PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Monday, 31 March 2014

Indeks BEI (1/4/2014): IHSG Dibuka Naik 0,58%, Jelang BPS Rilis Data

BESTPROFIT FUTURES (01/04)Mengawali pekan ini, Senin (1/4/2014), indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,58% ke level 4.796,16, menjelang rilis data ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Dari 490 saham yang diperdagangkan, sebanyak 34 saham menguat, 6 saham melemah, dan 450 saham stagnan.
Tujuh dari sembilan sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia menguat dengan kenaikan terbesar dialami oleh sektor aneka industri. Adapun dua sektor lainnya melemah dengan penurunan terbesar dialami sektor perdagangan dan jasa 0,06%.
Indeks Bisnis 27 juga dibuka menguat 0,89% ke level 411,03. Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tajam 0,76% ke Rp11.275.
Saham-saham yang menguat pagi ini:
ASII
+1,69%
BBRI 
+1,83% 
BMRI 
+1,32% 
BBCA 
+0,94% 
Saham-saham yang melemah pagi ini:
BMTR
-4,89%
BSDE 
-2,75% 
BDMN 
-1,15% 
EXCL 
-0,8% 
Sumber: Bloomberg. 

Pajak Meningkat, Sentimen Manufaktur Jepang Catat Gain

BESTPROFIT FUTURES (01/04)Sentimen manufaktur besar di Jepang naik ke level tertinggi sejak 2007, meskipun tingkat gain mungkin tidak berjalan untuk waktu yang lama dengan harapan outlook undershooting seiring Meningkatnya pajak penjualan yang mulai berlaku hari ini.
Indeks Tankan pada 17 maret, naik dari 16 Desember lalu, laporan triwulanan Bank of Japan (BOJ) menunjukkan hari ini. yang dibandingkan dengan estimasi rata-rata dari 19 dalam survei 23 ekonom oleh Bloomberg News. Indeks sentimen untuk 8 Juni, lebih rendah dari perkiraan rata-rata dari 13.
Ekonomi Jepang diperkirakan mengalami kontraksi pada kuartal ini setelah kenaikan pajak sebelumnya, pada tahun 1997, membantu memicu resesi. Sektor manufaktur telah mengurangi outputnya dan persediaan terhadap kemungkinan melemahnya permintaan, sementara penasihat Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan bank sentral mungkin perlu menambah pelonggaran belum pernah terjadi sebelumnya.
Di seluruh sektor industri, perusahaan besar berencana untuk meningkatkan nilai belanja pada tahun fiskal mulai hari ini sebesar 0,1 persen dari 12 bulan sebelumnya. Perusahaan besar melihat keuntungan
ANA Holdings Inc pekan lalu mengumumkan pembelian sebesar $ 16.6 miliar untuk pesawat Boeing Co dan Airbus Group NV. Perusahaan Jepang termasuk Mitsubishi Heavy Industries Ltd adalah pemasok untuk Boeing, Airbus juga sementara sumber sekitar $ 1 miliar suku cadang dan bahan setiap tahunnya dari mitra manufaktur di Jepang.jatuh sebesar 2,3 persen dari tahun fiskal sebelumnya setelah melonjak 28 persen perkiraan pada tahun fiskal yang berakhir kemarin.
Sumber: Bloomberg

Di Sesi Amerika Laju Naik Dollar AS Agak Reda

BESTPROFIT FUTURES (01/04)Pada pergerakan forex sesi Amerika dini hari ini ( 01 April ), Dollar AS secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap Franc Swiss setelah dibuka pada 0.8867 di awal perdagangan (00.00 GMT). Nilai mata uang tersebut telah turun sekitar -33 pips atau sekitar -0.37 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 0.8835.
Sentimen negatif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah MNI melaporkan kepada publik bahwa terjadi kinerja melemah pada sektor produksi Amerika Serikat terutama untuk di wilayah Chicago.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya penurunan pada indikator fundamental Chicago PMI yang melemah ke angka 55.9 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 59.8. Laporan yang kurang menguntungkan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun 59.2. Pair USDCHF terpantau bergerak negatif merespon perkembangan tersebut.
Sumber : vibiznews

