4.580-4.540 kemudian resistance pada level 4.564-4.680.

Kepala Riset NH Korindo Securities memperkirakan IHSG berada pada rentang support 4.523-4.585 dan resistance pada level 4.678-4.712. Dalam sepekan, dia mengatakan IHSG berpotensi berbalik arah jika tidak ada sentimen positif mendorong kenaikan indeks saham.

"Potensi pelemahan yang seharusnya terjadi dapat ditahan oleh IHSG sehingga tren tersebut terpatahkan dan berbalik menguat. Meski kami berharap kenaikan ini dapat berlanjut namun perli diwaspadai peluang pembalikan arah melemah juka sentimen yang ada kurang mendukung penguatan IHSG tersebut," kata dia dalam risetnya.

Oktavianus merekomendasikan akumulasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII).

Pekan lalu, IHSG ditutup pada level 4.653,14. Indeks saham menguat sebanyak 2,9 persen dibanding penutupan pekan sebelumnya 4.521,88. (Amd/Ndw)


Sumber : Liputan6

Thursday, 22 October 2015

Euro Jatuh Terkait Komentar Draghi Beri Investor Angin Segar

BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/10) - Euro jatuh ke level terendah dalam dua bulan setelah komentar Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi memberikan angin segar kepada investor di Malta, membiarkan investor berada dalam sedikit keraguan terkait kesiapannya dalam melakukan stimulus moneter untuk mendorong perekonomian yang lesu.
Mata uang bersama jatuh terhadap 16 mata uang utama pasca Draghi mengatakan para pejabat akan menguji kembali lingkup rencana untuk pelonggaran kuantitatif mereka pada bulan Desember. Pembelian obligasi, awalnya akan berakhir September mendatang, akan berlanjut sampai ECB melihat peningkatan yang berkelanjutan dalam prospek inflasi, katanya kepada wartawan. Pembuat kebijakan juga membahas pemotongan lebih lanjut untuk suku bunga deposito negatif bank, katanya.
Penurunan euro dibenarkan pedagang yang telah menambahkan taruhan untuk mata uang bersama akan membalikkan reli baru-baru ini terhadap dolar, dan yang mendorong lebih mereka setelah pernyataan Draghi.
Mata uang bersama turun sebanyak 2 persen ke level $ 1,1109, level terendah sejak 18 Agustus, dan berada di level $ 1,1114 pada pukul 03:05 siang waktu New York. Ini tergelincir 1,3 persen ke level 134,17 ¥. Stimulus cenderung melemahkan mata uang dengan perluasan basis moneter. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Minyak Mentah Menguat dalam Sembilan Hari Terakhir

BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/10) - Minyak naik untuk kedua kalinya dalam sembilan hari setelah diperdagangkan di bawah $ 45 per barel untuk hari kedua. Bensin naik melebihi minyak mentah, pelebaran margin keuntungan kilang.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka menghapus keuntungan sebelumnya karena dolar menguat sebelum reli untuk menetap dengan gain 18 sen. Bensin membuka spread, indeks keuntungan dari pengolahan barel minyak ke bahan bakar, naik ke atas $ 9 per barel setelah tenggelam ke $ 6,54 dalam perdagangan intraday Selasa.
Minyak gagal untuk mempertahankan keuntungan di atas $ 50 per barel awal bulan ini di tengah tanda-tanda surplus dalam pasar akan bertahan. Persediaan minyak AS tetap lebih dari 100 juta barel di atas lima tahun rata-rata musiman setelah tingkat utilisasi kilang negara melayang di dekat level terendah sejak Januari. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) terus memompa di atas kuota, sementara Iran mempersiapkan meningkatkan produksi sekaligus mengakhiri sanksi.
WTI untuk pengiriman Desember naik 18 sen untuk menetap di $ 45,38 per barel di New York Mercantile Exchange. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah 27% di bawah rata-rata 100-hari.
Brent untuk pengiriman Desember naik 23 sen menjadi $ 48,08 pada pukul 02:42 sore waktu New York dalam bursa ICE Futures Europe exchange. Acuan minyak Eropa diperdagangkan pada premium darilebih besar $ 2,70 dari WTI.(frk)
Sumber: Bloomberg

Emas Berjangka Sedikit Berubah seiring Investor Nantikan Sinyal Fed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/10) - Emas sedikit berubah setelah mencapai level terendah dalam satu minggu seiring investor menunggu sinyal pada apakah Federal Reserve akan meningkatkan suku bunga tahun ini.
Fed fund futures menunjukkan terdapat kesempatan 30 persen bahwa suku bunga akan meningkat pada bulan Desember, sementara analis di Goldman Sachs Group Inc mengatakan Fed mungkin akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun dengan lebih dari 100 basis poin dari kenaikan selepas 2016. Suku bunga yang lebih tinggi mengekang daya tarik emas karena tidak menawarkan bunga ataupun imbal hasil.
Bullion naik pekan lalu ke level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan menyusul perlambatan ekonomi dari Cina sampai Eropa melemahkan spekulasi bahwa Fed akan segera mengetatkan kebijakan moneter. Laporan minggu ini menunjukkan menguatnya pasar perumahan AS menghidupkan kembali kekhawatiran di antara beberapa investor bahwa Fed akan mempertimbangkan jika perekonomian cukup kuat untuk menahan suku bunga yang lebih tinggi. Pembuat kebijakan bertemu pekan depan dan akan bertemu lagi pada bulan Desember.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,1 persen untuk menetap di level $ 1,166.10 per ounce pada pukul 1:52 siang waktu New York di Comex, setelah menyentuh level $ 1,161.40 per ounce, yang merupakan terendah sejak 13 Oktober
sebelumnya Logam jatuh imbas dari lonjakan dolar yang mengkikis permintaan untuk logam sebagai aset alternatif.
Holdings pada produk yang diperdagangkan di bursa didukung oleh emas naik untuk kedelapan kalinya dalam sembilan sesi, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg pada hari Rabu. Aset meningkat 0,3 metrik ton menjadi 1,545.3 ton, yang tertinggi sejak 24 Juli.
Perak untuk pengiriman Desember naik 0,8 persen ke level $ 15,837 per ounce. Di New York Mercantile Exchange, platinum berjangka untuk pengiriman Januari naik 0,6 persen ke level $ 1,012.90 per ounce, dan paladium untuk pengiriman Desember naik 1,2 persen ke level $ 685,60 per ounce. (sdm)
Sumber: Bloomberg