PT.BESTPROFIT FUTURES Jl. Letjen S Parman No.59 Kav.1,3-5 Malang
Register on your mobile device . make your move easier

Wednesday, 29 January 2014

Jelang Kenaikan Bulanan, Emas Pertahankan Gain pada Permintaan Haven

BESTPROFIT FUTURES (30/01) - Komoditi emas pertahankan kenaikan terbesar sepekan terakhir terhadap kecemasan bahwa sebuah kemerosotan dalam market Negara berkembang kemungkinan akan memburuk, memicu permintaan untuk sebuah safe haven seiring dengan langkah yang lebih jauh lagi dari pihak the Fed dalam mengurangi laju pembelian asset.

Bullion untuk pengiriman cepat diperdagangkan pada level harga $1,266.27 per ons pada jam 8:07 di Singapura dari level $1,267.24 kemarin, ketika harga naik 0.8%, yang terbanyak sejak 23 Januari, logam kuning tersebut bergerak menuju kenaikan bulanan pertama sejak Agustus seiring dengan saham serta mata uang dari India hingga Afrika Selatan yang merosot.

Pihak FOMC kemarin mengatakan bahwa mereka akan memangkas pembelian obligasi bulanan hingga $10 Milyar menjadi $65 Milyar, memangkas pembelian untuk bulan kedua berturut seiring peningkatan ekonomi A.S, selain itu bank sentral dari India hingga Turki dan Afrika Selatan yang telah meningkatkan dana pinjaman pekan ini guna mencoba untuk menghentikan arus keluar modal yang berada ditengah kecemasan bahwa ekonomi China sedang melambat.

Peningkatan permintaan fisik di Asia telah membantu rebound emas dari enam pekan terendah pada tanggal 31 Desember, ketika harga membatasi penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1981, support ini mulai memudar tepat sebelum tahun baru Imlek, yang dimulai besok, berdasarkan Australia & New Zealand Banking Group Ltd. dengan volume kemarin untuk kontrak acuan pada Shanghai Gold Exchange terjatuh untuk hari keempat menuju ke level terendah tahun ini. (Bloomberg)

Monday, 27 January 2014

Emas Spot Melemah Cukup Tajam Terhadap Major Currencies

BETSPROFIT FUTURES (28/01)Harga emas spot XAUUSD pada dini hari ini ( 28 Januari ) menunjukkan penurunan. Emas spot yang dibuka pada 1277.35 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) telah turun sekitar -21.69 USD/oz t atau sekitar -1.69 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1255.65 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa menguatnya Dollar AS terpantau memberikan tekanan terhadap emas spot, setelah Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis menyampaikan kepada publik bahwa kinerja sektor jasa di Amerika Serikat mengalami peningkatan.
Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental ekonomi Flash Services PMI yang naik ke angka 56.6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 55.7. Pengumuman positif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 56.2.
Terhadap mata uang Euro, emas di pasar spot yang dibuka di kisaran 932.85 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) nampak telah turun sekitar -14.7 EUR /oz t atau sekitar -1.57 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 918.15 EUR /oz t.
Sementara itu terhadap Sterling harga emas tersebut terpantau turun setelah dibuka di 774 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah turun sekitar -17.05 GBP /oz t atau sekitar -2.20 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 756.95 GBP /oz t.

Kurs Dollar AS Perkuat Tekanan

BESTPROFIT FUTURES (28/01)Pergerakan Dollar AS dini hari ini ( 28 Januari ) terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan Dollar Kanada setelah dibuka pada 1.1060 di awal perdagangan (00.00 GMT). Kurs mata uang Dollar AS naik sekitar 51 pips atau sekitar 0.46 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 1.1111.
Dollar AS terpantau menerima sentimen positif dari investor, setelah Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis menyampaikan kepada publik bahwa kinerja sektor jasa di Amerika Serikat mengalami peningkatan.
Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental ekonomi Flash Services PMI yang naik ke angka 56.6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 55.7. Pengumuman positif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 56.2. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak naik merespon perkembangan tersebut.

Friday, 24 January 2014

Dollar Gain pada Spekulasi the Fed Perpanjang Tapering; Aussie Turun

BESTPROFIT FUTURES (24/01) - Dollar gain versus sebagian besar mata uang utama lainnya ditengah spekulasi bahwa the Fed akan memutuskan mengurangi stimulus pada rapat pekan depan bahkan setelah rilis data yang memperlihatkan sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi sedang menurun.

Yen menuju kenaikan mingguan terbesarnya sejak September, seiring peningkatan pengawasan terhadap resiko kredit dalam industri pertambangan batu bara di China yang mensupport permintaan untuk asset Jepang sebagai safe haven, sementara dollar Australia turun menuju tiga tahun terendah.

Laporan kemarin menunjukkan jumlah warga Amerika yang berlanjut menerima tunjangan pengangguran yang naik secara mengejutkan, pasca data sebelumnya dibulan ini yang memberikan indikasi bahwa A.S telahmenambahkan lebih sedikit pekerjaan dari perkiraan analis.

Mata uang dollar gain 0.1% ke level $1.3682 per euro pada jam 7 pagi di London, naik 0.1% ke level 103.37 yen, sedangkan mata uang Jepang tidak mengalami perubahan dilevel 141.44 terhadap mata uang bersama Eropa.

Selama pekan ini, dollar bersiap untuk penurunan 1.1% terhadap euro, yen telah bersiap untuk kenaikan sebesar 0.9% terhadap dollar dan turun 0.1% terhadap euro.

Dollar Australia turun 0.7% ke level 87.07 sen A.S setelah mencapai level 86.89, yang paling sedikit sejak Juli 2010, bergerak menuju penurunan sebesar 0.8% sejak 17 Januari. (Bloomberg)

Thursday, 23 January 2014

Emas Perpanjang Kenaikan Terhadap Pelemahan Ekuitas

BESTPROFIT FUTURES (24/01) - SINGAPORE “ Perdagangan emas mendekati level tertingginya selama tujuh pekan terakhir hingga hari Jumat ini dan bersiap untuk rekor gain mingguan kelima berturut seiring pelemahan ekuitas yang memoles daya tarik safe haven logam kuning tersebut.

FUNDAMENTALS

* Spot emas turun 0.2 percent ke level harga $1,261.38 per ons pada jam 00.19 GMT, setelah naik melebihi 2%dihari Kamis kemarin berada dilevel $1,265.40, yang tertinggi sejak 10 Desember and merupakan reli satu hari terbesar dalam tiga bulan terakhir. Emas naik sekitar 0.6% dipekan ini.

* Barrick Gold Corp akan mengkalkulasi ulang cadangannya pada harga emas yang berada dilevel $1,100, turun dari level $1,500 setahun lalu, yang akan menjadikan beberapa dari tindakan non ekonomis œin-the-ground pada pertambangan dan kemungkinan menyebabkan penurunan asset.

* SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas terbesar didunia, mengatakan bahwa kepemilikannya jatuh 5.39 ton ke level 790.46 ton dihari kamis kemarin.

* Pemimpin partai kongres Otoritas India, Sonia Gandhi, telah meminta pemerintahan guna mengulas kembali larangan keras impor emas, yang termasuk rekor duti impor sebesar 10%, berdasarkan laporan dari pihak media. 

* Sehatnya ekonomi global berarti emas tidak akan mengalami rebound dalam waktu singkat, dengan harga yang telah diperkirakan jatuh lagi sebanyak 13% setelah pelanggaran 2013 yang membuat investors tertangkap basah, berdasarkan pernyataan dari laporan Thomson Reuters GFMS. (Reuters)

Yen Siap Untuk Gain Mingguan Sejak September Terhadap Permintaan Safe Haven

BESTPROFIT FUTURES (24/01) - Mata uang yen bergerak menuju gain mingguan terbesar versus dollar setelah investor melihat keamanan dari asset Jepang yang berada ditengah gejolak dalam market Negara berkembang.