Friday, 28 March 2014

IHSG Naik 0,79%, Simak 10 Saham Pendorong Utama

BESTPROFIT FUTURES (28/03)Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,79% ke level 4.706,29 pada akhir sesi I siang ini, Jumat (28/3/2014).
Dari 490 saham yang diperdagangkan sebanyak 155 saham bergerak positif. Siapa saja 10 emiten penopang utama IHSG siang ini? Berikut rinciannnya.

Berdasarkan kapitalisasi pasar saham terbesar:
Kode
Emiten
(%)
Harga (Rp)
BBCA
PT Bank Central Asia Tbk
+2,9
10.650
UNVR 
PT Unilever Indonesia Tbk 
+2,09 
29.300 
ASII 
PT Astra International Tbk 
+1,38 
7.350 
TLKM 
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk 
+1,84 
2.215 
UNTR 
PT United Tractors Tbk 
+3,48 
20.800 
Berdasarkan presentase kenaikan saham terbesar:
Kode
Emiten
(%)
Harga (Rp)
PNSE
PT Pudjiadi & Sons Tbk
+20,27
540
WINS 
PT Wintermar Offshore Marine Tbk 
+15,63 
925 
PTSN 
PT Sat Nusapersada Tbk
+14,1 
89 
WAPO 
PT Wahana Pronatural Tbk
+10,53 
63 
BACA 
PT Bank Capital Indonesia Tbk 
+8,75 
87 
Sumber: Bloomberg

Antam Pangkas Harga Emasnya, Sepekan Hanya Diturunkan 8000 Rupiah

BESTPROFIT FUTURES (28/03) Harga emas batangan yang diperdagangkan Antam akhirnya anjlok juga setelah sepanjang minggu ini harga emas di pasar spot terperosok jatuh dan antam hanya menurunkan dua kali harga emasnya selama pekan ini. Pagi ini (28/3) Antam hanya menurunkan harga jual dan buybacknya sampai Rp.2000 sehingga dalam sepekan ini emas batangan Antam hanya anjlok Rp.8000 setelah awal pekan dijual lebih tinggi.
Antam pangkas harga emasnya didorong anjloknya emas di pasar spot dan berjangka pada perdagangan hari sebelumnya, dan juga nilai tukar rupiah melemah hingga perdagangan pagi ini ke Rp.11.350.
Harga emas spot emas menunjukkan pergerakan turun setelah dibuka pada 1306.09 USD/oz t di awal perdagangan. Komoditi tersebut telah turun sekitar -13.88 USD/oz t atau sekitar -1.06 % yang ditutup  pada kisaran 1291.25 USD/oz t.  Demikian juga dengan harga emas kontrak bulan April di bursa berjangka Comex turun  0,01% ke posisi 1294,60.
Harga emas batangan di butik emas Antam untuk minted bars ukuran 1 gram kini  dijual  seharga Rp.534.000 dan juga  harga buybacknya Rp.474.000 per gramnya. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 2 gr, Antam menjualnya sama di  Rp.514.000 per gramnya menjadi Rp.1.028.000. Sedangkan untuk ukuran 10 gram harga jualnya  tetap Rp.502.000/gr menjadi Rp.5.020.000.
Gram Harga/Bar (Rp) Harga/ Gram (Rp)
500       247.300.000         494.600
250       123.750.000         495.000
100         49.550.000         495.500
50         24.800.000         496.000
25         12.425.000         497.000
10           5.000.000         500.000

