PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Wednesday, 15 July 2015

Prospek Kenaikan Ekspor Iran Picu Harga Minyak Melemah

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/7) -Harga minyak dunia melemah sekitar 3 persen seiring harapan peningkatan ekspor minyak dari Iran akan menambah pasokan minyak global. Ditambah ada kenaikan persediaan minyak di Cushing, Oklahoma sehingga menekan harga minyak.
Kesepakatan program nuklir antara Iran dan negara barat akan mencabut sanksi atas ekspor minyak Iran. Dengan penjualan minyak Iran yang sebelumnya terbatas, maka ekspor minyak Iran menambah pasokan pasar global pada awal 2016.
Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun US$ 1,46 (2,5 persen) menjadi US$ 57,05 per barel. Harga minyak mentah acuan AS melemah US$ 1,63 (3 persen) ke level US$ 51,41.
Berdasarkan data informasi energi, harga minyak merosot di tengah persediaan minyak mentah AS turun 4,3 juta barel pada pekan lalu. Sedangkan analis memperkirakan, ada penurunan pasokan sekitar 1,2 juta barel. Meski demikian, persediaan minyak mentah AS meningkat di Cushing, Oklahoma.
"Persediaan minyak di Cushing meningkat, dan memberikan tekanan untuk minyak mentah AS," tutur Tariq Zahir, Analis Tyche Capital Advisors seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (16/7/2015).
Analis Goldman Sachs memperkirakan tambahan pasokan minyak dari Iran dapat mencapai 200 ribu-400 ribu barel per hari (bph) pada 2016.
Roknoldin Javadi, Direktur National Iranian Oil Company memperkirakan, produksi minyak Iran dapat meningkat 500 ribu-600 ribu bph, dan mencapai tingkat 4 juta barel bpd dalam waktu enam hingga 12 bulan jika ada permintaan cukup.
Rilis data pertumbuhan ekonomi China sekitar 7 persen pada kuartal II juga menjadi fokus perhatian pelaku pasar. Bank Prancis Natixis menyatakan, risiko harga minyak jatuh berlanjut jika ekonomi China melambat sedangkan produksi minyak dunia tetap mencatatkan rekor. (Ahm/Igw)

Sumber : Liputan6