Sedangkan dollar menuju lima hari penurunan terhadap euro seiring dengan data ekonomi yang mixed membayangi outlook untuk otoritas the Fed guna mengurangi stimulus moneter dipekan depan, selain itu mata uang peso Argentina mengalami penurunan terbanyak selam 12 tahun terakhir hingga kemarin, memimpin penurunan diantara mata uang Negara berkembang lainnya.

Pada hari kemarin yen sedikit berubah dilevel harga 103.37 per dollar pada jam 9 pagi di Tokyo ketika melonjak sebanyak 1.2%, mata uang Jepang tersebut sedang bersiap untuk kenaikan mingguan sebesar 0.9%, serta diperdagangkan dilevel harga 141.50 per euro dari level 141.44, turun 0.2% dipekan ini, dengan dollar dilevel harga $1.3688 per euro dari level $1.3696, berada dijalur penurunan sebesar 1.1% sejak tanggal 17 Januari pekan lalu.

Sebuah aksi jual dinegara berkembang kemarin memburuk ditengah pertumbuhan yang lambat dan meningkatnya ketegangan sosial, mata uang peso Argentina turun 12% seiring bank sentral Negara tersebut mempertimbangkan kembali upaya guna mensupport mata uang tersebut dengan penjualan mata uang dollar, sedangkan mata uang lira Turki mengalami rekor penurunan seiring bank sentral mengeluarkan interfensi yang tidak terjadwalkan yang pertama kalinya selama lebih dari dua tahun terakhir.

Sementara di A.S, index Chicago Federal National Activity bulan lalu berada dilevel 0.16, dibandingkan dengan perkiraan level 0.90 dalam survey Bloomberg, dengan pembacaan hasil bulan November yang mengalami revisi dari level 0.69 dari level 0.6.

Laporan lainnya menunjukkan jumlah warga Negara Amerika yang berlanjut menerima tunjangan pengangguran yang naik diluar dugaan ke level 3.06 Juta dalam periode yang berakhir tanggal 11 Januari, merupakan yang terbesar sejak bulan Juli tahun lalu, sementara para ekonom telah memprediksi penurunan dilevel 2.9 Juta. (Bloomberg)

Emas Berjangka Melonjak ke Tertinggi Setelah Dolar Memangkas Reli

BESTPROFIT FUTURES (24/01) - Harga emas melonjak ke harga penutupan tertinggi dalam sembilan minggu setelah dolar memangkas reli terpanjang dalam delapan bulan terakhir, mendorong permintaan untuk logam mulia sebagai alternatif investasi.

Greenback, turun untuk pertama kalinya dalam delapan sesi terakhir, telah naik 1 persen pada bulan Januari terhadap sekeranjang 10 mata uang. Emas telah naik 5 persen pada bulan ini karena permintaan untuk koin, perhiasan dan bar meningkat setelah harga turun ke posisi terendah dalam enam bulan terakhir pada 31 Desember yang lalu. 

Emas berjangka untuk pengiriman April naik 1,9 persen ditutup pada level $ 1,262.50 per ons pada pukul 1:40 siang di Comex New York, merupakan penutupan tertinggi sejak 19 November yang lalu. Gain tersebut adalah lonjakan terbesar sejak 10 Desember yang lalu. Perdagangan adalah 74 persen di atas rata-rata dalam 100 hari terakhir untuk kali ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Pada tahun 2013 yang lalu, emas telah jatuh 28 persen, terbesar sejak 1981. Beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam sebagai penyimpan nilai di tengah reli ekuitas AS ke rekornya dan inflasi diredam.

Hari ini, berjangka mencapai $ 1,267.10, harga intraday tertinggi sejak 10 Desember. Indeks Dow Jones Industrial Average menuju penurunan terbesar dalam empat bulan terakhir setelah ekuitas global menurun pasca indeks manufaktur China mengisyaratkan kontraksi.

Platinum berjangka untuk pengiriman April naik 0,1 persen menjadi $ 1,463.20 per ons di New York Mercantile Exchange. Sebelumnya, harga Platinum mencapai $ 1,470.70, tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 7 November yang lalu.

Setidaknya 70.000 pekerja di Afrika Selatan mulai mogok pada hari ini atas upah di tambang platinum terbesar di dunia tersebut. Penghentian ini akan mengganggu operasi akuntansi untuk 70 persen dari output global.

Perak berjangka untuk pengiriman Maret naik 0,9 persen menjadi $ 20,01 per ons di Comex.

Palladium berjangka untuk pengiriman Maret turun 0,4 persen menjadi $ 745,90 per ons di Nymex.(frk)(Bloomberg)

Wednesday, 22 January 2014

Indeks Hang Seng Sedikit Berubah Jelang Data Manufaktur China

BESTPROFIT FUTURES (23/01) - Indeks Hang Seng Hong Kong sedikit berubah, setelah naik selama dua hari terakhir, jelang rilis sebuah laporan swasta pada sektor industri manufaktur di China.
Indeks Hang Seng sedikit berubah pada level 23,084.95 pukul 9:33 di Hong Kong. Indeks Hang Seng China Enterprises saham perusahaan China daratan naik 0,3 persen menjadi 10,358.52.
Indeks manufaktur China melambat menjadi 50,3 pada Januari dari 50,5 pada bulan sebelumnya, HSBC Holdings Plc dan Markit Economics mungkin mengatakan dalam sebuah laporan awal hari ini, menurut rata-rata estimasi ekonom yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,2 persen hari ini setelah indeks menguat 0,1 persen kemarin. Sebagian besar saham AS naik seiring investor menilai laba dari perusahaan termasuk Norfolk Southern Corp, Coach Inc dan International Business Machines Corp.
Indeks Hang Seng turun 1 persen tahun ini hingga penutupan perdagangan kemarin, pemain terburuk di belakang Nikkei 225 Stock Average Jepang dan indeks Straits Times Singapura antara indeks pasar berkembang dilacak oleh Bloomberg. Indeks H-share turun 4,5 persen pada tahun 2014 seiring data output pabrik di China dan jasa industri memicu kecemasan melambat pertumbuhan.
Indeks H-share naik 1,1 persen kemarin seiring Indeks Shanghai Composite China melonjak level tertingginya dalam dua bulan terakhir setelah suku bunga pasar uang turun.
Lenovo Group Ltd, produsen komputer pribadi terbesar di dunia, diskors dari perdagangan hari ini. Perusahaan ini mendekat kesepakatan untuk membayar dari $ 2 miliar menjadi $ 2,5 miliar untuk membeli bisnis server IBM dan mungkin akan mengumumkan kesepakatan secepatnya pada minggu ini. (izr) (Bloomberg)

Dolar Menguat Jelang Data Pabrik

BESTPROFIT FUTURES (23/01) - Dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang negara-negara di Asia, dengan mata uang won Korea Selatan menyentuh dua bulan level terendahnya dan dolar Australia melemah sebelum data manufaktur dari China hingga data AS. Saham Jepang memperpanjang penguatannya sementara tembaga berjangka dan logam berharga turun.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, naik untuk hari kedelapan, naik 0,2 persen pada pukul 09:49 di Tokyo. Indeks Topix Jepang naik untuk hari ketiga, naik 0,4 persen seiring indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen di tengah penurunan saham Australia dan Korea. indeks Standard & Poor 500 berjangka naik 0,2 persen. Tembaga berjangka turun 0,3 persen setelah logam jatuh kemarin, sementara emas dan perak kehilangan setidaknya 0,2 persen.