Untuk pergerakan harga emas di pasar spot di pasar Asia, Analis Vibiz Research melihat pagi ini dibuka  (00.00 GMT atau 07.00 wib) 1290,70  kini emas terpantau naik  di kisaran 1294,05 USD/oz t.  Pagi ini dolar AS  terpantau  sedang melemah, sehingga untuk perdagangan emas batangan awal pekan  diperkirakan masih diharga yang sama dengan sedikit kemungkinan akan dinaikkan oleh Antam.
Sumber : vibiznews

Penurunan Cadangan Minyak Pengaruhi Kenaikan WTI

BESTPROFIT FUTURES (28/03)Minyak WTI (West Texas Intermediate) telah bergerak menuju kenaikan mingguan kedua ditengah menyusutnya cadangan ditempat penyimpanan minyak A.S yang berada di Cushing, Oklahoma serta kecemasan terhadap krisis di Ukraina yang mengancam terhambatnya cadangan dari Rusia.

Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah naik sebesar 1% kemarin, menuju penutupan tertinggi sejak 7 Maret lalu. 

Data pemerintahan memperlihatkan bahwa cadangan yang berada pada titik pengiriman untuk kontrak WTI di Cushing pekan lalu jatuh menuju level terendah dua tahun.

Selain itu Presiden Barack Obama pekan ini mengatakan bahwa krisis Ukraina dapat mengalami eskalasi, sambil memberikan peringatan sanksi terhadap pihak Rusia yang dapat meliputi sektor energi. 

WTI untuk pengiriman Mei, naik 4 sen ke harga $101.32 per barel pada perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange pukul 9:35 pagi waktu Seoul. Kontrak tersebut kemarin gain $1.02 ke  $101.28. Volume perdagangan seluruh kontrak berjangka berada 47% dibawah rata-rata 100-hari. Pekan ini harga naik sebesar 1.9% dan sebesar 3% untuk kuartal ini. 

Brent untuk penetapan harga bulan Mei turun 19 sen atau sebesar 0.2% ke harga $107.64 per barel pada ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga tahun ini turun 2.8%. (tito)

Sumber : Bloomberg

Thursday, 27 March 2014

Mata Uang Dollar AS Menguat Dini Hari Ini

BESTPROFIT FUTURES (28/03)Pada pergerakan forex sesi Amerika dini hari ini ( 28 Maret ), Dollar AS secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 101.90 di awal perdagangan (00.00 GMT). Pada pair USDJPY mata uang tersebut telah menguat sekitar 22. pips atau sekitar 0.21 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 102.12.
Sentimen positif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah Bureau of Economic Analysis melaporkan kepada publik bahwa terjadi pertumbuhan pada ekonomi Amerika Serikat dan memberikan sinyal positif bagi pasar valas.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental Final GDP q/q yang menguat ke angka 2.6% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 2.4%. Adanya laporan yang menguntungkan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendahdari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 2.7%. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak positif merespon perkembangan tersebut.
Sumber : vibiznews

Emas Perkecil Penurunan, Kejatuhan Dibawah $1,300 Picu Permintaan

BESTPROFIT FUTURES (28/03)Emas perkecil kerugian mingguan kedua, investor kaji spekulasi penurunan dibawah $1,300 per ons yang akan memicu permintaan ditengah tanda-tanda pemulihan ekonomi A.S sebagai sinyal tapering lebih lanjut dari the Fed. 

Bullion untuk pengiriman segera naik 0.3% ke $1,294.48 per ons dan berada di $1,293.59 pada 8:41 pagi di Singapura setelah kemarin jatuh ke level $1,289.21, terendah sejak 13 Februari. 

Harga pekan ini bergerak menuju penurunan sebesar 3.1%.  Emas untuk pengiriman Juni berada pada posisi $1,294.50 di bursa Comex, New York dari $1,294.80 di sesi kemarin. 

Kuartal ini emas naik pada kecemasan bahwa pertumbuhan global sedang goyah dan pencaplokan wilayah Crimea oleh Rusia telah memicu konfrontasi yang paling serius dengan pihak Barat sejak perang dingin.

