PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Monday, 20 July 2015

Utang Luar Negeri Tiongkok Membengkak, Positif Bagi Yuan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (21/7) - Usaha bank sentral Tiongkok mempopulerkan mata uang Yuan menunjukkan perkembangannya setelah kantor Administrasi Negara Valuta Asing umumkan jumlah utang luar negeri pada perhitungan terakhir yaitu bulan Maret alami peningkatan. Hal yang positif didapat dari data ini yaitu hampir separuhnya merupakan utang berdenominasi Yuan.
Menurut data regulator Valas Tiongkok tersebut, utang luar negeri berdenominasi yuan mencapai $ 804 miliar hingga akhir Maret, sementara utang dalam mata uang asing lainnya turun 3 persen menjadi  $ 895.5 miliar. Utang berdenominasi yuan tersebut menyumbang 48,1 persen kenaikan jumlah utang negeri tersebut menjadi 10,28 triliun yuan ($ 1,670 triliun) pada akhir Maret.
Meningkatnya utang luar negeri denominasi yuan disumbang oleh peningkatan deposito yuan oleh lembaga keuangan asing, pertumbuhan utang berdenominasi yuan mencerminkan kemajuan yang signifikan dalam internasionalisasi yuan dan meningkatkan popularitas mata uang negara tersebut sejak Juli 2009.
Melihat ukuran waktunya, utang jangka pendek naik tipis ke $ 1,18 miliar  pada akhir Maret, alami kenaikan  dari $ 621.1 miliar  pada akhir 2014, ini menyumbang 70,5 persen dari total utang luar negeri, dibandingkan dengan 69,4 persen sebelumnya. Jika tidak termasuk pinjaman berdenominasi yuan, utang luar negeri Tiongkok alami  pertumbuhan 2,5 persen pada tahun 2014, dibandingkan dengan kenaikan 17,12 persen yang terlihat di tahun 2013 dan kenaikan 6,04 persen pada tahun 2012.
Utang jangka pendek negeri tirai bambu ini menyumbang sekitar 31,98 persen dari cadangan devisa sampai bulan Maret 2015 yang  naik dari 17,8 persen pada tahun 2014. Jumlah cadangan devisa telah turun  $ 40 miliar pada kuartal kedua menjadi $ 3,69 triliun, kurang dari penurunan $ 113.000.000.000 pada kuartal pertama. 

Sumber : Vibiznews