Indeks manufaktur China, AS dan kawasan euro akan dirilis hari ini, dengan ekonom memprediksi Indeks dari HSBC Holdings Plc/Markit Economics akan memberi sinyal perlambatan pertumbuhan output pabrik di Cina. Toyota Motor Corp mengumumkan target penjualan mereka pada tahun 2014 di Tokyo sementara Forum Ekonomi Dunia di Davos sedang berlangsung di AS, di mana data klaim pengangguran dan data penjualan rumah juga dijadwalkan dirilis hari ini, Netflix Inc dan EBay Inc melonjak dalam perdagangan yang diperpanjang setelah laporan lebih baik dari perkiraan hasil. (izr) (Bloomberg)

Emas Jatuh ke Level 2 Minggu Terendahnya

BESTPROFIT FUTURES (23/01) - Emas jatuh ke level terendahnya dalam hampir dua minggu terakhir pada hari Kamis seiring dengan investor menunggu data AS untuk mengukur kekuatan ekonomi, sementara platinum turun dari ke 2-1/2 bulannya menjelang aksi mogok yang direncanakan di pertambangan South Afrika.
Spot emas turun 0,3 persen menjadi $ 1,232.89 per ons pada 07:28 WIB, yang sebelumnya mencapai level $1,232.19, level terendahnya sejak 10 Januari.
Platinum turun dari level 2-1/2 bulan tertingginya pada Senin di karenakan setengah dari produksi platinum dunia diperkirakan akan terhenti pada Kamis seiring dengan Asosiasi garis keras Afrika Selatan dari penambang dan Konstruksi Union bersumpah untuk terus melakukan aksi mogok sampai haknya dibayar.
Sebuah pengadilan Afrika Selatan memerintahkan serikat AMCU untuk menangguhkan rencana pemogokan di sektor emas tertunda akibat keputusan tentang apakah tindakan itu legal, Chamber of Mines mengatakan.
Barrick Gold Corp mengatakan telah setuju untuk menjual tambang emas Kanowna di Australia Barat untuk Northern Star Resources Ltd sebesar AUS$ 75.000.000 ($ 66.400.000), sebagai bagian dari langkah untuk menjual aset non-inti dan fokus pada biaya tambang yang lebih rendah.
SPDR Gold Trust, perdagangan berbasis emas terbesar di dunia, mengatakan kepemilikan sahamnya jatuh 1,20 ton menjadi 795,85 ton pada hari Rabu. (izr)

Tuesday, 21 January 2014

Emas sedikit berubah meskipun permintaan fisik meningkat

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Emas sedikit berubah pada hari Rabu , menghentikan penurunan sehari sebelumnya ketika Dana Moneter Internasional menaikkan perkiraan pertumbuhan global untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun .

Dalam perdagangan elektronik , emas untuk pengiriman Februari naik $ 1,50 atau 0,1 % , menjadi $ 1,243.30 per ounce . Perak untuk pengiriman bulan Maret naik 6 sen atau 0,3 % , ke $ 19,93 per ounce .

Emas pada hari Selasa memberikan kembali sebagian besar dari keuntungan yang membawanya ke tertinggi lima minggu karena dolar menguat .

 " Melemahnya pasar emas memiliki keuntungan teknis secara keseluruhan , " kata Jim Wyckoff Kitco . " Namun, jika sentimen positif dapat mengatur untuk membukukan keuntungan yang layak pada akhir pekan ini , mereka akan mendapatkan momentum terbalik yang baik untuk menyarankan uptrend tiga minggu di bar chart harian dapat dipertahankan . "

Emas berada di bawah tekanan jual, terpeleset dari level tertinggi enam minggu. Logam emas ditimbang oleh dolar yang lebih tinggi, di tengah spekulasi the Fed akan melanjutkan program peruncingan pada  bulan ini.

Indeks dolar naik terdorong ke kisaran sepuluh minggu tertinggi dan pergerakan Treasury AS naik lebih tinggi karena para trader di AS kembali dari libur panjang akhir pekan.

Emas jatuh sekitar 1 persen pada Selasa, dan merupakan penurunan terbesar satu hari pada tahun 2014, pasar mengatakan tanda-tanda ekonomi AS yang lebih baik dan spekulasi Fed terhadap pemangkasan stimulus moneter akan membebani daya tarik investasi emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Wall Street Journal melaporkan pada hari Senin bahwa The Fed berada di dalam trek untuk memangkas program beli untuk kedua kalinya dalam enam minggu walaupun laporan pekerjaan AS untuk bulan Desember jatuh mengurangi harapan Fed terhadap pertumbuhan ekonomi AS yang solid pada tahun ini. Bank sentral AS dijadwalkan akan melakukan pertemuan berikutnya pada tanggal 28-29 Januari.

Pembelian emas di Cina, yang merupakan pembeli emas terbesar dunia, terlihat melambat di pekan lalu.Tetapi, pasar masih memantau minat investasi emas setelah sebuah data menunjukkan bahwa kepemilikan emas di SPDR Gold Trust, yang diperdagangkan di bursa emas yang didukung dana, diposting  meningkat dalam sebulan pertama kalinya.

Pertanyaan yang muncul ? Kapan dampak permintaan harga emas Cina dan membuat harga emas naik ...?  Jawaban singkatnya ketika permintaan emas di pasar tradisional baik dan lebih rendah atau sama dengan pasokan.

Pasar tradisional emas utama adalah London, di mana seharusnya 90% dari emas fisik diperdagangkan di kota ini. Cina membeli emas ke London, 'ketika harga berada di area dips' maka importir emas akan mengambil pasokan dan melakukan pengiriman ke Hong Kong untuk masuk ke Cina daratan.

Menurut analisa teknikal, pergerakan emas kembali berada dalam kondisi terkoreksi. Harga emas berada di bawah  indikator simple moving average 50 dan 20 yang merupakan area resistan bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 42 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi bullish. Sebaliknya, indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak  bearish.
Jika harga emas menembus resistan USD 1242.34 per troy ounce membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan USD 1260.88 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di bawah resistan USD 1242.34 per troy ounce dan muncul sinyal bearish di sekitar area tersebut membuka peluang harga akan bergerak ke bawah untuk melakukan fase koreksi menuju support USD 1220.86 per troy ounce.

Bursa Hong Kong memperpanjang keuntungan,Hang Seng naik 0,2%

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Bursa Hong Kong memperpanjang kenaikan hari sebelumnya pada Rabu pagi, karena investor menunggu hasil awal survei manufaktur HSBC, pada hari Kamis.
Indeks Hang Seng menguat sebesar 0,2% menjadi 23,078.31.

Saham perbankan bervariasi, seperti Bank of Communications Co naik 0,4%, dan Bank of China Ltd naik 0,3%, tapi Agricultural Bank of China Ltd turun 0,3%.
Produsen minyak dan gas lepas pantai terbesar China CNOOC Ltd turun 2%, setelah perusahaan pada hari Senin menetapkan target yang lebih rendah untuk pertumbuhan output pada 2014 dari tujuan pertumbuhan tahunan rata-rata untuk lima tahun sampai tahun 2015. Sementara, PetroChina Co juga melemah 1,2%.
Di daratan, indeks Shanghai Composite naik 0,7%.