Data ekonomi kemarin memperlihatkan bahwa kondisi ekonomi A.S tumbuh lebih cepat dikuartal keempat dibandingkan estimasi sebelumnya, selain itu pengajuan tunjangan pengangguran pekan lalu jatuh diluar dugaan. Ketua the Fed Janet Yellen pekan lalu mengatakan bahwa tingkat suku bunga mulai bisa dinaikkan dalam enam bulan pasca berakhirnya program pembelian asset dari the Fed. 

Level $1,300 per ons merupakan batas ambang yang sangat penting untuk pembeli bullion yang sensitif terhadap harga, menurut pernyataan James Steel, analis HSBC Securities (USA) Inc., dalam catatannya. Penurunan emas dibawah level ini dapat mendorong para pembeli emas yang telah absen kembali masuk kedalam pasar. 

Pengaruh Bullish hanya bersifat sementara dan kondisi ekonomi A.S akan pulih dari perlambatan yang dipengaruhi oleh cuaca, menyebabkan penurunan emas tahun ini, seperti pernyataan Jeffrey Currie, kepala riset komoditi dari Goldman Sachs Group Inc., dalam laporannya 20 Maret pekan lalu. 

Sementara perak untuk pengiriman segera naik 0.4% ke $19.7831 per ons dan diperdagangkan di $19.7752. harga kemarin sempat terjatuh ke $19.5776, terendah sejak 5 Februari lalu dan sedang bergerak menuju penurunan mingguan keduanya. (tito)

Sumber : Bloomberg

Wednesday, 26 March 2014

Yen Catat Gain, Tekan Indeks Berjangka Nikkei Melemah

BESTPROFIT FUTURES (27/03)Indeks berjangka Jepang dan bursa saham AS melemah setelah yen diperdagangkan mendekati level 1 pekan tertingginya ditengah kekhawatiran negara-negara Barat akan memberikan tekanan pada Russia, sementara itu harga minyak mentah turun. Saham Citigroup Inc. melemah setelah Federal Reserve gagal melakukan uji tekanan (stress test) terhadap sejumlah bank.

Indeks Berjangka Nikkei 225 Stock Average melemah 0.4% di Chicago akibat Indeks Standard & Poor 500 ditutup melemah 0.7%. Yen berada pada level harga 102.08 per dollar pukul 6:44 pagi waktu Tokyo setelah kemarin mencatat gain 0.2%. Citigroup melemah lebih dari 5%, sementara JPMorgan Chase & Co. dan Bank of America Corp. menguat pasca menyatakan akan menaikkan dividend sahamya. Harga minyak di New York melonjak 1.1% akibat jatuhnya emas.

Bursa saham AS menghapus gain di awal perdagangan yang dipicu oleh rilis data barang-barang tahan lama yang menunjukkan kenaikan dari yang diperkirakan sebelumnya setelah Presiden Barack Obama menyatakan bahwa adanya konsekuensi aneksasi terhadap Crimea yang telah dilakukan oleh Russia. Rencana modal Citigroup merupakan 5 diantara yang gagal atas stress test oleh Federal Reserve. Bank of America menaikkan pembayaran kuartalannya setelah pernyataan Federal Reserve, yang menyatakan bahwa sejumlah bank dan Goldman Sachs Group Inc. “ bisa melewati stress test setelah memotong permintaan akan pembelian saham kembali dan dividend. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Kurs Dollar AS Menguat Di Sesi Amerika

BESTPROFIT FUTURES (27/03)Dollar AS pada hari ini ( 27 Maret ) bergerak menguat terhadap mata uang utama lainnya Franc Swiss . Harga pembukaan berada pada 0.8829 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar 18 pips atau sekitar 0.19 % dan nilai bergulir terpantau berada di 0.8847.
Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah Census menyampaikan bahwa terdapat sinyal yang cukup baik pada sektor produksi di Amerika Serikat .
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator ekonomi Durable Goods Orders m/m yang menguat ke angka 2.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu – 1.3%. Adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan naik ke angka 1.1%. Pair USDCHF terpantau bergerak naik merespon perkembangan tersebut.
Sumber : Vibiznews

