PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Sunday, 28 June 2015

Sentimen Yunani Bakal Tekan IHSG

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/6) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak variasi pada perdagangan saham selama sepekan dengan kecenderungan tertekan.

Analis PT Waterfront Securities Oktavianus Marbun mengatakan, sentimenYunani membayangi gerak indeks saham. Hal itu lantaran tidak terjadi kesepakatan antara Yunani dengan para kreditor internasional akhir pekan lalu. Apalgi pemerintah Yunani bakal melakukan referendum soal proposal kreditor pada 5 Juli 2015.

"Saya kira ini pengaruh Eropa. Efek dominan, kalau Yunani keluar Euro pasti depresiasi," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (29/6/2015).

Dari dalam negeri, dia menuturkan belum ada sentimen yang positif. Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk tetapkan suku bunga acuan sebesar 7,5 persen. "Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) tetap 7,5 persen jadi tidak ada berita signifikan," ujar Oktavianus.

Dia mengatakan, saat ini gerak IHSG menunggu rilis data makro ekonomi yang diharapkan dapat mendorong kinerjanya. Pekan ini, dia memperkirakan IHSG bergerak pada level support 4.826-4.854. Kemudian resistance pada level 4.992-5.002.

Kepala Riset  NH Korindo Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG diperkirakan pada rentang support 4885-4950 dan resistance 4965-5000. Reza mengatakan, IHSG cenderung tertekan lantaran belum ada sentimen yang positif mendorong indeks saham.

"Belum adanya sentimen positif masih menutup peluang IHSG untuk dapat kembali menguat. Walaupun IHSG sudah berada di area oversold namun, jika belum terdapat volume beli yang cukup besar maka sulit bagi IHSG untuk kembali rebound dan mempertahankan penguatan tersebut," ujar Reza.

Dia berharap, aksi jual mulai mereda sehingga mendorong gerak IHSG. "Dengan harapan dan asumsi, aksi jual mulai mereda dan didukung rilis data-data yang dapat positif, dan berkurangnya sentimen negatif diharapkan laju IHSG dapat menguat di pekan depan. Namun demikian, tetap antisipasi sentimen yang akan datang," tandas dia.


Sumber : Liputan6