Euro Lanjutkan Kenaikan 3 Hari Berturut-turut terhadap Dollar; Keyakinan Ekonomi Cukup Solid

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Mata uang euro tampak masih berusaha untuk melanjutkan kenaikan terhadap dollar AS (22/01). Euro menguat untuk tiga hari berturut-turut di tengah rilis data yang cukup baik dari kawasan euro. Meskipun dollar sedang berada dalam kecenderung bullish akibat spekulasi tapering lanjutan, tampaknya euro masih mampu menahan agar bullish dollar tidak terlalu mempengaruhi pergerakan mata uang tunggal tersebut.
Kemarin data yang mixed dirilis untuk kawasan euro. Data sentiment ekonomi Jerman tampak turun untuk bulan Januari ini, dibandingkan dengan bulan Desember. ZEW Economic Sentiment Germany turun ke level 61.7 dari 62.0. Meskipun turun, angka di atas 0.0 poin masih menunjukkan optimisme.
Untuk keseluruhan kawasan euro data ini justru membaik. ZEW Economic Sentiment Eurozone mengalami kenaikan menjadi 73.3 dibandingkan 68.3 pada bulan Desember lalu.
Hari ini euro masih bergerak terbatas. Euro berada pada posisi 1.3564 dollar AS. Mata uang ini mengalami kenaikan tipis saja dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.3561 dollar.

Laju Kenaikan Dollar AS Tertahan



BESTPROFIT FUTURES (22/01)Pergerakan Dollar AS dini hari ini ( 22 Januari ) terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan Franc Swiss setelah dibuka pada 0.9098 di awal perdagangan (00.00 GMT), Dollar AS naik sekitar 5 pips atau sekitar 0.05 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 0.9103.
Kendati naik, Dollar AS nampak mengalami penurunan daya angkatnya terhadap Franc Swiss. Hal ini terkait dengan estimasi ekonom bahwa membaiknya sektor tenaga kerja AS belum dapat berpengaruh secara cukup signifikan dalam menaikan kinerja sektor konsumsi.

Hal ini terkait dengan masih rendahnya kenaikan rerata pendapatan per jam bagi tenaga kerja di AS, yang hanya naik sekitar 2% secara tahunan, dimana pada tahun 2007 dapat naik sampai 3.2%. Angka 2% pada kenaikan pendapatan ternyata masih belum dapat menunjukkan kenaikan pendapatan secara riil karena terpotong oleh inflasi.

Harga Emas Lesu Akibat Spekulasi Tapering Lanjutan

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Harga emas mengalami penurunan sebesar kurang lebih 1 persen pada penutupan perdagangan dini hari tadi (22/01). Harga emas terseret melemah oleh kenaikan di bursa saham setelah adanya spekulasi bahwa Fed kemungkinan akan mengumumkan pemotongan lanjutan pada program pembelian obligasinya pada pertemuan minggu depan.
FOMC dijadwalkan akan melangsungkan pertemuan pada tanggal 28 – 29 Januari mendatang. Pada pertemuan terakhirnya tanggal 17 – 18 Desember lalu Fed memutuskan untuk menurunkan program pembelian obligasi bulanan sebesar 10 miliar dollar menjadi 75 miliar dollar per bulan. Diperkirakan bulan ini Fed akan kembali menurunkan pembelian obligasi sebesar 10 miliar dollar per bulan.
Harga emas spot LLG tampak mengalami penurunan sebesar 0.9 persen. Di akhir perdagangan harga komoditas ini ditutup pada posisi 1240.50 dollar per troy ons. Harga emas berjangka untuk Februari mengalami penurunan sebesar 0.8 persen dan ditutup pada posisi 1241.80 dollar per troy ons.

Injeksi Keuangan Bank Sentral China Dorong Kenaikan Hang Seng

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Pada perdagangan sesi I hari ini (22/1) bursa saham Hong Kong tercatat mengalami kenaikan. Sejak kemarin, bursa saham Hong Kong bergerak positif. Sentimen yang mendorong kenaikan masih diperoleh dari kenaikan saham-saham berbasis perbankan dan finansial. Kebijakan bank sentral China yang akan menginjeksi bank-bank swasta dengan uang likuid rupanya direspon baik oleh pasar jelang libur Tahun Baru China akhir bulan ini.
Indeks Hang Seng sesi I naik 0,26% menjadi 23092,68 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 66,14 poin menjadi 23039 basis poin dengan level support sebesar 22958 poin dan level resistant 23182 poin.
Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham HSBC Holdings naik 0,295 menjadi 86 hkd, saham Hang Seng Bank naik 0,24% menjadi 123,9 hkd, saham CCB naik 1,26% menjadi 5,62 hkd dan saham Cosco Pasific naik 0,39% menjadi 10,24 hkd.

Bursa Hong Kong Sideways Akibat Ragam Sentimen di Asia

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Bursa-bursa saham di kawasan Asia tampak mengalami pergerakan yang cenderung melemah pada perdagangan Rabu pagi ini (22/01). Bursa Hong Kong bergerak fluktuatif, tetapi saat ini sudah tampak turut terseret melemah meskipun di bursa Shanghai terjadi kenaikan yang cukup signifikan.
Bursa saham di kawasan Asia cenderung tertekan setelah Wall Street dini hari tadi berakhir mixed, di mana indeks Dow Jones berakhir melemah.
Saham-saham dari sektor lapis biru tampak mengalami kecenderungan menguat. Cheung Kong mengalami peningkatan sebesar 0.4 hkd menjadi 120.9 hkd. HSBC membukukan kenaikan 0.25 hkd ke posisi 86.00 hkd. Hang Seng Bank Ltd menguat 0.3 hkd ke posisi 123.9 hkd.
Indeks spot hang seng hari ini melemah. Terpantau indeks spot tersebut mengalami penurunan sebesar 12.26 poin atau 0.05 persen di posisi 23020.86 poin.
Indeks berjangka hang seng juga tampak bergerak melemah. Pagi tadi indeks berjangka dibuka pada posisi 23068, turun 10 poin dari posisi penutupan perdagangan kemarin. Saat ini indeks berjangka tampak bergerak sideways dan terbatas. Saat ini indeks berjangka berada di posisi 23071.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka hang seng masih akan cenderung melemah terbatas untuk perdagangan hari ini. Indeks berjangka ini berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 22900 – 23150 poin.

Bursa Shanghai Menguat Setelah PBOC Injeksi 42 Miliar Dollar ke PAUB

BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Pada perdagangan di bursa saham China hari ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan (22/01). Bursa Shanghai menguat dan melanjutkan kenaikan yang dialaminya pada perdagangan kemarin. Para investor tampak mulai berkurang ketegangannya setelah pasar uang antar bank mulai mendingin.
Pada hari Selasa lalu bank sentral China bergerak untuk meredakan kekhawatiran akan terjadinya kemelut kredit dengan menginjeksi 42 miliar dollar ke pasar uang antarbank. Injeksi dana ini merupakan yang pertama kalinya sejak akhir Desember lalu dan merupakan injeksi harian terbesar dalam nyaris satu tahun belakangan.
Saham-saham broker tampak mengalami kenaikan seiring kebijakan injeksi bank sentral China tersebut. Founder Securities dan Citic Securities mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1.6 persen.
Awal minggu ini kenaikan suku bunga pinjaman antar bank mengakibatkan pasar saham bergejolak. Indeks komposit Shanghai bahkan sempat anjlok ke posisi paling rendah dalam enam bulan.
Hari ini indeks benchmark di Shanghai tampak menguat. Indeks komposit Shanghai naik sebesar 14.03 poin atau 0.7 persen dan berada pada posisi 2021.43 poin.