Emas Ditutup Turun ke Level Terendah Lima Minggu

BESTPROFIT FUTURES (27/03)Emas ditutup jatuh ke level terendah lima minggu di New York terkait sinyal pemulihan perekonomian di AS yang mendorong spekulasi bahwa pemangkasan stimulus The Fed akan berlanjut, serta membatasi permintaan untuk logam mulia sebagai tempat lindung nilai.
Sementara permintaan untuk barang tahan lama naik lebih dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,2 persen pada Februari lalu, yang mencerminkan kenaikan terbesar pada permintaan otomotif dalam setahun teakhir, sebuah laporan pemerintah menunjukkan hari ini. Emas telah turun 2,8 persen sejak 19 Maret lalu, ketika ketua The Fed Janet Yellen mengatakan program pembelian utang bank sentral mungkin berakhir tahun ini.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni tergelincir sebanyak 0,6 persen diselesaikan pada level $ 1,303.40 per ons pada pukul 1:41 di New York Comex setelah menyentuh posisi $ 1,300.80, level terendah untuk kontrak teraktif sejak 14 Februari lalu.
Penurunan harga emas telah bergerak mendekati rata-rata 200 hari berkisar di level $ 1,299.78. Logam mulia terakhir diperdagangkan di bawah indeks pada pertengahan Februari, ini yang mungkin menandakan bahwa penurunan akan berlanjut untuk beberapa pedagang yang mempelajari mengenai grafik harga.
Sumber : Bloomberg

Rupiah Terjungkal Akibat Momentum Menguat Dollar AS

BESTPROFIT FUTURES (26/03) Mata uang rupiah tampak mengalami pelemahan pada sesi perdagangan hari ini terhadap dollar AS (26/3). Rupiah yang telah bergerak dalam pola bullish selama beberapa hari terakhir harus menerima kekalahan di tengah kondisi dollar yang sedang beranjak positif.
Mata uang Amerika Serikat tersebut menguat setelah pada perdagangan tadi malam data keyakinan bisnis mengalami kenaikan yang lebih baik dari ekspektasi. CB Consumer Confidence untuk bulan Maret ini berada di level 82.3 poin, mengalami kenaikan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan angka yang terjadi di bulan Februari lalu. Pada bulan Februari indeks keyakinan konsumen ini hanya berada di angka 78.3 poin.
Hari ini rupiah berada pada posisi 11408 per dollar. Posisi mata uang tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin yang ada di level 11395 per dollar. Rupiah mengalami penurunan sebesar 13 poin.
Sumber : vibiznews

Draghi Melihat Upaya Bank Sentral Lebih Efektif Seiring Pemulihan Ekonomi

BESTPROFIT FUTURES (26/03)Kebijakan moneter yang akomodatif Bank  Sentral Eropa akan  berkurang pada ekonomi zona Eropa seiring memudarnya kekacaun pada sistem keuangan, menurut President Mario Draghi.

œSebagai kebijakan guna membalikkan kenaikan fragmentasi dan penurunan pemberian hutang dan proses restrukturisasi bank, kebijakan  moneter menjadi akan lebih efektif, menurut Draghi saat berpidato di Paris hari ini. œSaya memperkirakan bahwa kebijakan moneter akan mempengaruhi kenaikan kembali pada siklus ekonomi dan akomodatif Bank Sentral guna mendukung penghentian bertahap terhadap gap produksi (output) di tahun-tahun mendatang.

