PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Registrasi dilakukan dengan cara yang cepat, aman dan mudah

Sunday, 1 February 2015

Seteru KPK dan Polri Bikin IHSG Mendatar

BESTPROFIT FUTURES MALANG (2/2) - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampaknya belum bergairah pada perdagangan saham  sepekan ini. Indeks saham diperkirakan cenderung mendatar.

Analis PT Waterfront Securities, Oktavianus Marbun mengatakan, kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian menjadi perhatian pelaku pasar. Apalagi, persolan hukum  tersebut disinyalir adanya politisasi.

"Masalah hukum dan politik, kalau hukum bisa dipolitisir bermasalah juga," kata Oktavianus saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Dia menuturkan, masalah politik merupakan perhatian serius para pemodal. Kondisi tersebut terlihat dari pemilihan umum Presiden pada 2014.  Indeks saham bergerak tak menentu namun pergerakannya sangat tinggi.

"Ingat dulu waktu pemilu,bersih tegang. Simpel tapi efeknya kenceng," papar Hans.

Dia menambahkan, situasi tersebut tertahan oleh laporan keuangan emiten yang cenderung positif. Pada perdagangan saham pekan ini, IHSG bergerak pada level support 5.221 dan resistance pada 5.326.

Analis PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan gerak indeks akan mendatar dengan kecenderungan menurun. Pelaku pasar tengah fokus pada permasalahan di Yunani.

"Yunani pada Jumat ada pernyataan dari Menkeu dia bahwa memang tidak bisa sejalan dengan zona Euro dan IMF. Sebelumnya, dia angkat lagi pegawai negeri yang sudah dipecat, salah satu program bailout diajukan penggetatan anggaran. Dia hire lagi, ini agak panas. Juga, pertumbuhan ekonomi 2,6 persen di bawah ekspektasi 3 persen. Faktor ini belum diprice ke IHSG," ujar Hans.

Akan tetapi, sentimen tersebut akan tertahan karena perkiraan angka inflasi RI akan turun dampak dari penurunan BBM, semen dan gas.

"Inflasi rendah menyusul dua kali penurunan BBM, semen, gas. Kan bisa deflasi. Tapi  inflasi  karena banyak di beberapa wilayah banjir dan logistik terganggu," tambah dia.

Kali ini Hans memprediksi IHSG bergerak pada level support 5.253-5.209. Sedangkan resistance pada 5.300-5.325.


Sumber : Liputan6