Emas dan Perak jatuh terhadap spekulasi tapering The Fed



BESTPROFIT FUTURES (22/01) - Kerugian untuk emas dan perak diperdalam pada hari Selasa , karena spekulasi yang berkembang bahwa Federal Reserve akan melakukan pengurangan lebih lanjut dalam stimulus moneter dalam waktu dekat mengurangi daya tarik logam mulia .

Di divisi Comex New York Mercantile Exchange , emas untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada USD1 , 238,40 per troy ounce pada perdagangan pagi AS , turun 1,1 % .

Tidak ada penyelesaian di Comex pada hari Senin karena bursa ditutup untuk hari libur Martin Luther King Jr Day . Transaksi Senin akan dipesan hari ini untuk tujuan penyelesaian .

Emas kemungkinan akan mencari support di USD1 , 227.00 per troy ounce dan resistance pada USD1 , 261,30 .

Sementara itu, perak untuk pengiriman Maret anjlok 2,5 % di USD19.79 per troy ounce . Harga perak turun sebanyak 3 % pada awal sesi mencapai level terendah harian di USD19.69 per troy ounce , terlemah sejak 19 Januari .

Perak kemungkinan akan mencari support di USD19.54 per troy ounce , terendah sejak 10 Januari dan resistance pada USD20.42 , tertinggi sejak 17 Januari.

Permintaan dolar AS didukung oleh ekspektasi bahwa Fed akan terus memangkas program stimulus tersebut pada hasil pertemuan kebijakan berikutnya pada tanggal 29 Januari sampai USD65 miliar dari saat ini USD75 miliar .

Indeks dolar , yang melacak kinerja dolar terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,2% menjadi 81,40 pada perdagangan , tertinggi sejak 12 November.

Dolar AS yang lebih kuat biasanya akan melemahkan emas dan perak karena mengurangi daya tarik logam ' sebagai aset alternatif dan membuat komoditi yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya .

Di Comex , tembaga untuk pengiriman Maret turun 0,6 % diperdagangkan pada USD3.325 pon .

Data pada hari Senin menunjukkan bahwa perekonomian Cina tumbuh pada tingkat tahunan 7,7 % pada kuartal keempat , turun dari 7,8 % dalam tiga bulan hingga September .

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa produksi industri di Cina naik tingkat tahunan 9,7 % pada bulan Desember , dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 9,8 % , setelah naik 10 % pada bulan sebelumnya .

Negara Cina merupakan konsumen tembaga terbesar di dunia , menyerap hampir 40 % dari konsumsi dunia tahun lalu .

Monday, 20 January 2014

Harga Kakao Meningkat Seiring Kenaikan Permintaan

BESTPROFIT FUTURES (21/01)Aktivitas pengolahan kakao di Asia mengalami kenaikan sebesar 10 persen pada kuartal keempat tahun 2013 yang lalu (21/01). Seiring dengan kenaikan konsumsi coklat bubuk dan coklat manis, aktivitas pemrosesan tersebut mengalami peningkatan.
Pengolahan kakao yang merupakan indikasi dari permintaan, mengalami peningkatan menjadi 170,684 metric ton dibandingkan 155,237 ton satu tahun sebelumnya. Angka ini menggambarkan kondisi yang terjadi di Malaysia, Singapura, Indonesia dan dua pabrik lain di Asia.
Tahun lalu harga kakao berjangka di New York mengalami peningkatan sebesar 21 persen seiring dengan kenaikan permintaan di Negara emerging markets, didorong oleh Asia. Pasokan dari Afrika Barat diperkirakan akan melemah sehingga akan mengakibatkan defisit pasokan global.
Harga kakao berjangka untuk kontrak Maret mengalami peningkatan sebesar 0.2 persen menjadi 1734 poundsterling atau 2851 dollar per ton di NYSE Liffe London tadi malam. Harga kontrak untuk bulan yang sama di ICE Futures New York mengalami penurunan sebesar sebesar 1.9 persen menjadi 2700 dollar per ton.
Harga emas spot LLG tampak mengalami pergerakan yang masih cenderung naik seiring dengan kenaikan permintaan. Harga komoditas ini akan bergerak pada kisaran 2650 – 2750 dollar per ton.

Harga Emas Menguat ke Level 6 Minggu Tertinggi pada Perdagangan Tadi Malam

BESTPROFIT FUTURES (21/01)Pada perdagangan tadi malam harga emas mengalami peningkatan hingga mencapai posisi paling tinggi dalam nyaris enam minggu belakangan (21/01). Harga emas bergerak maju setelah penurunan di bursa saham membuat para investor kembali melirik emas yang merupakan instrumen investasi alternatif.
Status emas sebagai safe haven kembali terangkat menyusul rilis data pertumbuhan ekonomi China yang melambat di kuartal keempat lalu. Ekonomi China pada kuartal keempat mengalami ekspansi sebesar 7.7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tersebut melambat dibandingkan pertumbuhan di kuartal ketiga yang sebesar 7.8 persen.
Output industri di China melemah di bulan Desember dibandingkan dengan bulan November lalu. Pertumbuhan ekonomi China akan melambat menjadi 7.4 persen tahun ini, menurut perkiraan para analis.
Harga emas spot LLG sempat mengalami kenaikan hingga ke posisi 1257.15 dollar per troy ons tadi malam, posisi paling tinggi sejak tanggal 11 Desember lalu. Harga emas spot tersebut ditutup pada posisi 1253.45 dollar per troy ons, turun tipis sebesar 5 sen dari posisi penutupan perdagangan akhir minggu.
Harga emas spot LLG tampak mengalami pergerakan yang akan cenderung melemah. Harga komoditas ini akan bergerak pada kisaran 1245 – 1260 dollar per troy ons.

Logam Industri Melemah Akibat Melambatnya Ekonomi China: Tembaga dan Nikel Anjlok

BESTPROFIT FUTURES (21/01)Pada penutupan perdagangan di bursa komoditas London hari ini harga tembaga terpantau mengalami penurunan (21/01). Harga komoditas ini melemah setelah data pertumbuhan ekonomi di China untuk kuartal keempat lalu melambat. China merupakan konsumen terbesar logam tersebut. Harga nikel anjlok paling tajam dalam empat bulan belakangan.
Ekonomi China pada kuartal keempat mengalami ekspansi sebesar 7.7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tersebut melambat dibandingkan pertumbuhan di kuartal ketiga yang sebesar 7.8 persen.
Output industri di China melemah di bulan Desember dibandingkan dengan bulan November lalu. Pertumbuhan ekonomi China akan melambat menjadi 7.4 persen tahun ini, menurut perkiraan para analis.
Harga logam industri tampak mengalami penurunan. Tembaga untuk kontrak pengiriman tiga bulan ke depan mengalami penurunan sebesar 0.4 persen dan ditutup pada posisi 7314 dollar per metric ton. Harga tembaga untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami penurunan sebesar 0.2 persen dan ditutup pada posisi 3.3375 dollar per pon di Comex New York.
Harga nikel berjangka untuk kontrak pengiriman tiga bulan ke depan di LME mengalami penurunan sebesar 1 persen menjadi 14550 dollar per ton dini hari tadi. Harga sempat bergerak anjlok sebesar 2.6 persen, terbesar sejak tanggal 20 September.