Draghi optimis akan pemulihan ekonomi Uni Eropa yang ditopang oleh data produksi (output) dan indeks kepercayaan bisnis sebagai dampak dari reformasi ekonomi dan suku bunga yang mencapai rekor terendahnya pada Bank Sentral Eropa telah  mendukung pemulihan ekonomi pada 18 negara di zona Eropa. Akan tetapi Presiden Bank Sentral Eropa memperingatkan adanya resiko-resiko seperti pengendalian harga dan menguatnya euro.

œJika masih ada resiko yang muncul pada skenario ini, kita bersiap mengambil langkah kebijakan moneter tambahan yang menjamin bahwa mandat kita telah terpenuhi. Dengan kata lain, kita akan melakukan apa yang diperlukan guna mempertahankan stabilitas harga. Saat ini, kita berpikir bahwa resiko-resiko dari deflasi sangatlah minim terjadi. menurut  Draghi

˜Berlanjutnya Pelonggaran™

Pada tanggal 6 Maret lalu Draghi menyatakan bahwa kebijakan akomodatif bank sentral akan tetap berada dengan baik pada alurnya. Hari ini dia menunjukkan bahwa langkah Bank Sentral Eropa terlihat akan lebih mendukung meskipun bank sentral tidak memangkas acuan suku bunga.

œPedoman kedepan kami mengimplikasikan bahwa properti dalam jangka pendek, yang saat ini sedang mengalami negatif, akan terus mengalami negatif di masa mendatang, menurut Draghi. œHal ini dikarenakan kebijakan suku bunga bank sentral akan tetap rendah atau lebih rendah secara nominal, sementara itu inflasi diperkirakan secara berangsur-angsur akan meningkat.

Zona Eropa sedang berjuang menghadapi tingkat pengangguran yang mendekati rekor tertingginya dan inflasi masih berada dibawah target bank sentral yang dibawah 2%.

ECB (Euro Central Bank) juga sedang fokus pada kurs mata uang, menurut Draghi, kenaikan euro merupakan bagian dari kembalinya kepercayaan ekonomi pada zona tersebut. Euro telah mengalami kenaikan sebesar 7.7% terhadap dollar dalam 12 bulan terakhir.

œDraghi menyatakan bahwa kita semua tahu jika kurs mata uang bukan target kebijakan bank sentral, akan tetapi kurs mata uang sangat penting guna stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Tuesday, 25 March 2014

Indeks Topix Naik Hingga Istirahat Perdagangan Rabu Pagi

BESTPROFIT FUTURES (26/03)Indeks Topix Jepang naik untuk hari ketiga setelah rilis indeks kepercayaan konsumen AS yang naik ke level tertinggi enam tahun, meningkatkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Saham Kirin Holdings Co naik 2,4 persen setelah perusahaan pembuat bir tersebut mengatakan akan menaikkan dividen tahunannya tahun depan dan mempertimbangkan pembelian kembali kepemilikan saham mereka. Saham Kajima Corp dan Taisei Corp naik setidaknya 1,7 persen setelah Deutsche Bank AG meningkatkan peringkat saham perusahaan konstruksi Jepang tersebut. Saham Nippon Kayaku Co, pembuat bahan kimia untuk pertanian dan bahan peledak, merosot 2,9 persen setelah Nomura Holdings Inc memangkas peringkat sahamnya.

Indeks Topix naik 0,5 persen menjadi 1,169.28 pada sesi istirahat perdagangan pagi di Tokyo, dengan sekitar lima saham naik untuk setiap tiga saham yang jatuh. Volume pada indeks tersebut adalah 3,5 persen lebih tinggi dari rata-rata 30-hari intraday. Nikkei 225 Stock Average naik 0,2 persen menjadi 14.456 setelah sebelumnya turun 0,1 persen. Yen turun 0,1 persen menjadi 102,32 per dolar.