Harga Minyak WTI Melemah dari 2 Minggu Tertinggi

BESTPROFIT FUTURES (21/01) Pada perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan yang cukup signifikan (21/01). Harga minyak tergerus dari level penutupan paling tinggi dalam dua minggu di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi dan output industri di China, konsumen minyak mentah terbesar kedua di dunia.
Harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 1 persen di New York. Produksi pabrik di China mengalami peningkatan sebesar 9.7 persen di bulan Desember, ekspansi paling lambat dalam lima bulan belakangan.
Harga minyak mentah berjangka WTI untuk kontrak Februari mengalami penurunan sebesar 94 sen dan ditutup pada posisi 93.43 dollar per barel. Harga minyak mentah tersebut akan jatuh tempo pada perdagangan besok.
Harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami penurunan sebesar 13 sen dan ditutup pada posisi 106.35 dollar per barel. Harga sempat melemah sebesar 67 sen pada perdagangan tadi malam.
Harga minyak mentah berjangka jenis WTI tampak mengalami pergerakan yang akan cenderung melemah. Harga komoditas ini akan bergerak pada kisaran 91 – 95 dollar per barel.

Emas Spot Sideways Terhadap Major Currencies

BESTPROFIT FUTURES (21/01)Harga emas spot pada dini hari ini ( 21 Januari ) nampak melemah dan harga pembukaan berada pada 1256.1 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah turun sekitar -2.64 USD/oz t atau sekitar -0.21 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1253.45 USD/oz t.
Dalam perdagangannya dengan kurs Euro, emas juga terpantau turun setelah dibuka pada kisaran 926.1 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah melemah sekitar -0.85 EUR /oz t atau sekitar -0.09 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 925.25 EUR /oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pada hari ini komoditi unggulan terpantau menunjukkan relatif sideways dengan rendahnya fluktuasi dan volume perdagangan . Pasar spot emas terpantau bergerak tipis hari ini terkait dengan libur perbankan di Amerika Serikat terkait dengan libur nasional di negara ini dalam rangka memperingati Martin Luther King Day.
Terhadap Pound, emas spot naik tipis setelah dibuka di 762.65 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 0.30 GBP /oz t atau sekitar 0.04 %. Nilai bergulir terpantau berada di 762.95 GBP /oz t.

Sunday, 19 January 2014

Bursa Jepang Melemah; Nikkei Capai 1 Minggu Terendah

BESTPROFIT FUTURES (20/01) - Bursa saham Jepang terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan pada sesi perdagangan hari ini (20/01). Bursa saham terpukul mundur dan indeks Nikkei mencapai level paling rendah dalam satu minggu belakangan diseret oleh turunnya saham-saham di sektor lapis biru.
Saham Mitsubishi Motors dan Softbank mengalami penurunan masing-masing sebesar 0.3 persen dan 0.6 persen. Saham Nintendo mengalami penurunan tajam sebesar 10 persen setelah memperingatkan hari Jumat kemarin bahwa perusahaan kemungkinan akan mengalami kerugian tahunan untuk tiga tahun berturut-turut.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan hari Minggu lalu bahwa dirinya akan menentukan akhir tahun ini apakah pemerintah akan menaikkan pajak penjualan hingga ke level 10 persen.
Hari ini indeks spot Nikkei terpantau mengalami pergerakan melemah. Indeks spot Nikkei melemah sebesar 90.23 poin atau 0.55 persen dan berada pada posisi 15646.02.

Emas Batangan Dijual Lebih Mahal Dari Harga Pekan Lalu

BESTPROFIT FUTURES (20/01) - Dalam perdagangan emas batangan hari ini akhirnya Antam menaikkan harga emasnya baik harga jual maupun harga buybacknya. Pertimbangan Antam menaikkan emasnya melihat masih menguatnya harga komoditas safe heaven ini di pasar spot dan juga pasar berjangka akhir pekan lalu. Antam menaikkan harga jual dan buybacknya hingga Rp.5000.
Harga emas di pasar spot dan pasar berjangka menguat  setelah data produktifitas sektor industri Amerika serikat untuk bulan Desember 2013 meningkat. Sehingga harga emas akhir perdagangan pekan lalu nampak naik tipis setelah ditutup di 1254.10 USD/toz. Sedangkan harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami mengalami kenaikan  sebesar 1,08 persen dan ditutup pada posisi 1252.80 dollar per troy ons.
Untuk perdagangan emas batangan hari ini (20/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.535.000 dengan harga buybacknya  Rp. 475.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 500 gr, Antam menjualnya di Rp.495.600 per gramnya menjadi Rp.247.800.000.

Harga Minyak WTI Senin Pagi Melemah Jelang Rilis Data Industrial Production China

BESTPROFIT FUTURES (20/01) - Pada perdagangan elektronik hari ini harga minyak mentah jenis WTi terpantau mengalami penurunan setelah akhir pekan lalu ditutup pada posisi penutupan tertinggi dalam dua minggu belakangan (20/01). Harga komoditas minyak mentah terjungkal turun menjelang rilis data industrial output di China yang diperkirakan melambat.
Harga minyak mentah melemah sebesar 0.4 persen hari ini. Produksi pabrikan di China diperkirakan hanya membukukan kenaikan sebesar 9.8 persen di bulan Desember lalu. Pertumbuhan produksi pabrik tersebut melambat dibandingkan dengan 10 persen yang terjadi pada bulan November. Harga minyak mentah WTI membukukan peningkatan mingguan pertama sejak bulan Desember di tengah membaiknya outlook ekonomi di Amerika Serikat.
Hari ini harga minyak mentah jenis WTI mengalami penurunan sebesar 23 sen dan diperdagangkan pada posisi 94.14 dollar per barel. Harga minyak mentah pada perdagangan Jumat pekan lalu mengalami kenaikan sebesar 41 sen dan ditutup pada posisi 94.37 dollar per barel, penutupan paling tinggi sejak tanggal 2 Januari lalu.

Thursday, 16 January 2014

Akhir Pekan Antam Hanya Naikkan Harga Buyback Emasnya

BESTPROFIT FUTURES (17/01) - Logam Mulia Antam kembali tidak mengubah harga jual emas batangan yang diperdagangkan hari ini meskipun secara global harga emas sedang menguat. Sudah 2 hari perdagangan Antam hanya mengubah harga buybacknya saja, dimana akhir pekan ini hanya dinaikkan Rp.1000 dari perdagangan hari sebelumnya. Untuk harga jual hari ini sama dengan harga jual akhir pekan lalu.
Harga emas di pasar spot dan pasar berjangka menguat kembali setelah data treasury AS melaporkan adanya kerugian pada arus modal pemerintah negara tersebut. Sehingga harga emas di pasar spot dini hari tadi nampak naik tipis setelah dibuka di 1241.55 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan perdagangan XAUUSD telah terangkat sekitar 0.35 USD/oz t atau sekitar 0.028 %. Nilai bergulir terpantau dini hari tadi berada di 1241.9 USD/toz namun saat berita ini disampaikan spot emas bergerak naik lagi ke 1243,20/toz.
Sedangkan harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami mengalami kenaikan  sebesar 0.21 persen dan ditutup pada posisi 1242.80 dollar per troy ons. Kenaikan ini membalikkan kerugian perdagangan hari sebelumnya yang paling rendah sejak awal perdagangan tahun ini.
Untuk perdagangan emas batangan hari ini (17/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual tetap Rp.530.000 dengan harga buybacknya juga tetap Rp. 470.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 10 gr, Antam menjualnya di Rp.496.000 per gramnya menjadi Rp.4.960.000.
Analis Vibiz Research memperkirakan harga emas batangan awal pekan depan akan terangkat kembali setelah permintaan emas yang pulih kembali pasca kenaikan harga emas yang hari ini diperkirakan akan bergerak menguat terbatas. 

Bursa Jepang Melanjutkan Penurunan Didorong Aksi Ambil Untung

BESTPROFIT FUTURES (17/01) - Bursa saham Jepang pada perdagangan Jumat pagi ini mengalami penurunan (17/01). Indeks Nikkei di bursa Jepang melanjutkan penurunannya kemarin karena para investor masih melanjutkan aksi ambil untung. Menguatnya yen juga membuat penurunan di bursa Jepang makin besar.
Saham perusahaan elektronik Panasonic mengalami penurunan sebesar 1 persen setelah perusahaan memutuskan untuk menjual fasilitasi produksi semikondutornya di Asia Tenggara ke perusahaan asal Singapura United Test dan Assembly Center.
Para investor juga masih menantikan data industrial output yang telah direvisi dan keputusan kebijakan moneter BOJ.
Pagi ini indeks Nikkei spot terpantau mengalami penurunan sebesar 49.98 poin atau setara 0.32 persen di posisi 15697.22 poin. Indeks berjangka Nikkei 225 dibuka pada posisi 15635 poin, mengalami penurunan sebesar 45 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka Nikkei tampak mengalami pergerakan yang cenderung menguat dan berada pada posisi 15675.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa hari ini indeks berjangka di bursa Jepang akan melanjutkan kenaikan meskipun terbatas. Untuk hari ini indeks Nikkei 225 tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 15500 – 15750 poin.

Emas Di Pasar Spot Naik Tipis

BESTPROFIT FUTURES (17/01) - Di pasar spot, emas dini hari ini ( 17 Januari ) nampak naik tipis setelah dibuka di 1241.55 USD/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT) dan perdagangan XAUUSD telah terangkat sekitar 0.35 USD/oz t atau sekitar 0.028 %. Nilai bergulir terpantau berada di 1241.9 USD/oz t.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menyampaikan bahwa pada hari ini sentimen negatif terhadap Dollar AS AS nampak menguat dan mengangkat harga emas spot, setelah Department of the Treasury (AS) mengumumkan kepada publik bahwa data terkini menunjukkan terjadinya defisit pada arus modal portofolio di negara tersebut.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya pelemahan pada indikator fundamental ekonomi TIC Long-Term Purchases yang melemah ke angka -29.3B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 28.7B. Penurunan tersebut menunjukkan performa yang lebih buruk dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 42.3B.
Terhadap Euro emas spot XAUEUR nampak melemah tipis dari harga pembukaan pada 912 EUR/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas telah turun sekitar -0.60 EUR /oz t atau sekitar -0.06 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 911.4 EUR /oz t.
Dalam perdagangannya dengan Poundsterling, emas spot juga naik setelah dibuka pada 757.55 GBP/oz t di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas menguat tipis sekitar 1.10 GBP /oz t atau sekitar 0.14 % dan nilai bergulir tampak berada di 758.65 GBP /oz t.

Minyak Melempem Akibat Adanya Prediksi Penurunan Permintaan

BESTPROFIT FUTURES (17/01) - Pada perdagangan malam hari ini (17/1), harga minyak mentah terpantau mengalami kondisi yang melemah. Sampai dengan saat ini komoditas energi tersebut masih bergerak terbatas di kisaran yang sempit. Sentimen negatif yang menekan pergerakan harga minyak mentah ialah adanya prediksi yang dikeluarkan oleh OPEC yang menyatakan bahwa permintaan minyak mentah untuk tahun ini akan mengalami perlambatan.
Dan disaat yang bersamaan beberapa negara produsen minyak mentah justru mengalami kenaikan produksi seperti yang dialami oleh Amerika Serikat yang di bulan Januari ini mengalami kenaikan produksi minyak harian menjadi 8,16 juta barel per hari yang merupakan produksi harian tertinggi sejak Juli 1988.
Harga minyak mentah berjangka saat ini mengalami penurunan sebesar 20 sen menjadi 93,97 dollar per barel. Sedangkan minyak mentah jenis Brent melemah 4 sen menjadi 107,09 dollar per barel.
Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting memprediksi bahwa harga minyak mentah berjangka dapat saja naik di akhir perdagangan hari ini mengingat beberapa data ekonomi AS yang dilaporkan hari ini mengalami kondisi yang membaik seperti data klaim pengangguran yang mengalami penurunan sebesra 2K dan naiknya indeks manufaktur untuk bulan desember 2013 sebesar 2,4 poin.

Wednesday, 15 January 2014

Positif Bursa Hong Kong Sesi I Ditutup Bertahan di Teritori Positif

BESTPROFIT FUTURES (16/01) - Pada penutupan perdagangan sesi pertama di bursa Hong Kong hari ini masih bertahan di teritori positif (16/01). Bursa saham Hong Kong masih bertahan menguat, meskipun tidak terlalu besar. Sentiment positif di bursa Asia cukup memberikan dukungan menguat untuk bursa Hong Kong di sesi pertamanya.

Hari ini indeks spot hang seng untuk sesi pertama perdagangan tampak masih berada di teritori positif, tidak bergerak banyak pada perdagangan tersebut. Indeks ditutup dengan membukukan peningkatan sebesar 51.76 poin atau 0.23 persen dan berada pada posisi 22953.76 poin.

Indeks berjangka hang seng sesi pertama ditutup pada posisi 22953, membukukan penurunan amat tipis dari posisi penutupan perdagangan kemarin yang berada di level 22959. Pada sesi pertama hari ini indeks berjangka hang seng telah mengalami pergerakan pada kisaran 22938 – 23000. Pergerakan indeks berjangka tersebut cenderung terbatas.

Saham-saham unggulan di bursa Hong Kong tampak masih bergerak variatif. Cheung Kong ditutup melemah 0.2 hkd ke posisi 119.90 hkd. HSBC mengalami peningkatan 0.35 hkd dan berakhir pada posisi 86.00 hkd. Hang Seng Bank melemah 0.2 hkd dan ditutup di posisi 122.50 hkd. CLP Holdings naik 0.7 hkd dan berakhir di posisi 60.70 hkd.

Antam Tidak Ubah Harga Emasnya, Harga Emas Batangan Luar Jakarta Lebih Mahal

BESTPROFIT FUTURES (16/01) - Sekalipun harga emas di pasar spot dan berjangka sempat mengalami penurunan yang besar namun harga emas batangan yang diperdagangkan Antam hari ini tidak berubah dari harga perdagangan hari sebelumnya. Sedangkan harga emas batangan tersebut sama dengan harga akhir pekan lalu. Antam melakukan ini dikarenakan sepinya perdagangan emas batangan dan setelah dihitung dengan nilai kurs rupiah sekarang masih dalam harga yang wajar.

Harga emas di pasar spot dan pasar berjangka jatuh imbas menguatnya dolar AS pada perdagangan hari sebelumnya. Harga emas di pasar spot dini hari tadi ditutup pada posisi $1241.75/toz dollar per troy ons namun kini emas sedang bergerak naik ke . Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami mengalami penurunan sebesar 0.6 persen dan ditutup pada posisi 1238.30 dollar per troy ons. Penurunan harian ini merupakan yang paling tajam untuk kontrak paling aktif sejak tanggal 7 Januari lalu.

Untuk perdagangan emas batangan hari Kamis (16/01) harga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual tetap Rp.530.000 dengan harga buybacknya tetap Rp. 469.000/gram. Untuk ukuran minted bars lainnya seperti ukuran 250gr, Antam menjualnya di Rp.491.000 per gramnya menjadi Rp.122.750.000. Namun untuk harga emas batangan di luar Jakarta seperti Bandung, Palembang,Surabaya dan Makasar harga untuk ukuran minted bars ukuran 1 gram dijual lebih mahal dengan perbedaan sampai Rp.12000.