Indeks kepercayaan konsumen dari Conference Board AS melonjak menjadi 82,3 di bulan Maret, merupakan level tertinggi sejak Januari 2008, dari 78,3 di bulan sebelumnya, menurut kelompok riset swasta yang berbasis di New York. Perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg dari 76 ekonom adalah untuk kenaikan di level 78,5 pada bulan ini.

Laporan ekonomi lain yang dirilis menunjukkan pembelian rumah baru di AS yang turun pada bulan Februari ke level terendah dalam lima bulan terakhir, memberikan tanda bahwa  sektor industry perumahan mungkin masih memerlukan waktu untuk naik pasca musim cuaca buruk yang menerjang AS beberapa waktu yang lalu yang meredam permintaan di awal tahun ini.(frk)

Sumber : Bloomberg

Forex Harian Dollar AS, Bergerak Naik

BESTPROFIT FUTURES (26/03) Pergerakan Dollar AS pada perdagangan forex hari ini (Rabu, 26 Maret 2014, 03:46:36 GMT) terpantau menunjukkan pergerakan naik . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 0.8829 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian menguat sekitar + 4 pips atau sekitar + 0.04 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 0.8833.
Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Census Bureau dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor produksi di Amerika Serikat. Sejumlah ekonom mengharapkan adanya perkembangan yang cukup positif pada sektor ini.
Indikator Durable Goods Orders m/m diharapkan dapat menunjukkan perkembangan membaik dan diduga dapat mengalami kenaikan ke angka 1.1% dari nilai periode lalu yaitu -1.0 . Mata uang Dollar AS terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8784 dan level resistance pada kisaran 0.8876.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang pair USDCHF berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase akhir pola bearish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan masih melemahnya momentum pada fase pertengahan pola bullish (minor).
Sumber : vibiznews

Gold Advances on Technical Support as Investors Weigh Ukraine

BESTPROFIT FUTURES (26/03) - Gold climbed for a second day as a technical indicator signaled further advances and investors weighed demand for a haven amid tensions in Ukraine.

Bullion for immediate delivery rose as much as 0.3 percent to $1,315.64 an ounce and was at $1,312.65 at 10:04 a.m. in Singapore. Prices fell to $1,305.02 yesterday, the lowest since Feb. 14, before closing 0.2 percent higher. Gold for June delivery advanced 0.1 percent to $1,313.20 on the Comex.

Gold held above its 200-day moving average at $1,296.83 an ounce yesterday, signaling support to some investors.

Prices climbed 8.9 percent this year on signs of a faltering global economy, whiled Russia™s annexation of Crimea sparked the most serious confrontation with the West since the Cold War.

Silver for immediate delivery lost 0.1 percent to $19.9675 an ounce. Palladium fell 0.3 percent to $786.69 an ounce, while platinum was at $1,419.88 an ounce from $1,419.56 yesterday.

Copy Source : Bloomberg

Monday, 24 March 2014

WTI, Brent Jatuh Terkait Kenaikan Cadangan Minyak

BESTPROFIT FUTURES (25/03)Minyak WTI jatuh untuk pertama kalinya ditengah spekulasi peningkatan cadangan minyak mentah untuk pekan ke-10 di A.S, selain itu minyak Brent di London juga ikut terjatuh.

Kontrak berjangka di New York turun sebesar 0.3%, pekan lalu atas kemungkinan cadangan minyak mentah yang mengalami kenaikan hingga 2.5 juta barel, berdasarkan survey Bloomberg menjelang laporan yang dirilis besok oleh Energy Information Administration.  

WTI untuk pengiriman Mei turun 34 sen ke level $99.26 per barel pada perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange dan berada dilevel $99.28 pukul 12:52 siang waktu Sidney. 

Kemarin kontrak tersebut naik 14 sen ke level $99.60, dengan volume perdagangan kontrak berjangka dikisaran level 78% dibawah rata-rata 100-hari. 

Brent untuk pengiriman Mei turun 37 sen ke level $106.44 per barrel pada ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. (tito)

Sumber : Bloomberg