Laporan Perdagangan Komoditas Lunak: Harga Kakao Menguat Akibat Kenaikan Produksi Coklat Eropa

BESTPROFIT FUTURES (16/01) - Pada perdagangan yang berakhir dini hari tadi di ICE Futures New York harga kakao mengalami kenaikan hingga mencapai posisi paling tinggi dalam nyaris tiga minggu belakangan (16/01). Harga komoditas ini menguat setelah pengolahan biji kakao di Eropa, kawasan konsumen kakao terbesar, mengalami kenaikan lebih dari prediksi pada kuartal keempat lalu. Kenaikan harga kakao tidak diikuti oleh kenaikan harga kopi dan gula yang justru melemah.

Pengolahan biji kakao menjadi bubuk dan cokelat di Eropa, yang menyumbangkan 40 persen pengolahan global, mengalami kenaikan sebesar 6.2 persen (yoy) pada kuartal keempat lalu. Data tersebut dikeluarkan oleh Asosiasi Kakao Eropa yang berbasis di Brussels, Belgia. Kenaikan ini jauh melampaui estimasi yang hanya berada di angka 4.1 persen.

Harga kakao berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret di ICE Futures New York mengalami peningkatan sebesar 0.6 persen dan ditutup pada posisi 2768 dollar per ton dini hari tadi. Harga kakao berjangka untuk kontrak paling aktif tersebut sempat menyentuh level 2772 dollar per ton, tertinggi sejak tanggal 27 Desember lalu.

Untuk perdagangan di bursa London, harga kakao untuk kontrak bulan yang sama tampak mengalami peningkatan sebesar 0.7 persen menjadi 1774 poundsterling atau 2910 dollar per ton.

Harga komoditas lunak lain tampak mengalami pergerakan yang tidak terlalu baik. Harga gula kasar berjangka untuk kontrak Maret di ICE Futures mengalami penurunan sebesar 1 persen dan ditutup pada posisi 15.33 sen per pon. Harga gula yang telah dimurnikan mengalami penurunan sebesar 0.9 persen dan ditutup pada posisi 420.40 dollar per ton di NYSE Liffe.

Sementara itu harga kopi arabika untuk kontrak pengiriman bulan Maret di ICE Futures tampak melemah sebesar 0.6 persen dan ditutup pada posisi 1.1845 dollar per pon. Harga kopi robusta berjangka untuk kontrak Maret melemah sebesar 1.3 persen dan ditutup pada possi 1706 dollar per ton di London.

Laporan Perdagangan Grains: Kedelai, Jagung dan Gandum Alami Kenaikan Imbas Kenaikan Demand

BESTPROFIT FUTURES (16/01) - Harga kedelai berjangka mengalami kenaikan tajam, terbesar dalam lima minggu belakangan, di tengah sinyal peningkatan permintaan kedelai dari China, konsumen terbesar dunia (16/01). Harga gandum mengalami peningkatan seiring dengan naiknya pembelian oleh Mesir, dan harga jagung juga turut mengalami penguatan di akhir perdagangan komoditas grains di CBOT dini hari tadi.

Kedelai AS yang ditinjau untuk diekspor minggu lalu mengalami kenaikan sebesar 45 persen dibandingkan satu tahun lalu, naik ke posisi 59.38 juta bushel. Pengiriman ke China sebesar 73 persen dari jumlah tersebut, menurut Departemen Pertanian.

Permintaan tinggi dari China memberikan support terhadap pergerakan harga kedelai. Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami peningkatan sebesar 1.2 persen dan ditutup pada posisi 12.9425 dollar per bushel. Peningkatan harian yang terjadi pada perdagangan kemarin merupakan yang paling tajam sejak tanggal 9 Desember lalu.

Harga gandum berjangka CBOT untuk kontrak Maret mengalami peningkatan sebesar 0.8 persen dan ditutup pada posisi 5.735 dollar per bushel. Peningkatan ini merupakan yang pertama kalinya dalam enam sesi belakangan.

Pada tanggal 11 Januari lalu, Mesir membeli 55,000 ton gandum Amerika Serikat melalui sebuah tender. Yordania juga akan membeli 100,000 ton gandum. Harga gandum Amerika Serikat saat ini merupakan yang paling murah di dunia.

Harga jagung berjangka CBOT untuk kontrak Maret mengalami peningkatan sebesar 0.4 persen menjadi 4.345 dollar per bushel.

Indeks saham Hong Kong naik ditopang China Mobile

BESTPROFIT FUTURES (16/01) - Saham-saham Hong Kong menguat Kamis pagi , seperti China Mobile Ltd menguat setelah pesanan iPhone lebih 1 juta unit .
 

Indeks Hang Seng naik 0,6 % menjadi 23,032.09 . 
Saham China Mobile rally 0,9 % , sebagai operator selular terbesar di dunia mengatakan telah menerima lebih dari 1 juta pesanan untuk iPhone sebelum mulai dijual di toko-toko pada hari Jumat , pada saat Chief Executive Apple Inc Tim Cook mengunjungi Beijing untuk kerjasama antara dua perusahaan raksasa .
 

Saham peralatan telekomunikasi juga naik , dengan ZTE Corp naik 1,2 % . Sementara itu, China Unicom turun 0,7 % dan China Telecom turun 0,5 % .
 

China City South Holdings , pengembang logistik dan pusat perdagangan , melonjak 56 % , setelah perusahaan mengumumkan bahwa raksasa Internet Tencent Holdings akan berinvestasi sekitar 1,5 miliar dolar Hong Kong ($ 195 juta) pada perusahaan untuk memperluas bisnis mereka secara online , termasuk e commerce dan layanan pembayaran online. Tencent Holdings naik 3 % .
 

Di daratan , indeks Shanghai Composite turun tipis 0,1 % pada 2,021.62 .

Tuesday, 14 January 2014

Bursa Seoul Naik Tertatih, Masih Dihambat Kenaikan Won dan Pelemahan Yen

BESTPROFIT FUTURES (15/01) - Bursa saham Korea Selatan tampak mengalami kenaikan meskipun tipis saja (15/01). Menguatnya bursa Seoul disebabkan oleh dorongan menguat yang timbul dari Wall Street. Akan tetapi kenaikan won terhadap mata uang rivalnya membuat pergerakan menguat di bursa Seoul sedikit terhambat.
Pada perdagangan hari ini kenaikan di bursa saham Negeri Ginseng juga tertahan oleh mata uang yen yang kembali melemah. Dengan pelemahan yen tersebut produk ekspor dari Korea Selatan mengalami penurunan daya saing.
Hari ini saham-saham lapis biru masih berupaya untuk mengalami kenaikan, meskipun naik dengan tertatih-tatih. Hyundai Motor dan Kia Motors tampak mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0.2 persen. Akan tetapi raksasa teknologi Samsung Electronics justru terpantau melemah sebesar 0.1 persen.
Indeks spot Kospi pada perdagangan hari ini tampak naik terbatas. Indeks spot tersebut mengalami peningkatan sebesar 9.88 poin atau 0.5 persen dan berada pada posisi 1955.95 poin.
Indeks berjangka Kospi 200 tampak dibuka naik tajam. Hari ini indeks berjangka dibuka pada posisi 256.05, naik sebesar 125 poin dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Akan tetapi indeks berjangka tampak kembali bergerak turun dan saat ini berada pada posisi 255.45.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa hari ini indeks berjangka di bursa Korea Selatan akan melanjutkan penurunannya. Untuk hari ini indeks Kospi 200 tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 254.50 – 256.50 poin.